
310 Tahun yang lalu dalam petualangannya sang pahlawan kemudian bertemu dengan 2 orang anak yang mana satunya merupakan anak laki-laki dan satunya lagi merupakan anak perempuan yang berusia sekitar 10 tahun setelah ia menolong 2 anak tersebut dari serangan monster.
Setelah melihat sang pahlawan yang berhasil mengalahkan monster tersebut kedua anak tersebut pun langsung berbicara kepada sang pahlawan.
" Kakak, bolehkah kami menjadi muridmu? " Kata kedua anak tersebut sambil memohon pada sang pahlawan.
" Tidak boleh, aku tidak punya waktu untuk mengurus 2 bocah seperti kalian " Jawab sang pahlawan dengan menolak permintaan kedua bocah tersebut.
Kedua anak tersebut pun terus merengek sambil berkata " Ayolah kak jadikan kami muridmu kami pasti tidak akan merepotkan mu kok, kami janji " Kata anak laki-laki yang didukung oleh anak perempuan yang mengangguk.
Tapi sang pahlawan terus menerus menolaknya dengan menggunakan berbagai macam alasan miliknya hingga akhirnya kedua anak tersebut terus menerus mengikuti sang pahlawan.
3 jam telah berlalu dengan kedua anak tersebut terus mengikuti sang pahlawan.
Sang pahlawan pun berkata dengan wajah kerepotan " Kenapa kalian masih terus mengikuti ku? ".
Jawab kedua anak tersebut " Karena kau kan guru kami ".
Sang pahlawan pun dengan marah menjawab " Sudah kubilang kan aku tidak menerima kalian jadi muridku ".
" Tapi kami sudah mengganggap diri kami sebagai murid guru jadi kami akan terus mengikuti guru "Jawab kedua anak tersebut dengan wajah polosnya.
Sang pahlawan pun dengan wajah kewalahannya membalas " Baiklah kalau begitu aku akan menerima kalian menjadi muridku tapi ingat bahwa latihan dari ku tidak akan mudah ".
Kedua anak itu pun dengan senang membalas perkataan sang pahlawan " Iya, kami siap, guru ".
Sang pahlawan pun kemudian baru teringat bahwa ia belum mengetahui nama kedua anak tersebut dan kemudian ia pun berkata " Ngomong siapa nama kalian bocah? ".
Anak laki-laki itu pun menjawab " Namaku adalah Wein Phantom ".
Dan anak perempuan itu pun juga menjawab " Kalau Namaku adalah Miya Rose ".
__ADS_1
Sang pahlawan pun kemudian dengan penuh semangat kembali dan sedikit angkuh membalas " Kalau begitu sebagai guru aku perkenalkan diri ku juga Namaku adalah Ace William Seorang Pahlawan Pengelana ".
Wein dan Miya pun dengan kagum berkata " Sudah kuduga guru adalah seorang pahlawan ".
Ace pun dengan wajah angkuhnya berkata " Pujilah aku ".
Ace pun kembali teringat " Jika kalian ikut denganku untuk berpetualang maka bagaimana dengan orang tua kalian? ".
Wein pun dengan wajah sedih berkata " Keluarga kami sudah tidak ada, desa kami telah dihancurkan oleh Evil dragon beberapa hari yang lalu dan hanya aku dan Miya yang berhasil selamat ".
Ace pun dengan wajah yang sedih juga membalas " Begitukah kalau begitu jadilah kuat dan kalahkan naga itu dengan kekuatan kalian " Sambil mengelus kepala Wein dan Miya.
Mereka berdua pun kemudian berpetualang sambil berlatih dengan Ace.
10 Tahun berlalu setelah Ace bersama dengan Wein dan Miya berpetualang.
Selama periode waktu ini Wein dan Miya terus bertambah kuat dimana Wein sangat hebat dalam bertarung jarak dekat terkhusus dalam berpedang dan sangat ahli dalam menggunakan sihir hitam sedangkan Miya sangat hebat dalam pertarungan sihir dan sangat ahli dalam menggunakan semua jenis sihir.
Mereka terus bersama hingga Wein pun pergi meninggalkan Ace dan Miya untuk mencari lebih banyak pengalaman dan tidak diketahui keberadaannya.
Sedangkan Ace dan Miya pun terus melanjutkan perjalanan mereka.
Hingga pada suatu hari akhirnya mereka bertemu dengan Sang Dragon Emperor yang meminta kepada mereka berdua untuk melawan Sang Evil Dragon.
Evil dragon pun berkata kepada Ace dan Miya " Bisakah kalian membantu untuk mengalahkan Sang Evil Dragon Azhi Dahaka"
Ace pun hanya berkata " Untuk aku sendiri tidak akan bertarung melawan Evil Dragon tapi beda ceritanya dengan muridku ini jadi aku akan berikan penentuan keputusan pada muridku ini tapi ku beritahu bahwa yang jelas aku sama sekali tidak akan ikut bertarung " Jawab Ace sambil menyerahkan keputusan pada Miya.
Miya pun sempat bimbang tapi karena ia melihat wajah gurunya yang berharap padanya ia pun dengan tegas menjawab " Aku Terima permintaan mu itu, Wahai Dragon Emperor ".
Bersama dengan Miya dan Dragon emperor yang diikuti oleh Ace mereka kemudian pergi ke tempat Evil Dragon sekarang berada.
__ADS_1
Mereka pun sampai ke sebuah hutan yang cukup luas dengan Evil dragon yang sedang dalam perjalanan untuk menghancurkan.
Ace pun dengan cepat membuat penghalang yang sangat besar dan kuat hingga menutupi seluruh hutan yang berguna untuk menahan dampak serangan dari pertarungan dan agar Evil dragon tidak dapat untuk kabur.
Hingga pada akhirnya Evil Dragon pun dapat dikalahkan dengan Miya dan Dragon Emperor menyegel nya di hutan tersebut.
Selama kejadian itu Ace hanya mengawasi sambil menjaga penghalang miliknya.
Pada akhirnya Miya pun kemudian dikenal sebagai orang yang menyegel Evil Dragon bersama dengan Dragon Emperor.
Pada hari itu juga Miya bertekad untuk menjaga segel dari Evil Dragon yang kemudian ia membangun sebuah kerajaan dengan ibu kotanya berada di hutan tersebut yanga sekarang dikenal sebagai Kerajaan Rose.
.
.
.
.
.
.
.
Hai Aku Shinryuu
Mungkin itu saja untuk Bagian Prolog dari Bab 2 ini yang bercerita tentang sedikit masa lalu dari Ace yang berkaitan dengan sejarah berdirinya Kerajaan Rose.
Terimakasih sudah membaca.
__ADS_1