Semua Orang Level Up Dengan Membunuh

Semua Orang Level Up Dengan Membunuh
BAB 36


__ADS_3

Setelah beberapa saat mengecek kondisi bandit dan memasangkan kembali tubuh tubuh bandit


"Apa kalian juga menyadarinya?" tanya max pengguna pedang besar


"...." Linda pengguna twin dagger hening dan mengangguk untuk merespon pertanyaan dari max, sama dengan Giant pengguna gada besar.


"Kita tidak bisa dengan jelas memastikannya, tapi nampaknya orang orang yang membunuh bandit bandit ini adalah orang orang dari pemerintahan." kata max


"Umm , Aku setuju dengan mu max, lengan dan kaki yang terputus ini merupakan salah satu bukti adanya keterkaitan potion saat mereka membunuh bandit bandit ini. Namun bukankah benar benar pemborosan untuk menggunakan 2 potion kepada para bandit ini?" kata


"Kacau, itu benar benar pemborosan, kalau mereka punya sebanyak itu, setidaknya mereka harus membagikan kepada ku satu botol bukan?" kata GIant


"....." dua yang lainnya terdiam mendengar ucapan Giant


"Baiklah, sudah cukup, mari kita bawa bandit bandit ini ke markas, aku juga harus melaporkan mengenai potion ini" kata Max


akhirnya setelah mengangkut keseluruhan dari mayat mayat bandit, kelompok trio tersebut berangkat kembali menuju asosiasi untuk melaporkan apa yang terjadi


---------------------------------


Beberapa saat, waktu kelompok trio sampai di tempat "penelitian" Rasyid, Rasyid telah kembali ke sekolahnya. ia berniat untuk kembali ke kelas dan melanjutkan pelajarannya, tapi sebelum itu tentu dia tidak lupa mengecek keadaan shereen terlebih dahulu.


sesampainya di UKS, Rasyid bertanya kepada petugas apakah ada Shereen di ruang UKS tersebut, dan benar saja Shereen masih ada di sana. Rasyidpun masuk ke dalam UKS untuk melihat keadaannya.


"Ren, Gimana?" tanya Rasyid


"Rasyid !!" Shereen terkejut melihat Rasyid, ia berpikir mungkin Rasyid berada dalam keadaan yang buruk setelah ia kembali ke sekolahan, tapi tampaknya justru Rasyid dalam keadaan yang baik baik saja.


"Maaf ren, aku tidak sengaja mengejutkan mu" Kata Rasyid


" mm, tidak apa apa Syid. jadi bagaimana hasilnya?" Tanya Shereen


" Sudah beres kok" kata Rasyid sambil mengangkat jempolnya


mendengar hal ini, Shereen menghela napas lega, ia berpikir bahwa pihak Asosiasis bertindak lebih cepat dari apa yang dibayangkannya sehingga bisa membantu Rasyid tepat pada waktunya. namun tentu semua dugaannya salah karena semua bandit itu telah terbunuh oleh tangan Rasyid sendiri tepat sebelum pihak Asosisasi muncul


Rasyid yang tidak mengetahui apa yang dipikirkan Shereen, mengajak Shereen kembali ke kelas dengan niatan melanjutkan pelajarannya.


Shereen yang mendengar ajakan Rasyid, mengangguk dan menyetujui ajakan Rasyid, mengingat semua lukanya juga sudah sembuh jadi tidak ada masalah untuk kembali ke kelas..


----------------------------------------------------------


Kelompok trio yang telah berangkat kembali menuju Asosisasi akhirnya sampai kembali ke Asosiasi dengan membawa beberapa mayat bandit. perlu diketahui bahwa terdapat 2 gerbang masuk di asosiasi, yang pertama gerbang masuk khusus bagi yang telah menyelasaikan misi dan yang kedua adalah gerbang umum yang diperuntukkan bagi orang yang ingin datang ke asosiasi.


sesaat ketika kelompok max sampai , sudah terdapat beberapa kelompok yang juga telah datang mengantri di depan gerbang khusus misi dengan membawa beberapa mayat monster, nampaknya mereka baru saja kembali setelah melakukan misi sama seperti kelompok max. mereka semua yang kembali dari misi langsung segera di tangani oleh beberapa petugas medis dan bagian pengelolaan.

__ADS_1


Asosiasi seni bela diri tentu saja memiliki fasilitas sendiri untuk anggota anggotanya, mereka tidak mungkin membiarkan para anggota yang bertugas terluka begitu saja tanpa adanya perawatan, oleh karena itu pihak Asosiasi berperan penting dalam menyediakan fasilitas dan petugas medis untuk melakukan perawatan para anggota yang terluka. sedangkan untuk bagian pengelolaan , mereka semua dibentuk dalam rangka mengelolah mayat mayat monster yang dibawa ke asosiasi, pengelolaan yang dimaksud sepeti meneliti keunggulan dan kelemahan, meneliti apakah bagian bagian tubuh mereka dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umat manusia, seperti bahan potion atau bahan pembuatan senjata dan armor, tentu saja bagi monster yang bagiannya telah diketahui kegunaannya akan diolah oleh pihak pengelolaan menjadi senjata ataupun armor , sedangkan potion masih tidak dimungkinkan bagi pihak asosiasi untuk membuatnya.


setelah memeriksa kelompok max dan tidak ditemukan adanya masalah, kelompok max langsung lanjut ke dalam untuk beristirahat, sedangkan max sendiri akan melaporkan langsung kepada atasan tentang apa yang telah terjadi.


"Kalian beristirahatlah, aku akan ke atas"kata max


Max langsung berjalan menuju meja pengelolaan misi dan informasi untuk mengkonfirmasi misinya, ia menginformasikan bahwa tugas untuk membasmi bandit telah selesai, dan ia meminta untuk bertemu langsung kepada kepala Asosiasi untuk menyampaikan informasi penting. mendengar hal ini, pihak pengelolaan misi dan informasi langsung menghubungi kepala Asosiasi David Luis untuk menanyakan prihal tersebut.


Tidak butuh waktu lama , Max di izinkan langsung untuk naik ke lantai paling atas , dimana ketua Asosiasi berada.


Max yang mendapatkan izin langsung naik ke lantai paling atas yakni lantai 9.


Tok tok tok


Max mengetuk pintu kepala asosiasi


"Silahkan masuk" suara tenang dan dalam terdengar


Max yang mendengar suara kepala Asosiasi langsung goyah dan menjadi gugup, ini semua karena kekuatan yang dibawa dalam suara itu sendiri dan ditambah ia tau bahwa kepala asosiasi sendiri merupakan orang yang paling disegani di dunia seni bela diri karena kekuatannya yang menakutkan.


setelah memasuki ruangan , Max langsung melihat ke arah meja kepala asosiasi, walaupun sudah melihat langsung ke depan tapi max tidak dapat melihat langsung wajah kepala asosiasi tersebut seolah olah pandangannya sendiri kabur.


"Ada apa?" tanya kepala Asosiasi


mendengar hal yang disampaikan max, David luis terdiam beberapa saat, namun tidak lama kemudian ia menyampaikan bahwa kemungkinan potion menumbuhkan tangan dan kaki baru itu memang ada, namun ia ragu bahwa potion yang dibuat pemerintah itu sendiri memilik keefektifan yang luar biasa seperti itu hingga bisa menumbuhkan organ baru. ia menyampaikan bahwa untuk menumbuhkan organ baru masih sangat berat bagi potion pemerintah, namun itu tidak akan masalah jikalau hanya menyambung kembali organ tersebut.


Max yang mendengar hal ini langsung mengernyitkan keningnya, sebab teori yang ia pikirkan salah.


"Jadi kalau bukan pihak pemerintah, lantas siapa?" tanya Max


"Hmm, aku juga tidak dapat memastikannya, tapi yang pasti orang yang membuat potion hingga berpotensi menumbuhkan organ baru adalah orang yang jenius, tidak, bahkan orang orang jenius yang dikumpulkan pemerintahan masih kalah dengan orang ini. kurasa wajar jika kita menyebutnya monster" kata David luis


"Monster..." Gumam max


---------------------------------------


"Baik anak anak, kita akhiri di sini, belajar yang rajin agar kalian menjadi sukses"


Setelah beberapa saat Guru keluar, David yang tampak kesal datang ke tempat Rasyid duduk


"Hei Syid, kenapa begitu lama? apa yang kalian lakukan berdua?" tanya David


----------------------------------------


Nama: Rasyid Alfariz

__ADS_1


Lv; 6


Hp: 156/156


Stm: 155/172 > 150/206


Atk  :  53 > 63


def  :  37


hit   :  34


int   :  24


Spd : 39 > 46


Res : 28 > 33


Total Gp: 2770


Summon :


Mage 1&2 (Lv 5)


Healer (Lv 5)


Legiuan Arch:


arch (Lv 3)


Mage 3&4 (Lv 3)


Silahkan Dukung terus novel "Semua orang level up dengan membunuh" dengan cara:


Like


Komen


Vote


Hadiah


dan Favorit agar tidak ketinggalan update terbarunya


"Terimakasih telah setia hingga chapter ini"

__ADS_1


__ADS_2