
Di suatu tempat yang dipenuhi dengan puing puing reruntuhan bangunan , tampak permukaannya tidak rata, seakan akan seperti telah dihantam oleh puluhan meteor pada permukaannya. dan tidak jauh dari bangunan reruntuhan tersebut tampak tumpukkan mayat mayat yang masih mengenakan seragam sekolahan. mayat mayat tersebut tampak dalam keadaan yang mengenaskan. Ada yang tubuhnya terbelah dua, ada yang dadanya remuk hingga rata dengan permukaan, ada juga yang seluruh tubuhnya tertancap ke dalam tanah dan hanya terlihat kepalanya saja yang sudah jauh terlempar dari tubuhnya.
Di tengah pemandangan tersebut hanya tinggal dua mahluk . yang satunya kecil sedangkan yang lainnya lima kali lebih besar dari ukuran si kecil.
mahluk berukuran kecil tersebut tidak lain adalah seorang anak remaja yang juga memakai seragam sekolah yang sama denga beberapa mayat sebelumnya. seragam itu sudah dipenuhi dengan koyakan hingga menyisakan sedikit saja di bagian pinggangnya, sedangkan tubuhnya sudah dipenuhi oleh luka dan darah. walaupun yang lainnya sudah tewas dan hanya dia yang berhasil selamat. ia tampak tidak jauh berbeda dari mayat itu sendiri, ia bahkan tidak bisa menggerakkan satu jaripun dan hanya bisa berbaring saat ini. walaupun demikian tatapannya masih menunjukkan bahwa ia tetap tidak takut menghadapi mahluk besar itu, justru pandangannya menunjukkan rasa kasihan dan penyesalan terhadap mahluk itu.
sedangkan disisi lain, mahluk yang lebih besar itu bisa digambarkan layaknya sesosok KING KONG. ia besar, berbulu hitam, kuat ,memiliki aura yang menindas, dan tampak tidak terluka sama sekali
(Tidak ku sangka akhirnya menjadi seperti ini, bahkan setelah menggunakan seluruh potion ku dan menyeret pertarungan ini hingga beberapa hari, aku masih tidak bisa melawanmu, kekuatan ku masih sangat kurang) katanya dalam hati menyesal
(Hei Nak, seperti yang ku tawarkan sebelumnya, jika kau mau menyerahkan jiwa mu kepada ku, aku berjanji akan memenggal kepala mahluk jelek itu untuk mu. Bagaimana? ini kesempatan terakhir kita nak) kata seseorang yang tampak berasal dari dalam dirinya
anak itu menggelengkan kepala sedikit mendengar tawaran tersebut
(Sampai akhir Gig, aku tidak akan membiarkan mu. Kekuatan mahluk ini masih bisa ditangani bila beberapa peseni beladiri dengan level tinggi bergabung. tapi kau? bahkan dengan seluruh peseni beladiri level tinggi bergabung dan mengeluarkan kodam mereka, aku yakin, tidak akan ada yang bisa menahan seperatus dari kekuatan mu apabila kamu ku lepaskan) kata anak itu
(Hei Nak, jangan bercanda, kita akan mati berdua jika kau tidak melepasku !) kata Gig kesal
"....." anak itu tidak menjawab, ia hanya mencoba mengencangkan kembali genggaman pedangnya dan mencoba untuk bangkit kembali sebelum King Kong itu menyerangnya kembali
namun sayang si King Kong tidak memberikan kesempatan apapun. Ia melompat dan mengantam badan anak itu dengan kakinya sekuat tenaga
!!
----------------------------------------
Malam hari tepatnya jam 12 malam, Rasyid yang sebelumnya telah tidur tampak tersentak dan terbangun akibat suatu mimpi buruk. disertai dengan keringat yang bercucuran ia berbaring terlentang di atas tempat tidurnya. menatap ke arah atas memikirkan apa yang terjadi di mimpinya sebelumnya
(Hei Gig, kamu melihatnya?) katta Rasyid dalam hati
(Huh ? melihat apa?) Jawab Gig
merasa ada yang aneh Rasyid bertanya sekali lagi
(Apakah kamu tidak melihat mimpiku sebelumnya?) tanya Rasyid
(Huh? mimpi ? jangan bercanda nak, kalau kamu benar bermimpi aku juga akan melihat hal yang sama dengan mu)
menyadari kalau Gig tidak bisa melihat mimpi itu, Rasyid semakin kepikiran dengan mimpi itu. namun ia tidak menunjukkannya rasa penasarannya itu kepada Gig
(Hmm lupakan kalau begitu Gig dan..)
(Menurut mu, ke arah mana dunia ini akan berkembang?) tanya Rasyid
(Hah? kenapa bertanya? bukannya sudah jelas arahnya? bukankah kamu juga sudah tau? keberadaan ku, keberadaan para roh , keberadaan yang kau sebut monster dan peseni bela diri yang terbangkitkan, bukankah semua ini sudah jelas? bahkan yang kalian sebutkan sebagai pemerintah itu juga sudah mengarahkan kalian bukan?) jawab Gig
(Umm, jadi kamu juga berpikir seperti itu) kata Rasyid memejamkan matanya
(Yah tentu saja , hal sepele seperti ini tidak mungkin tidak ada yang tau) jawab Gig dengan ketus
setelah beberapa saat Rasyid membuka kembali matanya
(Jadi menurut mu apa yang harusnya kita lakukan Gig?)
(Jangan bertanya pada ku nak, kau sudah tau jawabannya) kata Gig Kesal
"Baiklah Gig, aku tidak bisa tidur lagi jadi lebih baik kita sedikit berjalan jalan" kata Rasyid
"Menu"
__ADS_1
Beep !
Menu:
- Status
- Inventory
- Change
- Merchant
- Inspection
- Summon
Total Gp: 270
"Inspection"
setelah mengatakan "Inspection" tiba tiba mencul jendela sistim dihadapannya
[Apakah anda ingin melakukan persiapan terlebih dahulu? Y/N]
mengingat Ia belum mempersiapkan apapun untuk inspeksi selanjutnya, Rasyid memutuskan untuk bersiap siap terlebih dahulu
memilih "Y" dan kemudian
Whoss !
seketika Rasyid menghilang dari tempat tidurnya.
Setelah menghilang dari tempatnya Rasyid tiba di ruang dimensi lain yang sebelumnya ia pernah datangi
segera Rasyid mengecek dan mempersiapkan hal hal yang dia perlukan untuk kelancaran inspeksinya kali ini.
Bagian pertama yang ia cek dan persiapkan adalah bagian Decor Room.
setelah mengecek ia menemukan bahwa ketiga item decor room yang telah dia pasang sebelumnya masih terpasang disana dan tidak menghilang seperti yang ada di game oleh karena itu ia merasa bersyukur, karena dengan ini ia bisa menghemat GP kedepannya dan bebas memasang item decornya tanpa takut kehilangan.
setelah itu Rasyid juga menambahkan item decor "Total Revolt" ke delam Decor equip untuk mempercepat kecepatan levellingnya.
beberapa item yang dia pasang saat ini adalah sebagai berikut:
-Total Revolt (350 Gp) : Tidak bisa bergerak tapi EXP didapatkan meningkat 100%
-Glory Anthem : Semua status naik sebesar 10% di area berbatu
-Flower Dance : Semua status naik sebesar 10% di area rerumputan
-Hope March : Semua status naik sebesar 10% di area kota, dan tembok pertahanan kota
"SIp dengan ini bisa membantu ku level up dengan cepat" Kata Rasyi sedikit bersemangat
Setelah memasang item decor room, rasyid mengecek kembali inventorinya, untuk mengetahui apa saja yang dia bawa saat ini agar ia mampu memanfaatkannya nanti saat inspeksi
inventory:
Examine : memulihkan 50 hp (x2)
__ADS_1
"hmm sepertinya aku butuh potion mana untuk jaga jaga apabila di gempur habis habisan" pikir Rasyid
Rasyid tau kalau kemungkinan besar nanti ia akan terkepung oleh banyak monster, mengingat efek dari Total Revolt yang membuat ia tidak dapat bergerak.
kemudian Rasyid membeli potion stamina "nap" seharga 30 GP di bagian merchant edible
inventory:
Examine : memulihkan 50 hp (x2)
Nap : memulihkan 30 stamina (x1)
setelah memastikan semua keperluannya siap, akhirnya Rasyid mengeklik pilihan dibagian menu [lanjutkan untuk melakukan inspeksi? Y/N]
"Y"
seketika Rasyid menghilang lagi dari dimensi lain
--------------------------------------------------
Nama: Rasyid Alfariz
Lv; 3
Class: -
Hp: 135/135
Stm: 150/150
Atk : 44
def : 27
hit : 25
int : 17
Spd : 30
Res : 20
GP: 240
Summon :
Mage 1&2 (Lv 3)
Healer (Lv 3)
Dukung terus "Semua orang level up dengan membunuh" dengan cara:
Like
Komen
Vote
Hadiah
__ADS_1
dan Favorit agar tidak ketinggalan update terbarunya
"Terimakasih telah setia hingga chapter ini"