Sang Pahlawan Bayangan

Sang Pahlawan Bayangan
Bab 4 Bagian 10 " Bakat dan Kerja Keras "


__ADS_3

Saat ini Gargamel sedang berdiri mengawasi kekacauan yang terjadi.


Tapi tiba-tiba pandangannya teralihkan oleh sebuah daerah dimana sedang terjadi pertarungan yang sangat hebat antara Hanzo dan Number Five.


Pertarungan itu sungguh sangat luar biasa bahkan Gargamel mengatakan " Sepertinya si berbakat itu sedang kesulitan ya " Sambil melihat daerah tempat Hanzo dan Number Five bertarung.


Kembali ke beberapa saat setelah Hanzo dan Number Five meninggalkan Shin dan Gargamel.


Mereka akhirnya sampai ke tempat yang lumayan jauh dan juga para warganya sudah terevakuasi.


Hanzo kemudian mulai memasang kuda-kuda bertarung miliknya.


Tapi disisi lain, Number Five malah berkata " Tidak usah tegang begitu, mari kita bersantai sejenak dulu ".


Hanzo yang mendengar itu tersenyum dan berkata " Baiklah kalau begitu, bagaimana dengan mengobrol sebentar? " Sambil masih waspada.


Number Five kemudian membuka obrolan dengan memperkenalkan dirinya " Perkenalkan Namaku Lyre Mesis Salah satu dari Black Number dengan Number Five dan dijuluki sebagai " The Talented " ".


Hanzo kemudian memperkenalkan dirinya juga " Perkenalkan Aku Takeda Hanzo Sang Samurai Legendaris " .

__ADS_1


Lyre pun membuka percakapan dengan berkata " Tuan Hanzo, aku ingin bertanya kepada mu? " .


Hanzo kemudian menjawab " Apa itu? " Dengan mata sinisnya.


Lyre membalas " Tidak usah sinis begitu, aku hanya ingin bertanya menurut mu kira-kira mana yang lebih berperan untuk membuat orang semakin kuat apakah itu bakat ataukah kerja keras? " .


Hanzo menjawab " Tentu saja, menurut itu sudah pasti adalah kerja keras karena mau se berbakat apapun orang itu jika ia tidak bekerja keras maka bakatnya malah akan menjadi sangat sia-sia " Dengan jawaban tegasnya.


Lyre kemudian membalas " Aku setuju dengan pendapatmu tapi Tuan Hanzo, kau melupakan sesuatu yang sangat penting " Dengan tatapan penuh ketajaman.


Hanzo pun tampak bingung dan bertanya " Apa hal itu? ".


Lyre menjawab " Ingat seperti yang kau katakan tadi mau se berbakat apapun orang itu jika ia tidak bekerja keras makan bakatnya akan sia-sia bukan? " Untuk memperjelas jawaban dari Hanzo.


Lyre melanjutkan " Tapi ingat bahwa yang menjadi peran penting yang akan membuat orang itu menjadi lebih dari pada yang lain adalah tingkatkan bakatnya yang berarti kerja keras itu hanya menjadi pendukung untuk bakat agar keluar dari dalam diri seseorang bahkan di beberapa kasus ada seseorang yang sudah sangat bekerja keras tapi malah tertinggal dari seseorang yang hanya sedikit bekerja keras ".


Hanzo membalas " Jadi maksud mu bahwa bakat lebih penting dari pada kerja keras begitu? " .


Lyre mengangguk dan berkata " Benar sekali, aku malah heran mengapa kau memilih jawaban kerja keras ".

__ADS_1


Hanzo kemudian mempertegas jawabannya " Itu karena menurut ku bakat itu merupakan hasil dari kerja keras seseorang " Dengan tatapan tegas membuktikan jawabannya.


Lyre tanpa terduga mulai mengeluarkan pedangnya dan berkata " Untuk membuktikan perkataan mu itu mari kita bertarung kalau begitu jika kau bisa membunuhku maka pendapatmu itu yang benar jika tidak maka pendapatku lah yang benar ".


Hanzo kemudian berkata " Itulah yang sudah seharusnya kita lakukan dari tadi " Dengan mengeluarkan kembali katannya.


Lyre kemudian tiba-tiba melanjutkan perkataannya " Sebelum itu kau tau aku ini sejak kecil sudah dijuluki sebagai anak yang berbakat jadi aku sama sekali hanya sedikit berlatih ( bekerja keras) tapi aku bisa menjadi sangat kuat ".


Hanzo membalas perkataan dari Lyre " Kau tau juga aku ini anak yang dijuluki sebagai anak gagal ketika kecil tapi karena kerja keras ku yang tiada henti aku bisa mencapai ke tingkat yang bahkan orang mengatakan diriku sebagai Sang legenda".


Hanzo dan Lyre pun akhirnya bertarung.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Terimakasih telah membaca.


__ADS_2