
Setelah kembali dari dimensi lain, Rasyid muncul kembali ke kamar rumah sakitnya
Setelah tiba , Rasyid melihat ke arah jam untuk mengetahui sudah berapa lama dia meninggalkan kamar rumah sakit
"Huh? tunggu dlu, apakah jam ini rusak?" kata Rasyid
"Seharusnya sudah beberapa jam berlalu setelah aku pergi dari sini, tapi ini.... "
Kenyataannya adalah tidak ada waktu yang terbuang selama dia pergi dari dunianya, dengan kata lain, dia kembali tepat setelah pergi dari dunianya.
"Mungkinkah waktu di sini akan berhenti sementara aku pergi ke dimensi lain?" kata Rasyid
"Hei nak, apakah kamu terlalu meremehkan ku? dimensi lain itu merupakan tempat yang diciptakan dengan kekuatan ku, tentu saja waktunya berhenti di sini" Kata Gig singkat
"Hei Gig, bukankah dimensi lain itu merupakan ciptaan sistem? aku tidak tau ini ada sangkut pautnya dengan mu" balas Rasyid
" Haah??, hei nak, menurut kamu sistim yang kamu bicarakan apa? dia hanyalah sebatas crimson tear yang berfungsi menghubungkan aku dan kau, diluar itu baik itu merchant, room, edible, dan lain lainnya yang di dalam dimensi lain dan inspeksi bukanlah kekuatannya" Sindir Gig
"Baiklah, baiklah Gig, aku tidak akan berdebat dengan mu, aku percaya dengan kata2 mu" kata Rasyid sambil memejamkan matanya ngantuk
"........" Gig
Setelah jam 11 malam, orang tua Rasyid Orland dan Vita kembali ke rumah sakit setelah membereskan beberapa pekerjaan rumah mereka
" Syid , apakah kamu sudah bangun?" Vita , ibu Rasyid bertanya lembut
"Ya bu, baru saja bangun " Kata Rasyid
"Syukurlah kamu sudah siuman nak" Ibu Rasyid legah dengan siumannya Rasyid, begitu juga ayahnya Rasyid, tapi...
"Nak, kamu harus bersiap siap nak, karena kita tidak tau apakah ada gempa lagi pada akhir minggu ini" Kata ayah Rasyid, Orland
Mendengar hal ini Rasyid tersenyum dan menjawab " tenang yah, seharusnya tidak akan ada gempa hari ini" kata Rasyid sambil melihat sistim
'Time : 3 minggu '
"Kenapa kamu begitu yakin sayang?" Tanya Ibu Rasyid
"Hanya perasaan bu, aku pikir gempa yang seperti itu tidak mungkin akan datang secara teratur tiap akhir minggu,apalagi ini sudah mau masuk gempa ke 4 sejak gempa pertama terjadi " Kata Rasyid
"Yah, kita tidak tau pastinya syid, lebih baik kita berhati hati terhadap semua kemungkinan yang mungkin terjadi" Kata Orland
Setelah beberapa waktu mengobrol ringan dengan keluarganya, tidak terasa waktu hanya tinggal 1 menit lagi sebelum terjadinya gempa, semua orang di rumah sakit gugup namun tidak ada yang mengungsi
setelah 1 menit berlalur
"............ " Semua orang
setelah 5 menit lagi menunggu
"............" semua orang
__ADS_1
satu jam telah berlalu dari waktu biasanya gempa datang
"Benarkan bu , seperti yang kubilang, gempa itu tidak akan datang kali ini" kata Rasyid yang sudah mengetahui hal ini
"Hmm ya nak, nampaknya kali ini gempa itu tidak datang" Kata Ibu Rasyid tersenyum
Di sisi lain Orland terlihat semakin khawatir dibanding legah
"Yah , ada apa? kenapa ayah terlihat khawatir?" Tanya Rasyid
"Syid, mungkin banyak yang tidak sadar apa arti dari gempa ini, tapi ayah mu ini sadar betul, bahwa gempa tersebut menandakan peralihan dunia, dimana seharusnya gempa kali ini adalah gempa yang menghilangkan tempat tempat misterius itu, tapi klau gempanya tidak muncul lagi apakah tempat tempat misterius yang dipenuhi oleh monster itu akan tetap ada selamanya?" kata ayah Rasyid khawatir
mendengar pendapat dari ayah rasyid, ibu rasyid menjadi khawatir memikirkan hal itu, namun tidak dengan Rasyid yang bisa meiihat kapan waktu gempa akan terjadi
"Yah, tidak usah terlalu dipikirkan, semakin lama ayah memikirkannya hanya akan semakin menambah beban pikiran ayah, jika gempa tidak kunjung tiba bukannya kita hanya perlu menjalaninya bersama sama seperti biasa yah? " Kata Rasyid tersenyum
Melihat anaknya yang tetap tenang di situasi ini, Orland menjadi lebih tenang
"Yah, mari kita jalani bersama sama kalau begitu" Kata Orland
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Keesokan harinya, dini hari
"Syid, ibu dapat sms dari sekolah. Hari ini kalian tidak akan ada pelajaran , tapi pihak sekolah hanya akan memberikan pengumuman terkait dengan kebijakan sekolah mengenai insiden sebelumnya. Untuk itu Ibu rasa Rasyid tidak perlu ke sekolah, dan fokus pada pengobatan mu syid" kata Vita
"Bu, rasyid sudah baikkan bu, jadi rasyid rasa rasyid sudah bisa keluar dari rumah sakit hari ini bu"
"Ya bu, rasyid yakin bu. Rasyid perlu ke sekolah bu untuk mengetahui apa yang ingin disampaikan oleh pihak sekolah" Kata Rasyid
"Baiklah kalau begitu pendapat rasyid, biar ibu dan ayah yang mengurusnya" Ibu dan Ayah Rasyid pergi keluar untuk mengurus pemulangan Rasyid
Setelah beberapa saat ibu dan ayah rasyid kembali dan membawa rasyid pulang
---------------------------------------------------------
Jam 6.45 pagi rasyid berangkat ke sekolah diantarkan oleh ayahnya, seperti biasa rasyid masih melihat keberadaan 5 roh bertutupkan jubah yang terbang di sekitar motor
Karena penasaran , rasyid jadi ingin bertanya
"Yah, apa ayah pernah belajar bela diri?" tanya rasyid
"Huh, apa syid? ayah tidak dengar" kata ayah rasyid
(apakah ayah budek atau pura pura tidak dengar?) pikir rasyid
sekali lagi rasyid mengulangi pertanyaannya
"Oh bela diri? ayah pernah ikut bela diri di dusun ayah dulu, tapi sudah lama tidak lagi" jawab ayah rasyid
(Bagaimana aku bisa percaya?) kata rasyid, ia berpikir ayahnya masih tidak mau memberitahunya
__ADS_1
setelah sampai ke sekolah, rasyid duduk di teras dekat dengan lapangan, karena tidak ada pelajaran ia tidak perlu meletakkan tas nya di kelas sebelumhya
" Hei , kamu rasyidkan " seseorang memanggil dari belakang rasyid
Rasyid melihat ke belakang untuk melihat orang yang memanggilnya
" Kamu adalah? " Rasyid bingun, karena yang memanggilnya adalah wanita cantik dengan hidung pesek, kuliny coklat dengan rambut panjang dan tampak langsing
"Oh kamu lupa dengan aku teman tk dan sd mu? yah walaupun hanya dua tahun awal di sd yang sama seharusnya kamu tidak lupakan?"
"...." Rasyid hanya menggelengkan kepala
" hmm, baiklah kalau begitu , mari berkenalan ulang , aku shereen" katanya sambil mengulurkan tangan untuk bersalaman
"Huh !? shereen!?" kata Rasyid terkejut
ia ingat nama itu, tapi yang ia ingat bukan seperti gadis didepannya, yang ia ingat tentang sheeren bahwa shereen itu hanyalah gadis gemuk yang pesek dan sangat suka makan, ia juga menjadi sababat dari wanita yang sangat baik terhadapnya
" Ya aku shereen, senang bertemu dengan mu syid " Shereen berkata sambil tersenyum
" Senang bertemu dengan mu juga rhen" kata Rasyid
setelah berbincang bincang, rasyid pun tau bahwa shereen baru saja kembali dari pulau pusat, ia dipulangkan dan dipindahkan sekolahnya karena ibunya takut terjadi apa apa terhadapnya, apalagi ayahnya telah tiada akibat serangan monster yang ada di sana.
Setelah beberapa saat berbincang akhirnya pengumuman dari sekolah pun dimulai.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nama: Rasyid Alfariz
Lv; 3
Class: -
Hp: 120/135
Stm: 115/150
Atk : 44
def : 27
hit : 25
int : 17
Spd : 30
Res : 20
GP: 270
__ADS_1