Sang Pendekar Wanita

Sang Pendekar Wanita
part 10


__ADS_3

part 10


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


pov kang ihsan_


selesai salam aku merasa sakit perut yang tak bisa tertahan lebih lama lagi mau BAB. seceapat kilat langsung lari pergi ke kamar mandi putra di mushollah.


"ahh alhamdulillah akhirnya lega juga" gumamku berjalan keluar kamar mandi sambil memegangi perut karna lega dengan sedang menunduk sambil menggeleng gelengkan kepala dan trus berjalan hingga sampai di lorong sebelah tanggah mushollah putri dan tiba tiba


Bbukkkk....


"Ehh anu maaf maaf ga sengaja" ucap mbak santri itu


Aku ingat betul suara itu, dengan secepat kilat aku melihat wanita di depanku


"iya memang bener ini wanita tadi siang" gumamku

__ADS_1


"eh kamu yg tertabrak denganku di kantin tadi ya" tanyaku basa basi karna aku yakin dia ga mengenaliku


reflek dia memandangku karna sedari tadi dia slalu menunduk dan apa yang terjadi gaes.... masyaallah sungguh lucu banget sikapnya, dia nampak terbengong sambil tersenyum senyum, entah apa yang dipikirin, aku sih gak mau GR hahaha.


"heiyy" tanganku ku lambai lambaikan di depan mukanya hingga dia kaget dan tersadar.


"oh iya, maaf untuk yang tadi dan sekarang, aku ga sengaja beneran" jawabnya langsung menunduk.


Iya mungkin dia mearasa malu kali ya entahlah.


"ihh lucu banget sih nih mbak santri baru masa di ajak biacara malah bengong giliran di tegor malah malu malu dan lagi pipinya memerah hahahah, astaghfirullah masyaAllah ihsan ini zina mata ihsan astaghfirullah maafin hamba yang hilaf ini yarob." rutukku dalam hati


" kenakan namaku ihsan" entah setan apa yang merasukiku bisa bisanya aku keceplosan kayak gini, aduh ihsan kamu bodoh banget sih, gumamku merutuki sikapku kali ini.


aku masih merhatikan gerak geriknya lagi lagi dia melongo mungkin kaget dengan sikapku tiba tiba, jangankan dia aku sendiri aja merasa bingung kenapa sejauh ini aku ingin berkenalan dengan wanita, bahkan biasanya para mbak santri yang lebih banyak ingin berkenalan dengan ku tapi aku cuek, lah ini,, aku rasanya ingin lari dari tempat ini saking malu nya tapi ku buat seolah biasa aja.


yah lagi lagi dia hanya melongo menatapku dengan wajah terkaget,, ih polos banget sih ni bocah hhahahah bikin penasaran aja

__ADS_1


"heyy" lagi-lagi aku membuyarkan lamunannya


"ehh anu oh iya,, a aku irah" jawabnya dengan gugup dan malu seketika pipinya berubah lagi jadi merah.


aku hanya ingin tertawa di dalam hati melihat tingkah nya


"maaf gus, aku buru-buru kekamar dulu, permisi"


seketika itu dia berlali melewati ku, ya pasti mungkin dia malu karna wajahnya yang memerah seperti kepiting rebus karna salah tingkah.


eh tapi kok dia bisa manggil aku gus ya? dari mana dia bisa tau padahal baru kali ini kita berkenalan. apa dapat cerita dari temen temenya kali ya, tapi untuk apa bahkan tadi siang aja dia sama sekali ga mau melihatku saat di kantin. entahlah


tapi kalau dilihat lihat dia santri yang sholihah tidak seperti kebanyakan santri lain yang tiap ketemu santri putra langsung histeris meloncat loncat kegirangan seolah mendapat hadia dari langit.


"hmm menariikkk" gumamku sambil tersenyum licik hahahah.


sebaiknya aku segera naik sbelum buya hannan rawuh, kini aku berjalan mentusuri tangga mushollah tapi bayangan mbak santri tadi kenapa slalu hadir di mataku.

__ADS_1


aku berhenti sejenak sambil menggelengkan kepalaku "Astagfirullahhal adhim ya Allah hindarkan aku dari fikiran kotor ini, ampuni hamba yarob". aku berusaha untuk menghilangkan bayangan wajahnya, dan mencoba membangunkan santri santri putra yang masih tertidur seusai jamaah, karna kebanyakan santri yang malas setiap ada waktu senggang langsung aja tuh pada gak bernyawa semua alias ngorok hahahah.


jangan lupa likee komen dan vote ya teman


__ADS_2