
Pagi hari yang menyingsing, di kota kecil, beberapa pria dan wanita bekerja membersihkan sebuah resto. Dia dan kawan-kawannya. Mereka kompak bekerja sama karena di restoran itu akan ada tamu penting berkunjung dari ibu kota besar, dan itu orang penting. Jadi untuk itu mereka akan membuat kesan baik untuk tamu mereka.
"Pagi pak!" sapa mereka melihat bosnya datang lebih awal, yah tentu saja. karena pria itu akan menyiapkan berkas penting kerjasama nya. Pria itu masuk ke dalam ruang nya. setelah mempersiapkan berkas apa saja yang harus dipersiapkan. ia membuka hp nya dan melihat sesuatu. ia melihat foto saja. Adnan merasa kangen dengannya sudah setahun mereka tidak bertemu, mereka sering memberi kabar dengan pesan saja. Sebentar lagi saja sudah selesai, ia ingin memberi nya nanti kejutan dengan hadir di acara wisuda nya.
Di luar sana, seseorang mengintip, ia melihat itu tersenyum! dara yah Dara jadi semangat melihat senyum pria itu, setelah pria itu berdiri dan masuk ke dalam kamar kecil dara malah masuk dan mengambil hp Milik bosnya ia penasaran ada apa dengan hp ini, siapa yang bosnya lihat hingga tersenyum.
"wanita kuno!" gumam dara tak percaya dan kaget, dengan perasaan marah dan kesal ia menghapus semua foto saja dan juga kontak saja, sebelum itu ia sengaja memblokir nya terlebih dahulu supaya mereka tidak saling memberi kabar. memang kurang ajar dara. Melihat pintu segera terbuka dara juga segera meletakkan hp itu dan keluar dengan cepat.
Pria itu kembali ke meja, ia memeriksa hpnya kembali namun ia belum sempat melihat foto saja kembali.
Tok tok ...
"Permisi! silahkan masuk pak!" salah satu pegawai pria yang tak lain Kevin datang mengantar kan klien ke ruangan pak Adnan.
"Silahkan duduk pak," Adnan mempersilahkan kedua pria itu duduk di sofa ruangan nya.
"Terimahkasi!"ucap bapak itu dengan ramah, diikuti oleh asisten nya duduk di sampingnya.
Pria itu melihat jam tangannya
"kita mulai saja ya,"
"Baik pak! silahkan." Adnan mempersilahkan asisten manajer itu untuk mulai membacakan kontrak kerjasama mereka.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Karin bangun! sudah pagi! saja berusaha membangun kan sahabatnya yang masih tidur, dia sudah rapi hendak ke kampus sedang Karin masih enak-enak tidur.
"Aku masih ngantuk! kamu duluan saja!"ujar Karina yang memelas di tempat tidurnya tampa membuka matanya, ia malah menarik selimut dan menutupi tubuhnya.
"Hem baiklah! ingat jangan bangun kesiangan! nanti kamu penyakitan !"ujar saja sebelum pergi
"iya,"teriaknya.
Pagi ini matahari terasa terik, beberapa langkah dari lorong kontrakan nya, saja mampir di warung kecil dan membeli sebotol minuman,ia berdiam diri sebentar meminum nya kemudian melanjutkan jalannya.
Sisa minuman ia masukkan ke dalam Tote bag nya. Setelah sampai saja menyerahkan perbaikan laporannya, lalu ia menuju ke kantin, untuk sekedar minum teh dingin.
"Mbah! teh nya satu ya!"ucap nya setelah duduk santai di kursi kantin.
"Siap! tunggu bentar yah,"
__ADS_1
Hah saja menghela nafasnya, ia menoleh ke arah tasnya yang ia letakkan di atas meja, saja membukanya dan mengeluarkan sebuah buku novel " Garis takdir" yah novel itu berjudul garis takdir. saja mulai membukanya dan membacanya sedikit demi sedikit.
"Kasihan sekali!" gumam saja setelah berhasil membaca satu bab, ntah kenapa ia terhanyut dalam buku itu, ia ikut merasakan apa yang dirasakan oleh pemeran utama di dalam novel itu, seorang anak remaja yang ditinggal pergi ibunya untuk selamanya. Saja bersyukur untungnya ia masih punya orang tuanya, sehingga ia tidak hidup menderita.
"Ya tuhan lindungi selalu Abi umi ku! aamiin!"saja menyudahi aktifitasnya dan menyimpan buku itu, ia takut semakin sedih. Mengenai dari mana ia mendapatkan buku itu, dari sahabatnya Karin.
"Silahkan dinikmati neng!"
"Terimakasih Mbah!"
"Sama-sama cantik!' goda wanita sengaja dan mengedipkan matanya.
...----------------...
"Terimahkasi pak telah memilih tempat makan kami! padahal jika disandingkan dengan restoran lain masih kalah jauh. Adnan memberi salaman pada mereka secara bergantian.
"Sama-sama justru saya senang bapak mau bekerjasama dengan saya, dan yah! pria itu mangut-mangut.
"Saya yakin bapak bisa membangun restoran anda dengan terkenal sampai ke luar daerah."
"Aamiin insya Allah pak."
"Mari pak!"ujar asisten bapak itu.
Adnan mengantar mereka sampai di luar dan melihat' kepergian mereka. Semoga saja ini awal yang baik untuknya, ia mendapatkan suntikan dana yang terbilang besar, dengan begitu ia bisa membuka restoran lagi.
......................
"Assalamualaikum!"seseorang datang menghampiri saja.
"Waalaikumussalam!"
"Saja! bisa kita bicara sebentar!"ucap pria itu duduk di depannya.
saja menatap sebentar pria itu, ia melihat jika rehan seperti ingin mengatakan sesuatu yang penting.
"Mau bicara apa!' gumam saja.
"Begini saja, mulai dari awal kita bertemu sebelumnya, aku itu sudah suka sama kamu.."terus terang pria itu.
Bagh! hp saja terjatuh ia tak sengaja menyenggolnya.
__ADS_1
"Astaghfirullah hp ku!" saja memungut hp nya, ia menghela nafasnya "untung tidak pecah."gerutunya merasa aman.
"Bagaimana saja! kamu mau kan!"pria itu penuh harap padanya.
"Mas bicara apa! dan mau ngomong apa tadi!"saja malah balik bertanya, ia melihat menunggu apa yang hendak pria itu katakan, namun tak ada apapun yang ia dengar.
Saja tersenyum" Aku tahu sebenarnya mas itu suka kan sama Karin! ia kan mas! " tebak saja menerka-nerka, saja mana tahu jika pria itu menyukai nya, ia tak mendengar pria itu barusan mengatakan perasaannya. saja mala yakin betul jika pria ini menyukai sahabatnya. Buktinya saja waktu itu, ia sengaja mengajak Karin makan di cafe, tapi Karin malah mengajak nya juga, dan juga sebelumnya ia pernah memergoki mereka berada di taman kampus, waktu ia mencari Karin. Ia tidak salah lagi.
"Bukan! bukan seperti itu! yang aku suka itu!". pria itu bingung, kenapa saja mengatakan seperti itu, Yang ia suka kan wanita di depannya itu.
"Mas! kayaknya kita kelamaan ngobrol deh, aku harus pergi! permisi yah!" saja menarik tasnya berlalu sebelum itu ia membayar pesanan nya.
Hah! saja menghela nafasnya dari jauh ia melihat pria itu dengan bingung, ia tak percaya jika pria itu ternyata menyukai dirinya, pantas saja dari awal pria itu suka membuntuti nya, tapi apa ia salah dengar tadi yah, sedari tadi saja hanya pura-pura tidak mengetahui pembicaraan pria itu, ia sudah punya seseorang di hatinya, dan pria itu orang baru yang tidak tahu asal usulnya karena ia memang tidak mengurusi jati diri seseorang.
Saja mengeluarkan hp nya ntah kenapa ia teringat pria itu, ia ingin mendengar suaranya, selama ini mereka hanya berkomunikasi lewat pesan karena terlalu sibuknya, tapi sekarang tidak lagi, semuanya ia sudah selesai kan.
Nomor yang anda tuju sedang dialihkan.
Nomor yang anda tuju sedang dialihkan
saja berulang kali menelpon pria itu tapi hasilnya masih tetap sama.
Saja sedang memikirkan sesuatu" Apa maksudnya ini"bingung nya, tidak biasanya seperti ini. Saja mencoba berpikir saja. ia beralih ke sebuah aplikasi hijau. Dan mencoba mengirim pesan tapi pesan nya tidak bisa terkirim.
"Ada apa dengan mas kai! kenapa sulit sekali dihubungi yah!"
"Apa aku bertanya aja sama elisa yah!" gumam saja, elisa merupakan sahabat nya di kampung.
"Tapi kan Elisa di luar daerah!"katanya kembali mengingat jika ternyata sahabatnya itu belum kembali dari kampung Omanya.
Suara adzan sore berkumandang saja melangkah dan segera menuju mushollah kampus nya. ia menuju tempat wudhu wanita. Setelah selesai ia segera masuk ke dalam mesjid dan melaksanakan kewajibannya.
"Assalamualaikum Wr."
"Assalamualaikum Wr."
Ya tuhan yang maha pengasih lagi penyayang, terimahkasi atas segala sesuatu yang engkau berikan pada hamba ya Allah, terimahkasi ya allah engkau telah memudahkan urusan hamba menjadi lebih mudah, tanpa campur tangan engkau hamba mungkin tidak akan lulus ujian.
Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina 'adzabannar. Aamiin aamiin ya Rabbal Al Amin.
Saja menghela nafasnya lega setelah selesai mengerjakan shalat ia ke luar dengan wajah sangat cerah. Saja kembali ke perpustakaan dan duduk sambil memainkan hpnya. ia menjelajahi sosial media tentang Islam dan kehidupan, ia paling suka tentang hal itu, karena ia akan mendapatkan ketenangan dan banyak pengetahuan. Ia juga suka membuat questory tentang kehidupan dan Islam, tapi ia lebih suka menjelajahi snack video, ia memiliki akun bernama karmila135 ( promosi🙏 tolong dibantu follow manteman)
__ADS_1