
😍😍
Part 1
“Hai Irah jangan lupa nanti malem datang ya ketempat perlombaan gue.” Ucap Rendy yang mengagetkan ku saat tengah duduk melamun sambil nunggu pesanan ku di kantin sekolah ku, iya, sekolah SMAN 1 Malang.
“Emangnya lo mau ikut lomba apaan Ren?” timpalku sambil mengaduk teh ku yang sudah kudiamkan dari tadi.
“Yaelah Rah, masak lu lupa, kan nanti jadwalnya gue balapan motor!” Jawab Rendy dengan bibir yang akan dimanyunkan, mungkin kesel karena aku lupa hehe,,
Lu kan semangat gue satu-satunya..timpalnya lagi dengan suara sangat lirih sehingga aku hampir tak mendengarnya.
Aku pun melihatnya sambil nyengir “oke tenang aja gue usahain bakalan datang kok.” Sambil tangan ku mengacak-ngacak rambut Rendy.
Dan setelah mendengar jawabanku, dia pun tersenyum dengan sangat manis.
Degh,,
Yang membuat jantung ku beritme lebih kencang seolah sedang ada maraton didalamnya,
__ADS_1
Rasa apa ini pikirku dalam hati, tanpa dipungkiri aku sangat suka senyum itu, senyum yang bikin jiwaku melayang diangkasa. Aku pun menepis rasa ini dan aku mengajak teman gengku masuk kelas dan pamit meninggalkan rendy di kantin sendirian.
Ita dan Dia pada kepo penasaran atas perbincangan aku dengan rendy tadi,
"Ra lu tadi ngomongin apaan hayooo! " Selidik ita sambil menyenggol bahu ku. Dan di lanjut anggukan dan tatapan tajam dari dia.
"Paan sih kalian berdua, kepo banget kayak didektif aja." Jawabku gugup. Karna aku ga mau jadwal entar malam ketahuan Abi Umi, jadi aku menutupi dari sahabat." ku
-
POV IRAH
Aku melihat Abah dan Umi duduk di gazebo yang tengah muroja’ah dan menyemak Al-Qur’an mereka sambil menikmati keindahan taman kecil kita.
Gazeboh kluarga ini berada di halam belakang, disini terdapat juga berbagai jeni pepohonan dan bungah bungah nan indah dan di samping ada kolam kecil yg berisi ikan ikan koi yang di sertai suara gemericik air mancur, cocok untuk merilexasikan pikiran pikiran yang lagi kacau, atau lebih tepat sangat cocok untuk menderes Al Qur'annya Umi dan Abiku.
Aku boleh cerita dikit ya thor hehehe.,,
Ya memang aku terlahir dari keluarga yang agamis,terlebih Abi dan Umiku merupakan lulusan dari beberapa pesantren salaf, sehingga mereka menerapkan aktivitas dirumah ini selayaknya aktivitas dipondok.
__ADS_1
Aku memiliki kakak laki-laki dan adik perempuan, bisa dikatakan aku ini adalah anak yang paling bandel dan susah diatur, karenan kakak dan adikku semua sudah mengenyam kehidupan Pesantren, mas Furqon kakakku sejah kecil ia sudah menetap di Pesantren, bahkan sekarang ia mendapatkan beasiswa kuliah di al Ahgaf mesir, sedang adikku Nafisah yang masih smp pun sudah masuk pesantren Al Anwar Rembang.
Sebenernya aku dulu pernah mondok, tapi Cuma 2 hari aku udah kabur aja tanpa sepengetahuan umi dan abi hehehe sehingga mereka pasrah untuk memilihkan Sekolah di SMAN malang ini.
Ups panjang kali lebar banget ya curhatanku ini hehehe maap ya thor,,.
Aku mendekati Umi dan Abi, seketika itu umi langsung menepukkan tangannya di gazeboh tempat duduk sebelahnya dan akupun langsung hanyut disebelah Umi.
Saat beberapa waktu keheningan sempat terjadi akupun mulai membuka percakapan
“miii, bii !” seraya aku memeluk umi.
“Iya sayang ada apa,” umi sambil membalas pelukanku.
Akupun tersenyum untuk merayuu sambil mendongakkan kepala kearah wanita paruh baya tersebut “Mi nanti malem irah boleh ga nginep dirumah fitri mi boleh ya boleh, soalnya ira mau ada tugas kelompok ni mii bii,dan harus dikumpulin besok pagi.” Kataku sambil manja dan didalam hati sambil berharap tidak ketahuan kalau aku lgi berbohong dan semoga diizinin abi sam umi.
Wah apakah umi dan abinya irah bakalan kasih izin gak yaaa...
Bantu up ya biar part selanjutnya cepet lahir nih heheh
__ADS_1