
Di ruang kerja Kaisar di Kekaisaran.
Kaisar yang saat ini sedang bekerja sambil membaca dokumen yang menumpuk dihadapannya.
Tapi tiba-tiba Sang Kaisar kemudian merasakan suatu hal dan kemudian tersenyum sambil bergumam " Jadi, begitulah akhir darimu, Wahai Muridku ".
Asisten Sang Kaisar yang sedikit melihat Sang Kaisar berkata " Yang Mulia, ada apa? " dengan bertanya terhadap keadaan Sang Kaisar.
Sang Kaisar kemudian berkata " Tidak apa-apa, ngomong-ngomong bisakah kau mengerjakan tugas milikku? karena aku akan pergi sebentar untuk memberikan sebuah hadiah kepada seseorang " .
Sang asisten pun membalas dengan tersenyum berkata " Baiklah serahkan padaku, Yang Mulia " dengan nada penuh kehormatan.
Setelah itu Sang Kaisar pun menghilang dari tempat tersebut.
Di sisi lain, saat ini Kerajaan Sakura sedang dalam kondisi berduka karena kematian dari Hanzo Sang Samurai Legendaris yang merupakan kebanggaan dari Kerajaan Sakura.
Saat ini acara pemakaman dari Hanzo Sang Samurai Legendaris banyak dihadiri oleh orang-orang yang sangat sedih karena telah kehilangan seorang ahli pedang yang luar biasa dan patut untuk dijadikan contoh untuk orang-orang.
Pemakaman dari Hanzo juga diiringi oleh Sang Earth Dragon Lord Huanglong bersama dengan beberapa naga bawahannya.
Dalam iringan tersebut terlihat Shin yang masih terluka juga ikut dan terlihat juga Sang Pangeran Hideyoshi yang sedang menangis sampai tersedu-sedu.
Setelah Hanzo selesai dimakamkan tiba-tiba dari kerumunan muncul seorang pria dengan pakaian yang begitu mencolok dengan jubah khas yang seperti dimiliki oleh seorang bangsawan atau bahkan dimiliki oleh seorang raja dengan warna putih dengan motif emas.
Pria tersebut kemudian mendekati makam dari Hanzo sambil membawa rangkaian bunga ditangannya.
Para penjaga yang melihat hal itu berniat ingin menghentikan pria tersebut tapi tiba-tiba para penjaga entah mengapa tidak mampu bergerak dari tempat mereka bukan hanya para penjaga melainkan semua orang yang ada disana tidak mampu bergerak sama sekali dari tempat mereka.
Pria tersebut kemudian menaruh rangkaian bunga yang ia bawa di atas makam milik Hanzo.
Pria itu kemudian berkata " Kau sungguh hebat, Wahai Muridku. Terlahir dengan sebutan " Anak yang Gagal " tapi berakhir dengan penuh kehormatan hingga disebut sebagai " Sang Samurai Legendaris " dan " Ahli Pedang yang dikagumi " ".
Setelah itu Pria tersebut pun melakukan penghormatan terakhir pada Hanzo.
Setelah penghormatan tersebut Pria itu pun berbalik dan berjalan pergi meninggalkan tempat tersebut.
__ADS_1
Pria tersebut pun menghilang setelah masuk ke kerumunan.
Setelah kepergian Pria tersebut orang-orang kemudian dapat bergerak kembali.
Orang-orang yang menyaksikan hal itu pun menjadi kebingungan dan bertanya-tanya tentang identitas orang tersebut.
Tapi berbeda dengan orang-orang di sana Raja Kerajaan Sakura dan Huanglong malah terlihat kaget karena kedatangan orang itu.
Alasan mengapa Raja Kerajaan Sakura dan Huanglong kaget karena Pria tersebut adalah Sang Kaisar dari Kekaisaran Garden yang juga dikenal sebagai salah satu dari Tiga Pelindung Dunia yang dikenal oleh Hanzo dengan nama Real tapi nama asli dari Sang Kaisar adalah Hendry Garden.
Pemakaman Hanzo pun berakhir beberapa saat setelah kejadian itu.
Di sisi lain, Di tempat pertarungan Hanzo dan Lyre.
Sang Kaisar sedang berada di tempat tersebut sambil melihat kondisi tempat tersebut.
Beberapa saat setelah melihat area tersebut Sang Kaisar kemudian berkata " Sungguh akhir yang begitu mengagumkan, Wahai Muridku. Seandainya saja saat itu kau masih dalam kondisi prima mu maka aku bisa pastikan kau tidak akan berakhir seperti ini dan kau dapat mengalahkan orang itu, sayangnya umur memang tidak bisa dibohongi kau sudah terlalu tua untuk melakukan pertarungan itu ".
Ternyata saat ini Sang Kaisar sedang melihat kenyataan pertarungan dari Hanzo.
Sang Kaisar kemudian membuka telapak tangannya dan tiba-tiba di atas telapak tangannya muncul sebuah bola cahaya berwarna keemasan dengan beberapa motif yang berada dalam bola tersebut.
Sang Kaisar kemudian lanjut dengan menutup telapak tangannya dan akhirnya menghilangkan bola cahaya tersebut.
Selanjutnya, Sang Kaisar menjentikkan jarinya dan kemudian berkata " Seharusnya, saat ini orang itu telah kehilangan dua hal baginya ".
Sang Kaisar kemudian berpikir untuk kembali di Kekaisaran Garden tapi tiba-tiba ia teringat suatu hal " Karena aku sudah ada disini kalau begitu mengapa aku tidak mengunjungi nya? " dengan teringat akan seseorang.
Setelah itu Sang Kaisar pun menghilang dari tempat tersebut.
Di sisi lain, Di markas pusat Organisasi Ruler Number.
Terlihat Lyre yang begitu kesal karena pertarungan nya dengan Hanzo sebelumnya itu diakibatkan karena diakhir pertarungan mereka Lyre bukan nya melawan melainkan malah ketakutan terhadap Hanzo.
Walaupun saat ini rencana mereka berhasil tapi menurut Lyre dirinya malah gagal karena hal itu.
__ADS_1
Saat ini Gargamel, Lyre, dan Charlotte sedang melaporkan keberhasilan mereka karena saat ini mereka berhasil mengambil sebuah item yang mereka incar dari Kerajaan Sakura.
Wein yang melihat hal itu kemudian berkata " Kerja bagus semua terlebih kau Charlotte seandainya saja kau tidak memberikan Barrier pada Huanglong maka rencana ini pasti akan sulit untuk diselesaikan " dengan memuji kerja bagus dari mereka bertiga terlebih bagi Charlotte.
Disini terungkapkan bahwa alasan mengapa Huanglong terlambat datang di ibukota Kerajaan Sakura adalah karena dihalangi oleh penghalang milik Charlotte.
Charlotte yang mendengar itu menjadi tersenyum kegirangan.
Beberapa saat setelah laporan mereka bertiga akhirnya, mereka bertiga pun meninggalkan tempat tersebut.
Tapi, beberapa saat sebelum mereka meninggalkan tempat tersebut Lyre tiba-tiba merasakan sakit yang luar biasa pada mata kanannya.
Sesaat kemudian mata kanan dari Lyre pun tiba-tiba kehilangan kekuatannya dan akhirnya menjadi mata biasa dan bukan mata sihir lagi.
Setelah itu Lyre pun menjadi marah tapi beberapa saat kemudian tiba-tiba tangan kiri dari Lyre entah mengapa tiba-tiba terpotong seperti tertebas oleh sebuah pedang.
Lyre pun kesakitan akan hal itu dan harus dilarikan ketempat pemulihan.
Wein yang melihat hal itu kemudian terlihat cukup terkejut karena seharusnya tempat miliknya tidak mungkin untuk dimasuki tanpa ada orang yang mengetahui nya sama sekali.
Wein pun berpikir sebuah kemungkinan " Untuk seseorang yang mampu untuk memasuki tempat ini tanpa ada masalah sama sekali itu hanya mampu dilakukan oleh orang sekelas Tiga Pelindung Dunia dan untuk yang memungkinkan melakukannya adalah...... " sambil memikirkan orang yang memungkinkan.
Wein pun teringat akan suatu hal dan tersenyum jahat dan berkata " Jadi, ini pasti ulahmu ya salah satu dari Tiga Pelindung Dunia " Sang Manusia Terkuat Hendry " " .
.
.
.
.
.
Terimakasih telah membaca.
__ADS_1