
Di markas organisasi Ruler Number.
Wein sedang menyusun kembali rencana miliknya untuk mengacaukan pertemuan para naga karena kehadiran Bahamut yang secara tiba-tiba sebelumnya.
Wein mulai berpikir tentang jalan keluar atas masalahnya ini hingga akhirnya ia menemukan sebuah solusi siapa yang akan ia utus sebagai bala bantuan dalam masalah ini.
Saat ini di Istana Dragon Emperor.
Kedelapan Dragon Lord dan Dragon Emperor telah berada di ruang pertemuan.
Mereka semua sedang dalam wujud manusia mereka.
Setelah itu seorang wanita yang merupakan asisten dragon emperor pun maju selangkah dari belakang kursi milik Ophis.
Dan berkata " Sebelum pertemuan para naga ini dimulai izinkan saya untuk memperkenalkan para Dragon Lord yang hadir sekaligus Dragon Emperor " Dengan nada hormat.
Tuan Bahamut " Time Space Dragon Lord ".
Tuan Albion " Light Dragon Lord ".
Nyonya Kolkhis " Dark Dragon Lord ".
Tuan Draig " Fire Dragon Lord ".
Nyonya Quetzalcoatl " Wind Dragon Lord ".
Tuan Ryu " Water Dragon Lord ".
Nyonya Huanglong " Earth Dragon Lord ".
Tuan Jormungand " Poison Dragon Lord ".
Tuan Ophis " Dragon Emperor ".
" Sekian perkenalan singkatnya selanjutnya pertemuan akan dipimpin oleh Tuan Ophis ".
Ophis kemudian berdiri dari kursinya dan berkata " Kalau begitu mari kita mulai pertemuan kita kali ini ".
Ophis pun membuka pertemuan dengan membahas kekalahan dari Azhi Dahaka oleh Ace.
__ADS_1
Setelah mendengar hal itu sontak semua naga pun terkejut dibuatnya karena fakta yang mencengangkan tersebut.
Draig pun berkata " Bagaimana bisa Azhi Dahaka bisa dikalahkan? " Dengan ekspresi sangat kaget.
Ophis menjawab " Itulah kengerian dari sosok sang pahlawan bayangan ".
Beberapa naga masih tidak percaya akan hal tersebut karena mereka tau akan betapa mengerikan nya Azhi Dahaka.
Di tengah situasi yang kacau tersebut Ophis kemudian berkata " Bagaimana pendapat mu Bahamut? " Sambil terlihat kebingungan karena hanya bahamut lah yang terlihat biasa saja setelah mendengar fakta itu.
Bahamut pun tersenyum dan berkata " Kalau dia yang melawannya makan hal itu tidak aneh lagi untuk terjadi ".
Ophis mendengar hal itu pun kebingungan karena baru mengetahui bahwa Bahamut yang selama ini hanya tinggal di celah dimensi mengetahui tentang Ace.
Para naga yang mendengar hal itu pun kembali tenang karena itu merupakan ucapan langsung dari Sang Naga Terkuat jadi hal itu sudah pasti bisa terjadi.
Ophis kemudian melanjutkan dengan berkata " Aku pernah diserang oleh orang misterius yang sangat kuat yang sampai-sampai membuat harus berhibernasi selama 5 tahun terakhir ".
Sontak para naga kembali dibuat kaget karena fakta itu.
Ophis kemudian melanjutkan bahwa kemungkinan orang tersebut merupakan salah satu orang yang termasuk dalam organisasi Ruler Number yang baru-baru ini mengemparkan dunia.
Tapi ketika Ophis ingin melanjutkan perkataannya tiba-tiba terdengar suara ledakan dari luar ruangan.
Draig berkata " Siapa orang bodoh yang menyerang sekarang mari aku beri ia pelajaran " Sambil mengepalkan tinjunya.
Selain Bahamut yang masih duduk di kursinya dengan santai semua naga yang berada diruangan itu hendak keluar untuk mengatasi masalah yang sedang terjadi.
Tapi tiba-tiba ketika Ryu hendak membuka pintu ruangan tangan miliknya kemudian terpental seolah-olah ditolak oleh pintu terus.
Ryu pun berbalik dan berkata " Sepertinya ruangan ini telah diberikan Barrier yang mengurung kita didalam sini ".
Ophis kemudian maju mendekati pintu tersebut untuk hendak membuka paksa pintu itu.
Tapi tiba-tiba hal yang sama pun terjadi pada Ophis.
Ophis kemudian berkata " Seperti Barrier ini cukup merepotkan yang bahkan diriku perlu beberapa waktu untuk membuka paksa Barrier ini " Dengan wajah kerepotan.
Tiba-tiba Bahamut yang sedang duduk dengan santai kemudian berkata " Ophis, pikirlah apa tujuan orang-orang itu datang kemari ".
__ADS_1
Mendengar hal itu Ophis kemudian berpikir sejak.
Beberapa saat setelah itu Ophis kemudian terlihat bermasalah dan kemudian berusaha membuka pintu tersebut.
Bahamut pun tersenyum dan berkata " Sepertinya kau telah menemukan jawabannya ya".
Ophis tidak menghiraukan perkataan dari Bahamut dan hanya fokus membuka pintu itu.
Tujuan dari Ruler Number menyerang tempat itu adalah untuk mencuri salah satu senjata yang berada di kastil itu dan senjata yang dimaksud adalah salah satu dari pedang terkuat yang ada dan pedang tersebut bernama " Dragon Slayer Sword ".
Bahamut kemudian berdiri dari kursinya dan menuju ke pintu tersebut.
Bahamut berkata " Bisa beri aku jalan Ophis " Dengan menyuruh Ophis pindah dari pintu tersebut.
Beberapa orang kemudian geram terhadap perilaku dari Bahamut.
Sampai-sampai Draig berkata " Jaga sikap mu Bahamut " Dengan tatapan sinis.
Ophis hanya menyingkir dari pintu tersebut setelah mendengar Bahamut dengan sambil menahan Draig dan para naga lain yang marah.
Bahamut kemudian mengangkat tangannya seperti ingin memotong sesuatu.
Bersamaan dengan tangan bahamut yang turun dengan gaya memotong tiba-tiba pintu tersebut pun terpotong menjadi dua bagian bersama dengan jalur lintasannya bahkan barrier yang membuat kesulitan Ophis pun ikut terpotong.
Bahamut keluar dari ruangan tersebut sambil tersenyum dan berkata " Kalau hanya seperti ini tidak akan mampu untuk menghalangi jalanku ".
Para naga yang melihat itu pun berkata didalam hati mereka " Jadi inilah kekuatan dari Sang Naga terkuat " Dengan ekspresi kagum.
Draig yang tadi mencoba menantang Bahamut pun dibuat sedikit ketakutan setelah melihat hal itu.
Bahamut pun berkata " Ophis aku pergi dulu untuk mengatasi masalah ini ya " Sambil melambaikan tangan dan menghilang.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Terimakasih telah membaca.