
Saat ini dihadapan Ace telah muncul seorang pria misterius yang mengaku sebagai Salah Satu dari Black Number.
Kemunculan pria ini begitu misterius bahkan sangat tiba-tiba karena bahkan orang-orang ditempat tersebut hampir tidak mampu merasakan hawa keberadaannya hingga pria tersebut mengeluarkan ancamannya.
Ace yang sedikit demi sedikit mulai pulih dari lukannya yang sebelumnya mulai memasang posisi siaga miliknya dan bersiap menyerang Pria tersebut yang mengaku sebagai orang yang bernama Mephisto.
Mephisto kemudian berkata " Tidak usah bersiaga begitu, kau pasti tau dalam kondisi mu yang sekarang kau tidak mungkin bisa mengalahkan diriku ini, Noir " dengan menatap Ace dengan tatapan kasihan.
Ace yang mendengar itu kemudian memasang wajah kerepotan dengan sambil melihat Mephisto.
Di dalam hatinya Ace berkata " Memang benar bahwa diriku yang sekarang tidak mungkin untuk mengalahkan dirinya bahkan dengan bantuan dari Griselda dan Ophis pun aku masih sangat sulit untuk mengalahkan nya " dengan sangat waspada terhadap Mephisto.
Tapi kemudian Ace tersadar akan suatu hal yaitu Mephisto yang memanggil dirinya sebagai Noir yang merupakan nama lainnya yang ia sering gunakan selama ia masih aktif sebagai Sang Pahlawan Bayangan.
Ace kemudian bertanya " Bagaimana kau bisa tau aku adalah Noir? " dengan tatapan tajam kearah Mephisto.
Mephisto kemudian tersenyum dan berkata " Kau mungkin sudah lupa akan diriku ini atau bahkan kau belum melihat wujud ku yang ini jadi kau tidak mengetahuinya tapi aku beritahu bahwa kita sudah pernah bertemu sebelumnya bahkan kau pernah hampir bertarung dengan ku waktu itu " dengan nada nostalgia.
Ace kemudian mulai berpikir akan suatu hal dan akhirnya mengingat suatu sosok yang sangat Ace benci hingga wajahnya tiba-tiba berubah menjadi wajah yang penuh kemarahan.
" Aku sudah mengingatnya, ternyata itu kau, Wahai Apostel of Demon God " dengan wajah yang penuh kemarahannya.
" Bingo, kau benar, aku perkenalkan sekali lagi Namaku Mephistopheles " Apostel of Demon God " Iblis yang telah membunuh Celis Brianna Sang Warrior Terkuat lima ratus tahun yang lalu " dengan hormat dan nada yang begitu licik.
Mendengar hal itu Ace menjadi sangat marah.
__ADS_1
Ace kemudian teringat sebuah kejadian di masa lalu.
Dahulu kala sebelum Ace dikenal sebagai Sang Pahlawan Bayangan, Ace yang sebatang kara tiba-tiba diasuh oleh seorang pria misterius.
Pria tersebut mengaku sebagai teman dari Ayah Ace di masa lalu.
Pria tersebut sangat baik terhadap Ace dan kadang juga pria tersebut sangat tegas terhadap Ace.
Pria tersebut merupakan orang yang cukup kuat hingga pria tersebut merupakan orang yang cukup terkenal pada masa itu.
Pria tersebut bernama Celis Brianna yang merupakan Sang Warrior Terkuat sekaligus Leluhur Keluarga Brianna.
Pria tersebut kemudian menjadi mentor sekaligus panutan dari Ace karena pria tersebut yang begitu luar biasa menurut Ace.
Setelah melalui waktu yang cukup lama bersama, perang besar pun mulai berkecamuk dengan sangat dahsyat yang terpaksa Celis harus pergi ke medan perang bersama dengan Ace yang pada saat itu sudah menjadi cukup kuat.
Celis mau tidak maupun harus bertarung melawan 4 Bawahan Terkuat Raja Iblis tersebut.
Hingga akhirnya, Celis pun berhasil mengalahkan keempatnya dengan melalui pertarungan yang sangat sengit.
Saat Celis sedang terluka sangat parah tersebut.
Tiba-tiba muncul Iblis yang mengaku sebagai " Apostel of Demon God " yang kemudian melakukan pertarungan dengan Celis.
Dikarenakan Celis yang terluka dan lawannya yang terlalu kuat akhirnya, Celis pun akhirnya berhasil ditumbangkan hingga tewas.
__ADS_1
Ace yang kemudian baru tiba ditempat tersebut harus melihat Celis tewas dihadapannya.
Karena hal itu Ace kemudian berniat menentang Iblis tersebut.
Tapi Iblis tersebut menghiraukan hal itu dan berkata " Aku akan melawanmu nak jika kau sudah cukup kuat melakukan hal itu untuk sekarang kau hanya perlu tau bahwa orang yang telah membunuh orang yang paling kau kagumi adalah diriku Iblis yang dikenal sebagai " Apostel of Demon God " " dengan tersenyum dan menghilang.
Melihat hal tersebut Ace kemudian menjadi bertekad untuk membalaskan dendam dari Celis dan membunuh Iblis tersebut.
Akhirnya, momen tersebut pun telah tiba dihadapan Ace sekarang muncul kembali Iblis yang selama ini ia cari-cari.
Ace kemudian berkata " Mari sini kau, Mephisto " dengan sangat marah dan menyerang Mephisto dengan pedang cahaya miliknya.
Tapi serangan tersebut dengan mudahnya ditahan oleh Mephisto dengan hanya menggunakan dua jari miliknya.
Ace pun menatap Mephisto dengan tatapan penuh kebencian sambil menambah tekanan kepada pedangnya.
Pertarungan pun dimulai.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Terimakasih telah membaca.