Semua Orang Level Up Dengan Membunuh

Semua Orang Level Up Dengan Membunuh
BAB 27


__ADS_3

DI suatu tempat di malam hari tanpa adanya cahaya bulan, dimana terdapat sungai yang memiliki arus yang deras, rerumputan yang menyelimuti permukaan tanah dan pepohonan lebat yang lebat.tidak jauh dari sungai


Mendesing !


Rasyid tiba tiba muncul lima meter tidak jauh dari sungai. setelah sampai di sana ia langsung menyadari bahwa tidak ada cahaya sama sekali saat ini.


Beep !!!


(Kondisi menang: kalahkan room tyrant)


"Gawat, terlalu gelap di sini" kata Rasyid tidak bisa melihat


karena sulit melihat di tempat yang gelap, ia memutuskan untuk bergerak dan mengecek apakah ada yang bisa digunakan sebagai sumber cahaya. walaupun dalam keadaan gelap Rasyid sudah bertekad sebelumnya bahwa ia harus tenang dalam menghadapi segala kondisi yang akan terjadi.


"Hmm, dibelakang ku terdengar suara sungai, tapi kedengarannya cukup deras jadi sebaiknya aku pergi ke arah sebaliknya" Kata Rasyid memutuskan tujuannya


Bam !!


namun tepat setelah berjalan 10 meter lagi Rasyid berjalan, ia menemukan bahwa dirinya tidak bisa melanjutkannya karena terdapat barrier yang menghalanginya di sana.


ia memutuskan untuk bergerak ke arah kanan dan menghindari barrier tersebut


Bam !!


"Aww"


Rasyid terduduk setelah menabrak barrier itu.


Lagi lagi ia menemukan barrier di jalannya dan tidak bisa melanjutkan, ia memutuskan untuk berjalan ke arah kebalikannya.


twing !


Setelah dua kali menemukan barrier dengan cara menabraknya, Rasyid belajar dari kesalahan, ia lebih berhati hati


saat bergerak ke arah tersebut dan akhirnya menyentuh barrier kembali setelah meraba raba sepanjang jalan


"Wah tampaknya aku tidak bisa keluar dari barrier ini, dan hanya bisa berdiam diri" Kata Rasyid


!!


"tunggu !!, bukankah ini efek dari total revolt?! berarti total revolt ini bukanlah memiliki efek yang membatasi gerakan ku, tapi hanya membatasi wilayah tempat aku bisa bergerak. jadi begitu, syukurlah kalau begini aku masih memiliki ruang untuk menghindari serangan musuh" kata Rasyid tercerahkan


setelah menyadari total revolt bekerja dengan baik , ia juga menyadari bahwa tubuhnya sedikit lebih kuat saat memasuki tempat ini sebelumnya.


"Tampaknya item decor Flower Dance juga bekerja di area ini" kata Rasyid menyadari


"Status" kata Rasyid memastikan


Nama: Rasyid Alfariz


Lv; 3


Class: -


Hp: 135/135 > 148/148


Stm: 150/150 > 165/165


Atk  :  44 > 48


def  :  27 > 29


hit   :  25 > 27


int   :  17 > 18


Spd : 30 > 33


Res : 20 > 22


GP: 240


"Benar  saja status ku naik di area rerumputan" Kata Rasyid


[ Musuh telah memasuki jangkauan ]


!!


Segera setelah melihat notifikasi Rasyid langsung bersiap


" Mage 1 ,2 dan healer bersiap"

__ADS_1


Segera setelah mengatakan itu, dua mage dan satu healer tiba tiba muncul dan memposisikan diri seperti pertarungan sebelumnya, mage 1 dan 2 berada di belakang Rasyid (kiri dan kanan) sedangkan healer berada di paling belakang


setelah mengatur posisi membernya, Rasyid segera mengecek peta sistim untuk mencari keberadaan musuh


"Sangat gelap, namun untungnya sekarang mata ku sudah sedikit beradaptasi"


Rasyid yang sudah mulai beradaptasi dengan gelapnya malam akhirnya mengetahui keberadaan musuhnya melalui peta sistim.


"Yang bisa kudeteksi saat ini ada tiga musuh yang sudah masuk jangkauan, satu yang dekat saat ini kemungkinan tiba dalam 20 detik, sedangkan dua yang lainnya kemungkinan tiba dalam 1 menit" kata Rasyid memprediksi


setelah mengetahui posisi musuh Rasyid bersiap siap untuk melawan mereka, ia berniat menggunakan api onix untuk melakukan instan kill terhadap musuh yang paling dekat.


Rasyid mengambil ancang ancangnya, ia mengarahkan pedang onyxnya ke arah musuh yang mendekat dan sedikit demi sedikit memasukkan energinya ke bagian tengah pedang onix dan menekannya agar semakin padat,


Suuttt..


setelah 5 detik, energi yang telah dipadatkan siap untuk dilepaskan , sekarang rasyid hanya menunggu kedatangan musuhnya agar bisa ditargetkan


tidak lama setelah memadatkan energi tersebut, musuh yang ditunggu akhirnya tiba.


"hoo, kali ini musuhku seorang barbarian ya" kata Rasyid setelah melihat bentuk musuh yang mendekat.


barbarian memiliki perawakan dimana otot tubuh mereka yang terlihat dikarenakan tidak menggunakan baju. mereka hanya menggunakan celana berbulu dan menggunakan pedang sebagai senjatanya.


setelah barbarian cukup dekat akhirnya Rasyid melepaskan api onyx ke arah barbarian


"Terbakarlah !" kata Rasyid


Whoss !!


seketika tempat itu menjadi terang karena api onix yang ditembakkan


Boom !!


Barbarian yang terkena api onix terpental cukup jauh dengan api dan lubang besar menghiasi di bagian tengah dadanya.


[ anda mendapatkan 80 gp ]


"WOW, sangat kuat" Rasyid terkesima dengan serangannya


"Baik, selanjutnya" Kata Rasyid sambil mempersiapkan api onyx kembali


Karena api onix yang meleset, Rasyid akhirnya terjebak dalam pertarungan jarak dekat melawan dua barbarian yang telah mendekatinya., sedangkan mage 1, 2 dan healer akan membantunya dari belakang


(Mau tidak mau, aku harus bisa selamat dari sini) kata Rasyid dalam hati


Sringg !!


 Sringg !!


untuk beberapa saat hanya terdengar dentingan pedang yang saling beradu di dalam kegelapan malam., dan terkadang disertai ledakan keras yang sempat menyinari area yang gelap


"ha.. ha.. ha,. mer eka kuat, aku cepat kehabisan stamina kalau terus beradu pedang dengan mereka." Rasyid kesulitan bernafas setelah bertarung begitu lama beradu pedang


walaupun sudah beberapa saat mereka bertarung, nampaknya barbarian tidak terlalu banyak kelelahan seperti Rasyid, mereka berdua tetap fokus berduel dengan Rasyid dan memberikan damage sedikit demi sedikit meskipun terkadang mereka terkena serangan sihir api mage 1 dan 2 ,


(mereka kuat, aku harus mencari celah) kata Rasyid melompat mundur untuk meminum potion stamina yang bisa membantunya memulihkan staminanya dalam sekejap.


sedangkan di sisi lain, barbarian tidak bisa mendekati Rasyid saat ini karena jalan mereka di tutupi oleh tembakan sihir api dari kedua mage.


Boom !!


Boom !!


"Baik, terimakasih sudah mengulur waktu untukku" kata Rasyid maju kembali


kali ini dia tidak mencoba menyerang balik, dia hanya terus mencoba menghindar, dan mencoba menghemat staminanya sebisa mungkin, karena dia tidak tau masih ada berapa banyak monster yang akan datang ke lokasinya


Walaupun pada awalnya dia gagal menghindari serangan dari kedua barbarian dan menderita beberapa luka ringan dan berat, si healer akan segera menyembuhkannya saat luka tersebut sudah melewati batasnya sehingga Rasyid mampu bertahan sepanjang pertarungan dan beradaptasi dengan pola serangan mereka sedikit demi sedikit.


Akhirnya, Rasyid benar benar bisa menghindari semua serangan mereka dan memberikan perlawanan yang lebih baik terhadap kedua barbarian. Ia menghindari serangan kombinasi mereka dengan gerakan seminimal mungkin dan kemudian menebas tangan barbarian yang memegang senjata.


Whiss!!


Whiss!!


Satu persatu tangan kedua barbarian di tebas dan jatuh ke bawah dengan keadaan masih menggenggam senjatanya.


menyadari mereka sudah kalah, mereka segera berlari kembali ke dalam hutan sambil memegangi pergelangan tangannya yang sebelumnya telah tertebas


"Mau kemana kau, aku belum selesai" kata Rasyid tersenyum ngeri saat mengejar kedua barbarian

__ADS_1


Boom !!


Boom !!


kedua mage juga tidak tinggal diam saat mereka melihat kedua barbarian berlari menjauh.


menyadari mereka tidak bisa lari dari tembakan mage akhirnya mereka berbalik dan mencoba melawan balik dengan kaki dan tangan yang tersisa


Whoss


Whoss


kedua tendangan barbarian kuat dan cepat berhasil dihindari oleh Rasyid


"Hoo, kalian cukup berani untuk menyerang balik dengan kondisi seperti itu. tapi maaf aku tidak punya waktu" kata Rasyid


"Barbarian tanpa senjata, hanya kematian yang menunggu kalian"


Swwishh


Swissh


pedang hitam legam rasyid langsung menebas leher kedua barbarian


[ anda mendapatkan 80 gp ]


[level Up]


[ anda mendapatkan 80 gp ]


"wah akhirnya level up" kata Rasyid senang.


Setelah melawan kedua barbarian , Rasyid segera beristirahat mengembalikan staminanya yang hilang sebelum didatangan musuh kembali..


-----------------------------------


Status normal > perubahan status (Buff/ debuff)


Nama: Rasyid Alfariz


Lv; 3


Class: -


Hp: 121/148 > 121/163


Stm: 60/165 > 60/182


Atk  :  47 > 52


def  :  32 > 35


hit   :  29 > 32


int   :  22 > 24


Spd : 34 > 37


Res : 23 > 25


GP: 480


Summon :


Mage 1&2 (Lv 4)


Healer (Lv 4)


Dukung terus "Semua orang level up dengan membunuh" dengan cara:


Like


Komen


Vote


Hadiah


dan Favorit agar tidak ketinggalan update terbarunya


"Terimakasih telah setia hingga chapter ini"

__ADS_1


__ADS_2