Sang Pendekar Wanita

Sang Pendekar Wanita
part 2


__ADS_3

Part 2


"Yaudah sayang... Tapi inget pesen Umi nggeh,, kakak mboten angsal begidakan, jadilah wanita anggun dimanapun kakak berada, tetep jaga marwah seorang wanita. Selalu utamakan akhlak dan adab mu ndukk pesen Umi." Titah Umi.


Irah dengan spontan mengangkat tangan seolah memberi hormat saat upaca "syiap Umi Abi." Sambil nyengir.


--


Sore hari Irah bersiap - siap dengan penampilan syar'i nya agar rencananya tidak diketahui kedua orang tuanya. Dan tak lupa dia juga membawah baju yg cocok untuk acara balap liar itu.


Irah pun sudah berpamitan dg orang tuanya, setelah itu pergi kesebrang jalan ketempat toilet umum untuk ganti pakaiannya dengan jelana jins bolong-bolong bagian lututnya dan kaos lengan panjang yg lumayan ketat tapi tetap berhijab, setelah itu Irah menunggu bus datang, dan tak lama bus pun lewat.


Di dalam Irah masih celingukan mencari tempat duduk, karna saking penuhnya akhirnya menemukan satu kursi kosong dan disebelahnya ada seorang laki-laki yg sedang tidur pulas, Irah pun langsung berinisiatif menjatuhkan dirinya di kursi samping pria tadi.


Saat Irah baru menaruh tasnya tiba tiba bus Melewati tikungan tajam yg membuat tubuhnya terjatuh tepat diatasi pria itu, tanpa sengaja tangan irah memeluk pundaknya dan pria tersebut seketika terbangun. Dia syok dan terpana melihat wajah irah,karna wajah mereka hanya berjarak beberapa centi saja.


Pria itu tersadar dan langsung mendorong tubuh irah. "Si ssiapa dan mau a aaapa kamu?" Tanya pria itu dengan terbata bata saking kagetnya.


"Mau apa apanya!" Tanya Irah balik sambil membetulkan tubuhnya diatas kursi.


"Kamu mau apa, mau ambil kesempatan ya?" Tanya pria itu lagi dengan emosi.


"Enak aja." Tegas Irah, akhirnya Irah menjelaskan awal sampai akhir kejadian. Lalu Irah menjulurkan tangannya untuk berkenalan "Namaku Irah." Dengan pd nya ia berucap pada pria itu berfikir pria itu akan membalas menjabat tangannya dan berkenalan dengannya.

__ADS_1


Tapi pria itu tak menyambut tangan Irah, dia hanya mengatupkan tangan didepan dadanya, "Namaku Husen". Irah sangat malu dengan perlakuan si pria asing itu, dengan menahan malu Irah berpura-pura cuek terhadap sikapnya dan mencoba bersikap baik baik saja seolah olah tidak terjadi kejadian apapun barusan.


Setelah beberapa percakapan pendek akhirnya hening, menurut Irah dia lelaki kutub yang dingin, karena sedari tadi dia hanya menjawab pertanyaan Irah dengan jawaban super singkat, itu sangat membuat Irah kesal dan Irah memilih untuk diam.


-


Irah udah turun duluan karna memang sudah sampai pada tujuan Irah.


Rendy yg sedari tadi celingukan menunggu kehadiran sang pujaan hati akhirnya melihat Irah turun dari bus dan langsung berteriak "Irahh" sambil melambaikan tangannya.


Irah pun menoleh dan mendekat kearah Rendy.


"Gimana ren udah siap belum?" Tanya Irah meyakinkan sekali lagi.


Tanpa banyak bicara lagi, Irah pun dibonceng Rendy dengan motor balapnya menuju tempat pertandingan.


Saat pertandingan berlangsung Irah sangat bersemangat bersorak sorak menyebut nama Rendi dan Rendi yang mendengar dan mendapat semngata dari pujaan hati itu seoalah mendapatkan energi dalam yg luar biasa sehingga ia sangat bersemangat____ setelah lama pertandingan berlangsung akhirnya Rendy telah melewati garis finish paling awal dengan kata lain Rendy telah memenangkan balap liar itu.


Banyak ucapan selamat dari teman teman nya, Irah pun tak mau kalah, ia mendekat kearah Rendy. Irah memeluk Rendy karna saking girangnya dan mengucapkan selamat, tapi saat itu Rendy langsung memanfaatkan keadaaan dengan mengutarakan hatinya pada Irah, dengan malu malu Irah pun setuju dan mau mereka menjalin hubungan cinta dengan nya.


Setelah itu Irah dan Rendy pergi dari tempat itu menuju kesebuah restoran untuk merayakan kemenangan dan hari jadi hubungan mereka.


Saking senengnya di setiap perjalanan mereka selalu menampilkan kemesraan hingga rendy kurang berkonsentrasi dengan jalan. Sampai beberapa saat mereka tertawa bersama tanpa menyadari ada mobil pick up dihadapannya,, hingga

__ADS_1


..... Brakkk.....


Langsung terjadi kerumunan dan Warga sekitar langsung membawa Rendy Dan Irah yg sudah tak sadarkan diri, banyak darah yg bercucuran pada keduanya. Meraka berdua di bawah kerumah sakit.


Salah satu warga mencoba menghubungi keluarga rendy dan irah melalui hp mereka..


--


Umi dan Abi Irah sudah masuk di kamar irah dengan menangis, melihat irah yang masih koma yg menjadikan uminya tak berdaya.


Tapi Abi nya juga agak sedikit marah pada Irah karna ternyata irah telah membohongi kedua orang tuanya untuk menemui laki laki brengsek itu,


Walupun Umi nya juga kecewa, tapi ia sudah memaafkan Irah dan menenangkan suaminya supaya tidak uring-uringan dengan mengelus pundak suaminya tersebut.


"Sampun Bii,, yang terpenting sekarang kita tetap fokus pada kesembuhan putri kita"


Abi tidak menjawab apapun ia hanya memandang dengan wajah penuh kekecewaan.


--


gimana nasib Irah selanjutnya yaa... hehehe


jangan lupa kasih like, komen, vote, dan rate lima nya ya kawan.

__ADS_1


Terimah kasih


__ADS_2