Sang Pendekar Wanita

Sang Pendekar Wanita
part 17


__ADS_3

part 17


🍀🍀🍀🍀🍀


pov irah___


di dalem...


dengan semangat aku berangkat menuju pintu ndalem karna ini adalah pertama kali aku bisa menghafal dan menyetorkan hafalan. sungguh kali ini adalah perubahan terbesar dalam hidupku, dari yang awalnya aku ini seorang pembangkang, suka membohongi orang tua, susah diatur, petilakan, suka melanggar. tapi kali ini aku rasa diriku jadi lebih berarti, lebih tenang dan lebih plong. aku sudah berhasil meninggalkan masa kelam ku yang buruk, berhasil menghilangkan nama randy dari dalam hatiku, dan aku berjanji untuk hanya slalu mengingat kalam kalam ilahi ini dan trus belajar agama untuk menjadikan diri ini menjadi lebih baik lagi.


dengan wajah gembira senyum yang lebar dan penuh semangat aku mengetuk pintu ndalem berharap ingin segera menyetorkan hafalan pertamaku.


ceklek... dan pintu terbuka, tiba tiba yang nongol bukanya ummah tapi,,


"haaaahhh"


tanpa sengaja aku menjerit kaget dan takut lalu menutup mulutku dengan telapak tangan ku, karna yang berada di balik pintu adalah si singa liar yaitu gus salman.


"haduh mati aku kenapa bisa ketemu dia lagi sih" gumamku dengan wajah tertunduk tanpa bergerak sedikitpun.


"kamu irah? " tanya gus salman tiba tiba


"ii inggeh gus, nga ngapunten kertasnya mboten kulo beto,** tapi nulise sampun rampung kkok" jawabku terbata bata menahan takut sambil tetap tertunduk.


"iyo aku tau" jawabnya dingin


"cepet masuk, ditunggu ummah"


aku mengangguk dan berjalan mengekori di si gus galak.


dan benar di ruang kluarga sudah ada ummah yang sudah menungguku dan menyuruhku duduk di sampingnya.


"sini nduk,, kamu wis siap setorannya? "

__ADS_1


"inggeh ummah"


"wis nang di mulai"


aku mulai melantunkan huruf demi huruf ayat demi ayat dengan hati-hati dan lumayan lancar, walaupun di tengah tengah sempet juga agak tersendat tapi akhirnya aku bisa mengingatnya, banyak ummah memberi masukan masukan yang bisa ku ambil untuk lebih memperbaiki bacaanku.


" sebenere ir tujuan menghafal Qur’an iku untuk dekat dengan Allah, bukan berapa banyak hafalannya atau berapa lama waktunya." titah ummah


aku mendengarkan dengan baik dan mengingat ngingat perkataan ummah


“Menghafal Al Qur’an iku ndak mudah ir, tapi dimudahkan oleh Allah. dulu ummah sama umi mu yo ngunu sering mengeluh tapi gegoro umimu ngilingno ummah dadi ummah semngat mane. Ada unsur di luar kita yang memudahkan yaitu Allah.”


"Yang paling penting adalah menanamkan dalam hati untuk mencintai Al Qur’an. Sebelum menghafal Qur’an tahsinnya harus bagus dulu, hafalan akan semakin mudah jika tajwidnya benar. ummah lihat umimu wis berhasil ngajari ngajimu, tahsinmu tajwidmu wis apik".


aku bahagia dan berbinar binar mendengar petuah petuah ummah, jadi ingat umi yang slalu tegas dalam mengajariku ah aku jadi ingat umiku aku rindu umi


*kata "umi untuk menjadi sukses akan ada ongkosnya."


seperti Kisahnya sang Gatotkaca,


Selanjutnya,


para dewa melemparkan semua senjata ke dalam kawah itu.


Tetuka yang kemudian berganti nama menjadi Gatotkaca, terus keluar dengan segala kesaktian itu melebur di dirinya.


maksud dari semua kejadian itu ialah, Gatotkaca harus disiksa di kawah Candradimuka dulu sebelum akhirnya jadi sakti mandra guna,


jadi sejak kecil, jangan suka bermanja-manja. Pengorbanan juga kadang dibutuhkan untuk melewati semua rasa sakit dan ketidaknyamanan, tapi dari ketidaknyamanan itu akan lahir pribadi yang semakin matang, dan dewasa*.


"dan inilah yang aku rasakan saat ini, dimana saat kecil aku di gembleng oleh umi, di saat aku masih suka bermain tapi umi dengan tegas menyuruhku untuk disertai belajar hingga aku berhasil dan bisa, ya walau saat itu aku masih suka melanggar dan susah diatur tapi saat ini aku sudah menyadari dan menyesali semuanya." gumamku


" lagian yo ir menghafal Quran dengan mengejar target dan tanpa tajwid iku terburu-buru. Mengejar setoran iku yo teburu-terburu dadi gak iso ngerasakno kenyamanan dalam menghafal. Menghafal Al Qur’an dimulai dengan niat yang ikhlas. Menghafal dengan 1 mushaf yang sama. Menjaga pandangan dan sedikit berbicara. Sebelumnya beriman dulu baru menghafal." titah ummah lagi

__ADS_1


"enggeh ummah, makasih ummah sudah mau mengajarkan segalanya buat irah, orah sudah seperti sedang bersama umi" ucapku tertunduk sedih.


tiba tiba ummah memeluk ku "koe iki wis tak anggep putriku dewe ir, gausah sungkan karo ummah yo" dengan mengelus-elus punggungku.


saat aku mengedarkan pandangan di sekeliling saat di peluk ummah tiba tiba mataku menemukan sosok pria yang berdiri di sebelah pintu kamar yang berada tidak jauh dari ruang kluarga itu " hah dia kan si singa galak, aduh malu aku" gumamku, mungkin dia menyadari aku sudah melihatnya, si singah galak itu dengan cepat masuk ke dalam kamarnya. aku tersenyum melihatnya juga malu.


"oh iyo nduk" titah umah dengan melepaskan pelukannya " tadi umimu telpon, katae minggu depan Insyaallah sambang rene, tapi umimu takut koe malah gak krasan njaluk muleh, tapi nyawang saiki kyok ngne aku yakin seratus persen wis kerasan to hehe"


(tadi umimu telvon, katanya minggu depan Insyaallah berkunjung ke sini, tapi umimu takut kamu malak gak betah minta ikut pulang, tapi melihatmu sekarang kaya gini aku yalin 100 persen sudah betah hehe) .


"loh nggeh ta ummah, jam pinten umi telvon, kulo kangen umi ummah" jawabku antusias


"tadi sore, salame kamu sing kerasan di pondok, gak boleh nakal katanya hahaha, mosok kok cah ayu kalem e ngeene iso nakal yo nduk"


aku hanya tersenyum malu mendengar omongan ummah.


"nggeh pun ummah kulo pamit balik kamar nggeh"


"wis mangan malem ta nduk, kene ayo bareng-bareng umah buya karo gus e mangan malem"


"em mboten ummah, sampun di tunggu rencang-rencang (teman teman) di kamar makan sareng-sareng"


"haduh kalau aku makan disini bisa bisa ketemu singa galak lagi hihh ga maulah"gumamku


"oh yowis, kapan kapan kudu gelem yo melu mangan kene, yo wis kunu nang balik, jogo kesehatanmu nduk"


"nggeh ummah"


aku bersalaman dan pamit untuk balik ke kamar


"assalamualaikum"


aku pergi meninggalkan ndalem menuju kamar.

__ADS_1


heheheh gimana nih teman,,, jangan lupa like komen dan vote ya, jangan lupa juga kritik sarannya karna saya juga masih belajar nih.


__ADS_2