Semua Orang Level Up Dengan Membunuh

Semua Orang Level Up Dengan Membunuh
BAB 28


__ADS_3

Di tempat gelap, dimana terdengar suara aliran sungat yang deras di belakangnya.


Rasyid dan para anggota membernya saat ini sedang beristirahat dalam rangka memulihkan stamina mereka yang hilang setelah pertarung beberapa saat yang lalu.


"Walaupun sedang beristirahat, tetaplah mengawasi pemandangan sekitar, pastikan tidak ada yang menyerang selagi kita beristirahat" Kata Rasyid kepada anggota membernya


sebelumnya Rasyid sudah mengamati tingkat staminanya setelah pertarungan sebelumnya, ia mendapati saat mengecek status dalam pertempuran status staminanya saat menginjak angka 50 berubah menjadi warna kuning, dan kembali berubah putih setelah meminum potion stamina. ia juga menyadari saat status staminanya turun hingga 50, status yang lainnya juga ikut terpengaruh dan membuat status pertempuran Rasyid juga ikut turun, oleh karena itu segera setelah pertempuran selesai ia langsung memutuskan untuk istirahat


Beberapa saat setelah istirahat stamina Rasyid telah berhasil menyentuh 80 point dan ia akan melanjutkan istirahatnya sebanyak mungkin sebelum musuh menyerang


[ Defense anda turun sebesar 50% ]


[ Defense member anda turun sebesar 50% ]


!!


"Kita diserang !! bersiap siap"  kata Rasyid meresakan kerentanan terhadap fisiknya, ia segera menyiapkan membernya


saat menyadari dia diserang, Rasyid segera mengecek kembali peta sistim untuk menemukan keberadaan si penyerang, namun ia tidak bisa melihatnya. dugaannya , yang menyerang mereka saat ini adalah seorang mage yang telah melepaskan sihirnya dari tempat yang berada diluar jangkauan peta sistim


"Sial, akan sulit menyerang kalau tidak tau dimana lokasinya" kata Rasyid


Dan tiba tiba, tidak lama setelah defense Rasyid dan membernya turun, ia dikejutkan dengan serangan lain dari mage tersebut. tiba tiba muncul pola sihir pentagram merah di atas rerumputan yang melingkupi seluruh tempat sejauh 10 meter ,


"Sial, ini terror blaze" kata Rasyid menyadari serangan berbahaya itu


Boom !!


tiba tiba Rasyid dan membernya terkena ledakan keras dari sihir pentagram tersebut


[-60 hp ]


[ Healer telah terbunuh ]


[ Mage 1 telah terbunuh ]


[ Mage 2 telah terbunuh ]


"Huuk hukk" Rasyid terbatuk batuk setelah berhasil bertahan dari ledakan itu


(Sial, kenapa harus bertemu mage) kata Rasyid dalam hati kesal


menyadari mage tersebut telah membunuh member Rasyid, termasuk healer yang bisa menyembuhkannya, ia segera meminum potion examine dan berhasil kembali memulihkan kesehatannya


[ +50 hp ]


Setelah memulihkan beberapa kesehatannya, Rasyid segera fokus mencari keberadaan musuh.


ia tau dari gamenya kalau setiap mage hanya bisa menggunakan satu kali colusion yang dapat menurunkan defense sebesar 50% dan satu kali penggunaan terror blaze yang digunakan untuk menyerang musuh dari jarak jauh.


(Aku tidak bisa berdiam diri saja , aku harus menyerang) pikir Rasyid


"Yang tersisa dari mage saat ini hanyalah menyerang langsung jadi..."


segera Rasyid mempersiapkan api onyxnya untuk merespons dan membalas serangan mage yang akan menyerangnya. ia mengumpulkan seluruh energinya ke dalam pedang onyxnya yang bewarna hitam pekat.dan setelah mengumpulkan banyak energi. pedang tersebut berubah warna menjadi merah panas seperti layaknya logam yang sedang ditempa dalam api yang membara..


Tidak lama setelah itu, benar saja akhirnya si mage mendekat dan masuk ke dalam area peta sistim.


Sesaat setelah ia masuk ke dalam lingkup peta sistim ia langsung menyerang menggunakan mantra api persis sama seperti yang dilakukan para magenya yang telah terbunuh. walaupun begitu, Rasyid juga tidak tinggal diam, ia juga segera melepaskan api onyx yang sebelumnya telah dia tahan

__ADS_1


"Terbakarlah KAU BERENGS*K !!!" kata Rasyid marah


WHOSSS !!


Energi pedang yang telah lama dipendam tiba tiba dikeluarkan dalam bentuk yang telah dikompresi sekecil mungkin. Api Onyx tersebut meraung melesat ke arah si mage tersebut.


namun sebelum menyerang mage tersebut , api onyx yang telah dilepaskan harus berhadapan terlebih dahulu dengan sihir api si mage.


Whiss !!


TIdak ada hal yang mengejutkan , Api onyx yang telah dikompresi Rasyid melesat dan menembus sihir api tersebut layaknya tahu yang lembut dan langsung memecahkan sihir api tersebut. sihi api tersebut pun langsung menyebar setelah tertembus oleh api onyx yang masih melesai menuju si mage.


SI mage yang telah melihat sihir apinya tertembus tidak tinggal diam, ia langsung melompat ke samping kanan untuk menghindari serangan api onyx.


BOOOMMM !!


Namun sayangnya, hindaran tersebut sedikit terlambat , ia masih terkena serangan api onyx yang tiba tiba meledak seketika setelah menemui lengan kirinya


Crassh !!


Mage tersebut terpental dan berputar putar di udara setelah terkena ledakan tersebut, sedangkan tangan kirinya tampak telah musnah terbakar oleh ledakan tersebut


"rasakan itu !! hahah" kata Rasyid keras setelah berhasil mengenai musuhnya.


(Hei nak, kenapa begitu senang? kejar dia, dia belum m*ti ) kata Gig mengingatkan


menyadari peringatan tersebut , Rasyid langsung mengejar mage itu. ia  langsung berlari lurus untuk menyerang langsung si mage dan tidak memberikan ia kesempatan untuk merapalkan mantra


BAM !!


"Argh, sial , aku baru ingat ada barrier di sini" kata Rasyid


(Sial kau berngsek, nyawaku terancam saat ini dan kau masih begitu santai) jawab Rasyid menggerutu


(HAhaaha, bukan urusan ku kau mati disini atau tidak, ini domainku, jika kau mati disini, aku bebas) Jawab Gig


(DASAR KAKEK TUA) kata Rasyid


(Hei nak, siapa yang kau sebut tua !!)


Rasyid yang tidak ingin meladeni GIg langsung menyiapkan serangannya, namun kali ini berbeda dari api onyx,  ia saat ini ingin melepaskan kekuatan yang lebih kuat dari api onyx untuk memastikan kematian si mage.


(walaupun berisiko, aku harus melakukannya) pikir Rasyid bertekad, sambil perlahan menutup matanya


(hoo, kau mencoba melakukannya nak,.. aku menantikannya) pikir GIg


di sisi lain, setelah beberapa saat terpental dan berputar akhirnya si mage berhasil berhenti, dan tidak lama setelah itu. ia segera bangkit kembali, tampak luka bakar telah menggerogoti seluruh tubuhnya. namun walaupun begitu si mage tersebut tetap mampu berdiri dan ingin menyerang Rasyid kembali,


kali ini tidak seperti sebelumnya, kali ini si mage terlihat serius dan langsung mengeluarkan mantra terkuatnya. ia perlahan lahan menggerakan tongkat sihirnya dengan tangan kanan yang berhasil selamat, ia menggerakan tongkat sihir diudara seolah olah sedang melukis dengan tongkat tersebut.


Set !


Set ! Set ! Set ! Set !


ia langsung menciptakan lingkaran sihir pentagram di udara.


kembali ke Rasyid, saat ini dia telah membuka matanya kembali, namun tampak ada yang berbeda dari dirinya saat ini. ia tampak serius setelah membuka matanya kembali


"Kekuatan terkutuk.." kata Rasyid dengan pelan dan dalam

__ADS_1


" LEPASKAN !! "


Boomm !!


Sesaat setelah Rasyid mengatakan itu, tiba tiba banyak partikel hitam gelap muncul dari bawah kakinya , bersamaan dengan itu tampak rambut Rasyid yang rapi mulai terangkat sedikit demi sedikit selayaknya ada angin yang berhembus dari bawah dan tampak wajah rasyid menikmati hal itu.


Partikel partikel hitam gelap yang mucul, secara cepat mulai membentuk bulatan hitam pekat. setelah beberapa saat bulatan hitam pekat tersebut akhirnya menelan seluruh tubuh Rasyid.


sekiilas tidak ada yang spesial dari bulatan hitam pekat tersebut namun bila diperhatikan baik baik , akan terlihat bahwa bulatan tersebut memancarkan sedikit cahaya kehitaman. dan bola hitam tersebut secara bertahap terbang ke atas langit.


DI sisi lain, si mage yang telah melihat kejadian itu tampak tidak terpengaruh sama sekali, ia memfokuskan mengumpulkan seluruh sihirnya ke dalam pentagram tersebut. dan akhirnya


"IGNOZ ZENOSS !!" teriak mage saat melepaskan sihir terkuatnya


-------------------------------------------


Nama: Rasyid Alfariz


Lv; 4


Class: -


Hp: 111/163


Stm:  65/182


Atk  :   52


def  :  35 > 18


hit   :  32


int   :  24


Spd : 37


Res : 25


GP: 480


Summon :


Mage 1&2 (Lv 4, Mat (sementara))


Healer (Lv 4, Mat (sementara))


Dukung terus "Semua orang level up dengan membunuh" dengan cara:


Like


Komen


Vote


Hadiah


dan Favorit agar tidak ketinggalan update terbarunya


"Terimakasih telah setia hingga chapter ini"

__ADS_1


__ADS_2