Sang Pahlawan Bayangan

Sang Pahlawan Bayangan
Bab 5 Bagian 10 " Keputusasaan "


__ADS_3

Ace akhirnya telah menemukan sebuah rencana untuk mengalahkan Mephisto yang dapat memanipulasi masa depan.


Ophis dan Griselda pun kemudian bergerak untuk membantu menjalankan rencana milik Ace tersebut.


Rencana milik Ace yaitu dengan cara menyerang Mephisto secara bersamaan dengan serangan yang sangat kuat kemudian Ace akan menghilang konsep masa depan dari serangan tersebut sehingga membuat serangan tersebut menjadi serangan yang tidak memiliki masa depan yang jelas sehingga akan mustahil Mephisto untuk memanipulasi serangan tersebut dimasa depan.


Tapi walau pun saat serangan tersebut berhasil diketahui oleh Mephisto sehingga berhasil di hilangkan olehnya sekalipun hal tersebut sudah diantisipasi dengan kemampuan milik Ophis.


Tapi masalahnya adalah saat ini mereka tidak bisa dengan gegabah nya melakukan rencana tersebut secara terang-terangan karena walaupun mereka bisa melakukan rencana tersebut tapi mereka masih butuh waktu untuk mempersiapkan serangan tersebut yang bisa saja Mephisto mengubah masa depan pada saat itu.


Oleh karena itulah mereka mulai mengalihkan Mephisto sambil dengan menunggu waktu yang pas untuk menjalankan rencana tersebut.


Ace, Griselda, dan Ophis pun mulai menyerang Mephisto dengan berbagai serangan milik mereka sambil bergantian satu sama lain.


Griselda menyerang dengan tombak putih miliknya yang ia gunakan sambil menganti-ganti bentuk elemen pada tombak tersebut.


Ophis menyerang Mephisto dengan tendangan dan tinjuan miliknya yang telah ia selimuti dengan energi miliknya.


Ace menyerang dengan pedang hitam miliknya yang sangat cepat.


Tapi karena kemampuan milik Mephisto yang mampu melihat masa depan, ia dapat dengan mudahnya menghindari dan menahan serangan tersebut.


Pertarungan sengit pun tidak dapat terhindarkan lagi hingga membuat arena tersebut sudah tidak dapat dikatakan sebagai area latih tanding lagi melainkan sebuah medan perang antara hidup dan mati.


Mephisto yang merasa dirinya yang selalu di serang pun mulai melancarkan serangan balik pula.


Mephisto mulai menggunakan beberapa sihir miliknya untuk menyerang Ace, Griselda, dan Ophis.


Diantara beberapa serangan sihir tersebut adalah Sihir Hitam Terlarang " Soul Eater " dan Sihir Merah Tingkat Super " Black Inferno " .

__ADS_1


Untuk Skill yang digunakan oleh Mephisto untuk menyerang adalah Skill Unik " Gravity Core " dan Skill Unik " Vortex Of " Gravity Core " dan Skill Unik " Vortex Of Destruction "


Tapi dikarenakan kemampuan milik Ace, Griselda, dan Ophis yang sangat luar biasa mereka pun dengan mudahnya mampu menghindari bahkan mampu menahan Sihir dan Skill tersebut.


Pertarungan mereka pun menjadi sangat intens yang membuat adu serangan pun tidak dapat terhindarkan lagi.


Hingga beberapa saat kemudian.


Celah yang telah Ace tunggu-tunggu pun muncul.


Pada saat itu, Mephisto mulai mengaktifkan salah satu Skill miliknya yaitu " Future Manipulation : Danger Canccilation ".


Sebelum Ace membuat rencana miliknya Ace telah menganalisis kemampuan milik Mephisto dari beberapa kemampuan yang ia keluarkan dan akhirnya Ace menemukan sebuah kesimpulan yaitu ketika Mephisto mengaktifkan salah satu Skill dari Authority miliknya ia untuk sementara akan sedikit melambat dan walaupun itu sementara tapi bagi Ace itu merupakan sebuah celah yang sudah cukup untuk menjalankan rencananya.


Ace pun pada saat itu mulai menjalankan rencananya dan mengaktifkan serangan miliknya yang berupa tebasan energi yang sangat kuat yaitu sebuah Skill Origin " Void Slash "


Griselda kemudian mengaktifkan Skill Origin " Elemental Spear " yaitu sebuah skill berbentuk tombak gabungan dari semua elemen yang ada sehingga mengubah tombak milik Griselda menjadi seperti tombak pelangi yang kemudian ia lemparkan kepada Mephisto.


Serangan tersebut pun kemudian menyatu.


Ace kemudian mengaktifkan Authority miliknya " Unlock Authority Of Hero Ace : Nothingness " dan mengaktifkan salah satu Skill dari Authority nya yaitu " Future Eraser " .


Ophis kemudian mengaktifkan Authority miliknya juga " Unlock Authority Of Dragon Emperor Ophis : Rule " dan mengaktifkan salah satu Skill dari authority nya yaitu " Rule Manipulation : Future Concept ".


Kedua Authority itu pun digabungkan ke dalam serangan tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan dan akhirnya serangan tersebut pun mulai menuju kearah Mephisto dengan sangat cepat hingga membuat Mephisto pun tidak dapat menghindar lagi.


Serangan tersebut pun mengenai Mephisto dengan sangat telak yang seharusnya akan membuat dirinya setidaknya terluka sangat parah karena hal tersebut.


Tapi sesuatu tidak terduga pun terjadi dihadapan Ace, Griselda, dan Ophis.

__ADS_1


Mephisto yang tadi seharusnya terkena serangan mutlak tersebut sama sekali tidak terluka sedikit pun.


Melihat hal itu Ace, Griselda, dan Ophis menjadi sangat terkejut.


Melihat Ace, Griselda, dan Ophis yang terkejut Mephisto hanya membalas dengan senyum liciknya sambil berkata " Sungguh sangat disayangkan " dengan nada merendahkan.


Mephisto kemudian dengan sangat cepat meninju Ophis dengan sangat kuat hingga membuat Ophis terlempar dengan sangat jauh kebelakang.


Kemudian Mephisto dengan cepat lagi kehadapan Griselda dan menendangnya dengan sangat kuat hingga Griselda pun terlempar juga.


Hingga Mephisto kemudian sampai kehadapan Ace dan menusuk dada kiri Ace dengan tangan miliknya hingga membuat dada kiri Ace menjadi terluka.


Mephisto kemudian berkata " Sungguh perjuangan mu sangat luar biasa tapi untuk sekarang itu masih belum cukup " sambil mengelus dengan lembut jantung milik Ace.


Setelah itu Ace pun ditendang oleh Mephisto hingga terlempar.


Ace yang pada saat itu terluka cukup parah pun melihat Mephisto yang berdiri tegak dihadapannya dengan dirinya yang sudah mulai kehilangan kesadarannya.


Pada saat ini, Ace pun dihadapankan dengan keputusasaan yang nyata.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Terimakasih telah membaca.


__ADS_2