
Pada malam hari
Beep ! Beep !
Bunyi sms masuk di handphone rasyid
dari: Yuda
[Syid malam ini aku akan mulai latihan malam, lokasinya di lapangan belakang perumahan, klau mau datang melihat jangan lupa bawa sesuatu untuk dimakan, bye om]
yuda merupakan teman dekat rasyid yang sama sama tidak memilih kelas bela diri seperti rasyid.Yuda tidak mungkin memiliki seni bela diri lain karena sebelumnya dia sudah berlatih seni bela diri daerah pegunungan utara dan ia adalah satu satunya teman rasyid yang telah sampai ke lv 3 dengan seni bela dirinya tersebut.. Yuda memiliki tubuh stinggi 165cm dengan berat badan skitar 55kg, ia memiliki fitur wajah putih, dengan rambut lurus dan hidung mancung.
"Hmm aku penasaran bagaimana latihan malam mereka, apakah latihan malam berbeda dengan latihan pada saat matahari terbit?"
Setelah menerima pesan dari Yuda , Rasyid bersiap siap untuk berangkat ke lapangan yang dimaksud Yuda.
"Bu, Yah , Rasyid main sama Yuda dulu ya"
"Main dimana syid?" Tanya ibu
"DI belakang prumahan bu"
"Yaudah ya hati hati klau bgitu, jangan kemalaman pulangnya"
"Okee bu , tenang saja bu, Wassalamualaikum"
"Waalaikum sallam"
\===============================================================
DI lapangan belakang perumahan
Telah banyak yang datang ke lapangan dengan mayoritas menggunakan pakaian hitam
dan rasyid satu satunya yang memakai jaket abu abu di sana
"Hei syid , kamu datang" Yuda yang melihat rasyid dari jauh menyambutnya
"Yoi yud, aku cuma penasaran apakah latihan pada malam hari berbeda dengan siang hari" Kata Rasyid
__ADS_1
"Yah tentu saja berbeda syid, klau di pagi atau siang hari semua orang bisa melihat latihan kita, sedangkan di malam hari orang orang cenderung tidur di rumah mereka masing masing, dan tidak ada yang repot repot mencari tau apa yang kami lakukan, yah walaupun masih ada beberapa orang yang penasaran sih"
"Hmm emangnya kalian akan melakukan apa dimalam hari yud?"
"Ada deh, lihat saja nanti, pasti kamu ga nyangka hehe" yuda dengan bangga menyatakan
"Hoo, nampaknya kamu antusias hari ini yud"
"Tentu, soalnya ada beberapa orang hebat yang akan ikut melatih kami" jawab yuda antusian
Selang beberapa waktu kemudian seluruh anggota bela diri dibariskan di lapang termasuk yuda, sedangkan rasyid memilih untuk duduk di pinggir lapangan di bawah pohon ketapang
"hmm nampaknya rata rata anggota di sini semuanya memiliki level yang sama, apakah semuanya kebetulan terjadi atau ada metode khusus sehingga setiap anggota memiliki level yang sama ?"
Rata rata anggota bela diri yang berbaris sudah mencapai level 3 , dan hanya segelintir yang berlevel 2 dan 4. Sedangkan untuk orang orang yang membariskan anggota mereka semua rata rata berada pada level 7 dengan tanda "bayi roh penjaga gunung utara" di samping level mereka dan hanya ada 1 orang yang berlevel 9 dengan tanda disampingnya "Anak roh penjaga gunung utara", yakni ketua seni bela diri itu sendiri yang bernama Darwin
\======================================================================
DI rumah rasyid
"Bu ayah pergi keluar sebentar ya, ada yang mau ayah urus"
"Aammiin, yaudh bu , wassalamuallaikum"
"Waalaikum sallam"
\=====================================================================
Di lapangan belakang perumahan
"Baik, hari ini kita akan memulai sesi latihan malam hari, seperti sebelumnya, kalian semua akan diberikan senjata untuk melawan monster monster yang telah kami tangkap sebelumnya., untuk latihan kali ini yang akan kalian lawan adalah monster Kerbau tanduk merah yang memiliki kemampuan bertahan yang cukup tangguh, dengan serangan yang monoton, jadi untuk latihan kali ini hanya akan ada 2 orang perkelompok yang akan melawan 1 kerbau tanduk merah dan kami berikan waktu 10 menit untuk tiap satu kelompok , dan lakukan yang terbaik untuk tidak mati" Kata instruktur mereka
Setelah penyampaian dari instruktur , masing masing anggota mengambil senjata yang telah disiapkan dilapangan, sedangkan instruktur yang lainnya menyediakan 3 kandang untuk para anggota hadapi .
setelah kandang kandang siap, para anggota berbaris membentuk 2 antrian tiap kandang, mereka semua menyiapkan mental untuk menghadapi monster kerbau tanduk merah, dan tidak perduli siapapun pasangan mereka, mereka harus siap dengan diri mereka masing masing dahulu
pada gelombang pertama latihan melawan kerbau tanduk merah , semua tim dari tiga tim yang ada melewati pertarungan sengit, mereka tidak menyangka bahwa kerbau yang tampak tenang tenang saja akan begitu agresif saat mereka diserang, bahkan beberapa anggota juga mengalami patah tulang rusuk ketika tendangan kerbau melayang ke arah mereka.
meskipun demikian , ada hal ajaib yang muncul dimana setelah mereka yang terluka di bawa kluar lapangan mereka semua tampak biasa biasa saja seolah olah tidak pernah terluka sebelumnya
__ADS_1
"Luar biasa, bagaimana itu bisa terjadi?" pikir rasyid
Gelombang berikutnya juga dimulai dengan beberapa korban, sedangkan untuk gelombang gelombang akhir mereka semua bisa mencegah akan adanya cedera setelah menyaksikan teman teman mereka dari gelombang pertama.
Setelah sesi pertarungan melawan monster berakhir, para anggota yang telah keluar sebelumnya, kembali ke dalam lapangan dan di arahakn untuk melakukan meditasi.
"Baik kalian semua silahkan bermeditasi, dan renungkan juga apa yang kalian kurang dari sesi latihan ini"
Setelah beberapa saat ketika latihan malam mereka semua hendak berakhir, ada seseorang yang menggunakan topeng turun dari langit seolah olah berjalan menuruni tangga tak terlihat, dan ketika ia datang semua instruktur yang awalnya rileks menjadi tegang
"Hahaha jangan tegang, aku hanya ingin berbicara" kata orang bertopeng
Suasana yang awalnya tegang menjadi lebih rileks setelah orang bertopeng itu berbicara.
Sesaat sampai ditanah ia berbicara dengan seluruh instruktur yang ada kemudian kembali terbang menuju langit dan menghilang begitu saja
Rasyid yang sudah melihat dari awal sampai akhir, tahu itu siapa karena walaupun orang itu bertopeng ia masih bisa melihat tanda [Lv ??/ Roh Pendekar Lima Alam] di atas kepalanya
" Aneh, kenapa ayah ke sini? ..." pikir rasyid
Setelah sesi latihan malam berakhir rasyid berbicara sedikit dengan yuda
"Heheh bagaimana syid? apakah menurut mu sesi latihan malam ini sama dengan latihan siang hari?" Kata Yuda
"Haha Tentu saja tidak GOB*OK , bagaimana bisa latihan disiang hari itu sama dengan latihan di malam hari ini, aku tidak menyangka latihan kalian justru berhadapan langsung dengan monster, dan itu luar biasa"
"Iya kak, aku juga sangat terkesan saat pertama kali tau kalau latihan malam kami seperti ini"
"Btw yud, aku penasaran bagaimana anggota yang terluka bisa kembali sehat seperti tidak terjadi apa apa?"
"Owh masalah itu? itu klau ga salah kata senior ku sebelum kita mulai latihan, ketua seni bela diri kita akan menggunakan suatu ilmu yang menjadikan bagian lapngan sebagai ilusi , jadi pada intinya kami hanya berlatih di dalam sebuah halangan ilusi, dan apa yang kami rasakan juga hanya ilusi, namun tentu pengalaman yang kami dapat bukanlah ilusi" Jawab yuda
"Ooow, bisa gitu ternyata , nampaknya banyak hal ajaib yang belum aku ketahui"
"santai saja syid, nikmati saja alurnya"
Akhirnya Rasyid dan Yuda kembali ke rumah mereka masing masing
Akhir BAB VIII
__ADS_1