Sang Pahlawan Bayangan

Sang Pahlawan Bayangan
Bab 4 Bagian Sampingan " Anak Gagal dan Anak Berbakat "


__ADS_3

Di Kerajaan Sakura hidup lah seorang anak sangat mengemari ilmu pedang.


Saking cintanya anak itu terhadap ilmu pedang dan bela diri hingga ia bahkan setiap harinya senantiasa berlatih untuk menguasai ilmu berpedang.


Tapi sangat disayangkan anak itu entah mengapa selalu saja tertinggal dari teman-temannya sampai-sampai orang-orang mengecap nya sebagai anak yang gagal.


Anak itu dikatakan sebagai anak yang tidak memiliki bakat sama sekali.


Banyak Orang disekitar anak itu yang selalu merendahkan kemampuan anak tersebut hingga ke titik dimana anak tersebut selalu dibully.


Tapi, anak tersebut senantiasa tidak putus asa dan selalu terus menerus berusaha keras untuk mencapai impiannya sebagai ahli pedang yang dikagumi oleh banyak orang seperti ayahnya yang telah lama meninggal.


Hingga suatu ketika anak tersebut diusir dari Dojo tempat ia berguru karena para pelatih disana sudah muak akan anak tersebut yang sulit untuk berkembang yang memunculkan rumor yang buruk pada Dojonya.


Anak itu pun pulang ke rumahnya dengan wajah sedihnya karena sudah tidak bisa berlatih di Dojonya.


Melihat wajah anaknya yang sedih itu ibu anak tersebut pun dengan penuh perhatian menyemangati anak tersebut.


Anak tersebut pun menjadi semangat kembali setelah disemangati oleh ibunya.


Anak tersebut pun kemudian rutin melakukan latihan mandiri di sebuah hutan dekat rumahnya.


Beberapa bulan kemudian, anak tersebut pun berduka karena kematian dari ibunya.


Setelah kematian dari ibunya itu anak tersebut pun mengalami nasib yang begitu malang karena dirinya harus rela semakin di rendahkan setelah kematian dari ibunya.


Tapi walau dirinya sudah berusaha keras ia masih belum mampu mengejar orang-orang dengan kemampuan miliknya.


Hingga akhirnya, anak itu pun menjadi sangat frustasi dan ingin menyerah untuk mengejar mimpi nya tapi ia selalu teringat senyum ibunya yang selalu menyemangati dirinya dan akhirnya menjadi semangat kembali.


Tapi pada suatu hari ketika anak itu sedang menjalani latihan rutinan nya tiba-tiba datang seorang pria misterius menghampiri dirinya.


Pria tersebut pun berkata " Sudah menyerah sajalah, kau tidak akan mampu untuk menguasai hal tersebut " Dengan menegur anak tersebut.


Anak tersebut dengan wajah marah hanya terus menerus berlatih sambil mengayunkan pedang miliknya.


Pria tersebut pun menghela napasnya dan berkata " Sudah kubilang kau tidak akan menguasainya " Sambil mendekati anak tersebut dan menghentikan ayunan pedang anak itu.


Anak itu pun kemudian berkata " Tidak akan, aku tidak akan menyerah karena itulah tujuan ku " Sambil marah terhadap kata-kata pria itu.


Pria tersebut pun menjadi tertarik kepada anak itu dan berkata " Tenang saja, Aku memang mengatakan kau tidak bisa menguasai apa yang kau pelajari saat ini tapi, aku akan mengajari mu sesuatu yang kulihat sangat cocok terhadap dirimu itu " Sambil memegangi kepala anak tersebut.


Anak tersebut pun menjadi terlihat mengagumi pria misterius itu dan berkata " Perkenalkan Namaku Takeda Hanzo orang yang akan menjadi ahli pedang yang akan dikagumi oleh banyak orang, mohon pengajaran nya " Sambil menundukkan kepalanya untuk menghormati pria tersebut.

__ADS_1


Pria itu pun berkata " Iya baiklah kalau begitu, mulai sekarang kau bisa memanggilku guru" Sambil tersenyum.


Anak itu kemudian berkata " Kalau boleh tau bolehkah guru memperkenalkan diri juga? " Sambil sedikit penasaran terhadap pria tersebut.


Pria tersebut pun membalas " Aku hanya seorang pria yang selalu mencari kedamaian kau boleh menyebutku dengan nama Real karena aku itu nyata tapi kalau untuk nama asli ku itu sedikit sulit untuk aku kemukakan karena itu akan menimbulkan sesuatu yang merepotkan " Sambil tersenyum.


Hanzo yang masih anak-anak itu pun mengerti akan hal itu dan berkata " Baiklah kalau begitu aku akan memanggilmu Master Real " Sambil tersenyum juga.


Mereka pun berlatih mulai hari itu hingga lima tahun yang akan datang sebelum Real menghilang secara misterius.


Pertemuan tersebut menjadi cikal bakalnya Hanzo dapat menguasai teknik aura yang akan membuat dirinya dikenal sebagai sang samurai legendaris.


...........................................................................


Di sebuah wilayah di Kekaisaran yang merupakan sebuah negara tunggal yang menguasai benua lain yang berada di dekat benua utama tempat Ace berada.


Telah lahir seorang anak laki-laki yang dikatakan sebagai anak ajaib karena memiliki sebuah mata sihir yang sangat jarang dimiliki oleh seseorang.


Sejak kelahirannya orang-orang disekitar anak tersebut sudah sangat membanggakan anak itu karena kemampuan miliknya yang mampu dengan cepat memahami segala macam sesuatu yang diajarkan kepadanya.


Anak tersebut pun semakin lama menjadi semakin kuat yang membuat nya dijuluki sebagai anak yang penuh bakat.


Bahkan diusianya yang masih sangat muda anak itu sudah mampu mengalahkan orang-orang yang jauh lebih tua darinya dan sudah sangat terlatih dengan sangat mudahnya.


Hingga akhirnya ia pun sudah merasa malas untuk berlatih karena dirinya yang sudah merasa itu sangat membosankan apalagi dirinya yang bisa dengan mudah menyalin segala kemampuan yang ia lihat.


Anak itu pun kemudian berniat untuk mendaftarkan menjadi seorang kesatria tapi bukan untuk melindungi Kekaisaran melainkan untuk mencari kesenangan karena dipikirannya mungkin ia bisa mendapatkan kesenangan jika menjadi seorang kesatria.


Tapi sangat disayangkan hal yang ia duga dapat membuat ia menjadi lebih baik malah membuatnya menjadi semakin bosan karena masih belum ada seorang pun yang mampu melampaui dirinya.


Hingga sampai pada suatu ketika dirinya mendengar sebuah cerita tentang berapa hebatnya sang kaisar yang dijuluki sebagai orang terkuat di Kekaisaran bahkan ada yang mengatakan bahwa kaisar adalah orang terkuat di dunia.


Mendengar hal itu ia pun kemudian pergi untuk menentang sang kaisar dengan sangat percaya diri.


Ia menganggap dirinya adalah orang terkuat yang pernah ada bahkan Sang Pahlawan Bayangan yang telah mengalahkan Raja Iblis tidak ada apa-apa nya dibandingkan dirinya yang berbakat.


Hingga akhirnya ia pun menentang Sang Kaisar dengan rasa percaya dirinya itu.


Kaisar pun menerima tantangan dari anak itu.


Mereka pun bertarung di tempat pertarungan di istana Kekaisaran.


Saat wasit mengatakan pertarungan dimulai.

__ADS_1


Anak itu pun berniat menyerang Sang Kaisar dengan cepat tapi tiba-tiba anak itu merasakan dirinya akan mati jika mendekati Sang Kaisar.


Anak itu kemudian mencoba bergerak sedikit tapi dirinya tiba-tiba merasakan ilusi kematian dirinya yang sangat nyata di ilusi tersebut dirinya mati dengan leher yang terpenggal oleh pedang Sang Kaisar.


Anak itu pun mencoba bergerak terus menerus tapi ilusi kematian itu terus menerus juga datang menghampiri dirinya.


Ilusi kematian itu merupakan sesuatu yang bukan tercipta dari Skill atau pun sihir melainkan murni dari hawa membunuh milik Sang Kaisar Yang begitu kuat.


Pada akhirnya anak tersebut pun bertekuk lutut dan menyerah kepada Sang Kaisar tanpa berhasil memberikan penyerangan pada Sang Kaisar sedikit pun.


Orang-orang yang menonton pertandingan tersebut pun merasa tidak percaya terhadap sesuatu yang dilihatnya karena pada pertarungan tersebut Anak itu tidak bergerak sedikit pun untuk menyerang Sang Kaisar bahkan dalam pertandingan tersebut sama sekali tidak terjadi pertarungan sedikit pun dan mereka berdua hanya terlihat diam hingga beberapa saat kemudian anak tersebut sambil berkeringat dingin menyerah kepada Sang Kaisar.


Saat anak itu berlutut dihadapan Kaisar.


Kaisar kemudian berkata " Sungguh bakat yang sia-sia " Dengan wajah tidak tertarik sama sekali.


Anak itu yang mendengar hal tersebut pun terlihat sangat depresi.


Beberapa hari telah berlalu setelah kejadian tersebut.


Anak itu menjadi terus menerus mengurung diri dikamarnya.


Hingga saat Anak itu pun meninggalkan kediamannya dan sampai ke sebuah hutan dan lanjut meratapi kekalahannya.


Saat anak itu meratapi kekalahannya tiba-tiba datang seorang pria dengan jubah hitam dan bertudung hitam berkata " Tidak usah depresi begitu, kekalahan mu itu bukan karena kau lemah melainkan karena tingkat bakat lawanmu lah yang sedikit lebih tinggi dari dirimu itu " Sambil mengulurkan tangannya kepada anak itu.


Anak itu pun menjadi terkagum terhadap pria tersebut dan mengambil uluran tangan dari pria itu.


Saat anak itu menjadi lebih baik pria itu kemudian berkata " Namaku adalah Wein Phantom tapi kau boleh memanggilku Zero, Kalau kau ingin membalaskan kekalahan mu aku akan membantu dirimu untuk melakukannya, jadi, bergabunglah bersamaku " Dengan nada menarik perhatian.


Anak itu pun berlutut dan berkata " Mulai dari sekarang aku adalah pelayanan darimu wahai tuanku, Tuan Zero " Dengan wajah penuh kekaguman.


Akhirnya mulai pada saat itu Anak tersebut terus menerus bertambah kuat hingga akhirnya ia dikenal sebagai salah satu dari Black Number dengan Number Five dengan namanya Lyre Mesis.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Terimakasih telah membaca.


__ADS_2