
Di pertarungan Han melawan Bahamut.
Mereka berdua sudah dalam kondisi yang mampu untuk membuat orang lain untuk berpikir dua kali sebelum ikut campur dalam pertarungan mereka.
Bahamut dan Han sama-sama mengeluarkan aura yang begitu mendominasi disekitar mereka seolah olah mereka berdua mengatakan bahwa mereka lah yang terkuat.
Bahamut menyerang Han dengan " Dimensional Punch " Yang telah ditingkatkan ke tingkat yang lebih kuat lagi.
Tapi Han hanya menerima serangan tersebut dan menjadi bertambah kuat akibat kerusakan dari serangan tersebut.
Han kemudian dengan cepat bergerak mendekati Bahamut dan meninju nya dengan sangat kuat.
Bahamut yang terkena tinjuan itu pun sama sekali tidak bergeming karena pertahanan miliknya yang teramat sangat kuat.
Bahamut kemudian mencoba untuk menyerang Han dengan Sihir Dimensi " Dimensional Vortex " yang seketika memunculkan semacam pusaran disekitar tempat Han berada yang seakan akan menarik ruang kepusaran tersebut.
Han yang melihat itu pun langsung menghilang pusaran itu dengan skill miliknya.
seketika pusaran tersebut menghilang sesaat setelah menarik ruang disekitar tubuh Han.
Han kemudian mencoba hal yang sama pada Bahamut dengan menyerangnya menggunakan Sihir Coklat " Ground Spear " yang seketika memunculkan tombak tanah yang sangat besar dan menghantam Bahamut.
Tapi sangat disayangkan serangan tersebut sama sekali tidak berdampak dihadapan pertahanan Bahamut yang sangat kuat.
Mereka pun saling beradu serangan satu sama lain.
__ADS_1
Bahamut beberapa kali menyerang Han dengan berbagai macam jenis serangan baik serangan fisik maupun serangan sihir.
Tapi Han dengan mudahnya membalikkan dan menghilangkan serangan tersebut dengan mudahnya.
Sementara itu, Han juga selalu menyerang Bahamut dengan berbagai macam serangan mulai dari serangan fisik maupun serangan sihir.
Tapi Bahamut sama sekali tidak mampu tergores sedikit pun karena pertahanan miliknya.
Wilayah disekitar tempat mereka bertarung pun porak poranda akibat dari pertarungan mereka yang sangat luar biasa itu.
Hingga tiba-tiba Bahamut merasakan sesuatu yang sangat besar terjadi di istana Ophis.
Bahamut yang merasakan hal itu pun berkata " Sepertinya sudah cukup main-mainnya " Katanya sambil menjentikkan jari nya.
Han yang melihat itu berkata " Kau mengaktifkan Domain milikmu ya " Sambil menyeringai.
Bahamut yang mendengar itu tersenyum dan berkata " Kau salah, aku sama sekali belum mengaktifkan Domain milikku ".
Mendengar hal itu Han lantas bingung dan berkata " Kalau begitu, bagaimana kau menjelaskan apa yang terjadi sekarang? " Sambil menantang Bahamut.
Bahamut kemudian menjawab " Maksud mu fenomena ini ya, aku hanya bisa mengatakan aku baru saja mengaktifkan Skill " Imaginary Space " Kata Bahamut sambil melihat sekitarnya.
Sedikit info Skill " Imaginary Space " Merupakan sebuah skill yang hampir mirip dengan skill Domain yang menjadi pembeda adalah Skill " Domain " Menciptakan sebuah Dimensi yang memiliki karakteristik penggunaan nya sedangkan Skill " Imaginary Space " Menciptakan sebuah Dimensi yang berasal dari imajinasi penggunanya sehingga didalam dimensi ini penggunaan dapat mempengaruhi segalanya dengan hanya bermodal imajinasi nya.
Mendengar hal itu Han seketika sedikit cemas dan ketakutan karena ia pernah mendengar bahwa Skill " Imaginary Space " Merupakan skill yang sangat berbahaya.
__ADS_1
" Itulah tadi sedikit penjelasanku tentang hal ini kalau begitu musnah lah " Kata Bahamut sambil menjentikkan jarinya.
Seketika disekitar Han muncul tombak yang lima tombak yang menyerang dirinya.
Han pun terkena tombak tersebut dan langsung terbaring dengan luka yang membuat dirinya sekarat.
Bahamut kemudian menonaktifkan skillnya dan melihat Han yang sudah sekarat.
Tapi Han yang melihat Bahamut dengan tersenyum dan berkata " Sampai jumpa lagi, aku pasti akan membalaskan dendam ini " Bersamaan dengan dirinya yang berkata begitu tubuhnya pun menghilang.
Bahamut yang melihat itu pun bergumam " Aku selalu menunggu hal itu terjadi ".
Bahamut kemudian bergegas kembali ke istana Ophis.
.
.
.
.
.
Terimakasih telah membaca.
__ADS_1