
Saat ini pertarungan antara Hanzo dan Lyre kembali memanas.
Lyre mulai menyerang dengan menggunakan bola nuklir disekelilingnya.
Dari bola nuklir tersebut muncul sebuah laser berenergi nuklir yang mengarah kepada Hanzo.
Saat ini Hanzo diserang oleh 6 laser nuklir dari arah Lyre dengan begitu cepat.
Tapi Hanzo dengan mudah menghindari semua laser nuklir tersebut.
Tapi serangan Lyre tidak berhenti disana tiba-tiba Hanzo seketika diserang oleh laser nuklir dan tanpa bisa menghindari nya.
Ternyata ulah dari kejadian itu adalah kekuatan dari Gemini yang telah mengubah takdir dari Hanzo.
Ketika Lyre merasa bahwa Hanzo akan terkena serangannya.
Tiba-tiba Hanzo seketika memusatkan auranya ke pedangnya dan menebas laser nuklir tersebut.
Tebasan Hanzo tersebut juga menghasilkan sebuah energi yang berbentuk tebasan yang mengarah kepada Lyre dengan sambil terus menerus menebas laser nuklir.
Lyre kemudian terkena tebasan tersebut tapi tiba-tiba dari Lyre muncul tebasan yang sama seperti milik Hanzo.
Tapi Hanzo dengan cepat menghindari serangan tersebut.
Ternyata pada saat ini Lyre menggunakan Skill " Counter : Reflection " .
Dan Lyre terlihat sudah selesai menyembuhkan dirinya dengan Skill " Unlimited Regeneration " yang seketika akhirnya tubuh milik Lyre pun kembali pulih.
Hanzo pun terkejut akan hal itu dan berkata " Tidak mungkin, bukankah kau hanya bisa menggunakan tiga skill yang telah kau salin secara bersamaan? " dengan wajah yang sangat terkejut.
Lyre kemudian tersenyum dan berkata " Hooo....... ternyata kau cukup jeli untuk mengetahui hal itu, memang benar aku seharusnya hanya mampu menggunakan tiga skill salinanku secara bersamaan walaupun ada kemungkinan bisa saja lebih lemah dari yang asli tapi untuk sekarang hal itu sudah tidak berguna lagi dan untuk kali ini coba tebak berapa skill yang bisa aku gunakan " sambil memberikan tantangan pada Hanzo.
Hanzo kemudian menyerang Lyre untuk mencari kelemahan dari Lyre.
Mereka pun saling menyerang satu sama lain dengan terlihat pada saat ini Lyre begitu diunggulkan dari segi daya serangan.
Saat ini Hanzo sudah terlihat cukup kerepotan karena walaupun saat ini ia bisa memulihkan energi nya dengan cepat dengan menggunakan Skill " Hermit " tetapi energi yang ia keluarkan juga tidak sedikit.
Tapi disisi lain walaupun saat ini Lyre terlihat diunggulkan tapi entah mengapa Lyre masih terlihat belum mampu untuk mengalahkan Hanzo.
Mereka pun terus menerus kembali beradu serangan dengan begitu intens.
Tapi ketika mereka sedang saling beradu serangan tersebut tiba-tiba terdengar suara.
__ADS_1
" Aku siap membantu mu, Guru " kata anak laki-laki yang secara tiba-tiba muncul dari balik bangunan disekitar pertarungan Hanzo.
Anak tersebut adalah Hideyoshi Sang Pangeran yang juga merupakan murid dari Hanzo.
Hideyoshi pun lantas mengeluarkan pedangnya untuk bersiap membantu Hanzo.
Hanzo yang melihat Hideyoshi pun berkata " Tuan muda, cepat pergi dari sana " sambil berteriak melihat Hideyoshi.
Ternyata pada saat itu Lyre sudah bersiap menyerang Hideyoshi dengan pedangnya yang sudah diselimuti oleh aura yang begitu kuat dan dengan sangat cepat mendekati Hideyoshi.
Beberapa saat kemudian disaat seharusnya Hideyoshi yang akan tertusuk oleh pedang milik Lyre tiba-tiba Hanzo datang menghadang pedang tersebut dengan tubuhnya sambil mendorong Hideyoshi.
Akhirnya, Hanzo pun harus mendapatkan tusukan tepat di dada kirinya yang bahkan sedikit menggores jantungnya.
Akibatnya, Hanzo memuntahkan darah dengan sangat banyak.
Lyre yang melihat hal itu pun tertawa " Wahahaha......... itulah akibat karena dirimu yang selalu berusaha melindungi orang-orang yang mengakibatkan dirimu menjadi seperti ini dan inilah jenis usaha yang paling aku benci yaitu berusaha untuk sesuatu yang seharusnya sulit kau merubahnya " .
Lyre kemudian mencabut pedangnya yang menusuk dada Hanzo dan dengan santai berbalik meninggalkan Hanzo yang telah terluka.
Hideyoshi yang melihat Hanzo terluka menjadi menangis dan berkata " Maafkan aku, Guru seandainya saja diriku tidak datang maka kau pasti tidak akan menjadi seperti ini " dengan air mata yang menetes dengan sangat deras.
Hanzo kemudian tersenyum dan berkata " Tidak usah bersalah begitu, apa yang aku alami ini bukanlah kesalahan mu melainkan hanya kecerobohan ku karena tidak menyadari niatnya " sambil menghibur Hideyoshi.
Sesaat kemudian tiba-tiba Hanzo mengangkat pedangnya dan berkata " Kau tau Tuan Muda saat seorang ahli pedang bertarung ia tidak akan menyerah selama pedang miliknya masih ada digenggaman nya " .
" Menjauhlah Tuan Muda ini akan menjadi sedikit lebih berbahaya " kata Hanzo sambil mendorong Hideyoshi menjauh dari dirinya.
Lyre kemudian berbalik untuk melihat Hanzo kembali karena merasakan aura yang begitu berbahaya.
Hanzo pun berkata " Sebenarnya aku tidak ingin menggunakan hal ini karena hal ini mampu merenggut nyawaku tapi karena diriku saat ini yang sudah tidak lama lagi akan mati maka tidak ada salahnya untuk menggunakan nya " .
Hanzo kemudian mengaktifkan Skill " Aura Technique : Final Mode " seketika dari tubuh Hanzo muncul aura yang merupakan gabungan dari ketiga bentuk aura yaitu Fighting Mode, Reading Mode, dan Intimidation Mode.
Saat itu Lyre merasa sangat ketakutan akibat aura yang keluar dari Hanzo.
Tapi Hanzo kemudian menyerang Lyre dengan sangat cepat bahkan mata Lyre tidak bisa mengikuti kecepatan milik Hanzo.
Lyre pun menggunakan segala macam cara dengan semua skill miliknya sekarang.
Mulai dari Gemini yang mulai mengatur takdir hingga Lyre yang membuat Barrier yang sangat kuat tapi itu dengan mudah dibantah kan oleh kekuatan Hanzo yang saat ini begitu luar biasa.
Hanzo dengan aura yang mengintimidasi berkata " Hooo.... Jadi saat ini kau mampu menggunakan lima skill salinan secara bersamaan ya " .
__ADS_1
Lyre yang mendengar hal tersebut pun menjadi tambah ketakutan.
Hanzo kemudian lanjut menyerang dengan serangan yang begitu kuat.
Sampai-sampai tanpa disadari semua makhluk penggilan Lyre tiba-tiba sudah terluka dan menghilang bersamaan dengan itu juga semua bola nuklir yang tadi mengelilingi Lyre tiba-tiba hancur.
Lyre pun dengan sangat ketakutan mulai memasang Barrier berlapis dengan sangat banyak sambil memperkuat nya dengan aura miliknya.
Tapi semua Barrier itu dengan mudahnya dihancurkan oleh Hanzo dengan sekali tebasan dari Hanzo menghancurkan satu lapis Barrier dari Lyre.
Hingga akhirnya, Hanzo kemudian sampai di hadapan Lyre.
Lyre yang melihat Hanzo di hadapannya menjadi sangat ketakutan.
Tapi saat Lyre ketakutan tiba-tiba ia melihat kearah Hanzo dan ternyata saat ini Hanzo telah tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia.
Hanzo meninggal dunia dengan wajah tersenyum bahagia seperti senyuman seorang pemenang.
Lyre yang melihat hal itu pun menjadi sangat marah dan meninju mayat Hanzo yang saat ini sedang berdiri di hadapan nya.
Mayat Hanzo pun kemudian entah tiba-tiba mengeluarkan aura intimadasi yang begitu kuat hingga tinjuan milik Lyre menjadi melemahkan ke tingkat hanya seperti tinjuan orang biasa.
Lyre tidak puas akan hal itu dan ingin lanjut menyerang Hanzo tapi tiba-tiba Gargamel datang dan menghentikan Lyre.
Gargamel kemudian berkata " Waktu kita telah habis " Sambil menunjuk ke atas langit.
Ternyata di atas langit yang tidak jauh dari mereka telah muncul seekor naga berwarna coklat yang sangat besar dengan aura yang begitu kuat.
Naga itu jelas-jelas adalah Sang Earth Dragon Lord Huanglong yang telah tiba di Ibukota dengan sambil membawa para bawahannya.
Lyre yang melihat tersebut dengan wajah terpaksa harus meninggalkan tempat itu.
Dan akhirnya Gargamel dan Lyre pun menghilang diarea tersebut meninggalkan Hideyoshi yang menangis kematian Hanzo di hadapannya.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Terimakasih telah membaca.