
Setelah bertanya beberapa kali ke teman teman sekolah yang juga mengikuti ekstra akhirnya David dan Rasyid menemukan tempat exstra pramuka tersebut, letaknya di bagian lantai paling bawah sekolahan. bisa dikatakan untuk sekolah ini memiliki beberapa tingkatan, lantai paling atas yakni ruang para guru dan perpustakaan, lantai di bawah ruang guru adalah lapangan tempat latihan dan ruang anak kelas atau tingkat tiga, sedangkan di bawah itu ada ruang anak kelas tujuh atau tingkat satu yang tangga menuju ruang itu berada lebih dekat dengan ruang guru, sedangkat dibawah dari ruang anak kelas tujuh ada ruang anak kelas delapan yang juga lebih jauh dari ruang guru, dan ruang kelas 8A adalah yang paling jauh dari semua kelas delapan
"Wah , vid apa kamu berpikir hal yang sama dengan ku?" tanya Rasyid
"Hmm aku tidak tau apa yang kamu pikirkan Syid, tapi situasi disini sedikit bermasalah" kata David
"umm" kata Rasyid sambil mengangguk
Walaupun suasananya sedikit aneh , David dan Rasyid tetap memutuskan untuk datang ke tempat tujuan mereka dan mengikuti exstra pramuka yang akan diadakan
setelah beberapa saat mereka melewati deretan kelas delapan akhirnya mereka bisa melihat kelas 8A di pojok paling belakang dari kelas 8
"Wah, bukannya ini sangat jauh dari kelas 8 lainnya? apa guru guru di sini akan bisa mengajar kalau kelasnya sejauh ini?" Rasyid bergumam sendiri
"Ku rasa kelas 8A lebih sering mendapatkan jam kosong kalau letak kelasnya seperti ini" komentar David
"Hahah, ya kurasa begitu vid" jawab Rasyid
Setelah mendekati kelas 8A mereka akhirnya bisa melihat beberapa siswa yang telah berada di dalam kelas 8A dan beberapa diluar kelas. Sebagian dari mereka sudah ada yang memakai seragam pramuka dan sedangkan yang lainnya masih menggunakan pakaian olahraga sama seperti David dan Rasyid
"David, Rasyid apa kalian juga ingin coba ikut pramuka?" tanya seorang dari belakang
setelah mendengar suara, mereka berdua segera melihat ke belakang. ternyata suara itu berasal dari seorang wanita yang juga teman sekelasnya David dan Rasyid ,ia tidak cantik tapi dia manis, namun ia memiliki bekas luka di dekat hidungnya
"Hai Vio" sapa mereka berdua
" aku memang ada rencana ikut pramuka, tapi Rasyid hanya ingin coba dulu, dia akan memutuskan setelah mencobanya nanti" jelas David
"Oh jadi begitu ya, Btw sekedar informasi aku dengar untuk exstra pramuka kita pelatihnya sedikit keras, jadi hanya sedikit kakak tingkat yang bertahan di extra pramuka ini, jadi hmm ya semoga saja berjalan lancar untuk percobaannya" kata Vionita
"Wah, kenapa harus ketemu pelatih yang keras sih, kan kita cuma mau ikut extra buat senang senang" kata Rasyid pelan
Setelah beberapa saat berbicara diluar, akhirnya pelatih mereka datang dengan wajah garangnya. David, Rasyid dan Vio ikut masuk ke dalam kelas karena mengingat penjelasan vio sebelumnya bahwa pelatihnya sedikit keras, jadi mereka tidak ingin terkena hukuman di hari pertama mencoba
Buk buk .. suara buku di ketok ketok untuk merapikan sisinya
"Hmm, nampaknya sudah berkumpul semuanya ya" kata pelatih itu
di dalam kelas mungkin kurang lebih ada 20 orang yang ikut di hari pertama ekstra ini diadakan
"Baik ga usah basa basi, nama saya anton, kalian bisa memanggil saya kak anton, saya pelatih pramuka SMP 10 Kota Bintang sejak tahun lalu"
"Wah garang sekali kakak itu" kata seorang bisik bisik
mendengar ada yang bisik bisik raut wajah pelatih pramuka itu menjadi lebih jelek, seakan tidak senang dengan seorang yang berbibisik bisik tersebut.
"Hei kamu yang bisik bisik" tegur kak anton
__ADS_1
Siswa yang ditegur pun terdiam ketika ditegur tiba tiba
"Siapa nama mu? apa kamu tidak punya sopan santun? masa baru saja dimulai sudah ga ada sopan sopannya, pake bisik bisik segala lagi" kata kak anton
mendengar hal ini, Rasyid jadi jengkel dengan sifat pelatih anton ini
(Apa apaan pelatih ini, baru saja masuk sudah buat kesan yang ga baik, wajar saja kalau besok besok dia akan berhenti karena digantikan) pikir Rasyid
Siswa yang ditegur hanya bisa diam menahan malu ketika ditegur didepan kawan kawan pramukanya
"Kenapa Ga jawab? apa saya kelihatan ngomong sendiri ? kalian yang lain apa keliatannya saya berbicara sendiri di sini?" kata kak anton
mendengar hal ini sekali lagi Rasyid jadi tambah jengkel dan hendak mengatai pelatih itu
(Hei nak, kurasa bocah itu perlu ditampar mulutnya, bahkan mungkin perlu sampai berbusa) kata Gig datar, tapi terlihat dari kata katanya yang kasar itu mungkin dia juga sudah kesal mendengar omong kosong pelatih itu
"Bukannya anda memang berbicara sendiri pelatih" kata David
tiba tiba sebelum Rasyid mengucapkan sepatah kata, David sudah nyeletup dengan kesalnya
karena sudah terlanjur ada yang memulai , Rasyid juga tidak tinggal diam
"Ya , saya pikir pelatih dari tadi berbicara sendiri, karena itu kami diam dari tadi, bukankah begitu kawan kawan?" kata Rasyid sambil bertanya ke yang lainnya
"Kamuu.." Kata pelatih hendak marah namun...
"Ya pelatih, kami diam karena berpikir pelatih berbicara sendiri"
dari satu suara menjadi dua suara kemudian bertambah lagi hingga satu kelas menjadi begitu ramai dengan suara
melihat reaksi dari siswa siswa yang langsung menunjukkan sikap pemberontak mereka, pelatih tersebut semakin jengkel tapi tampaknya ia tertekan dengan teriakan siswa siswa barusan
setelah beberapa saat akhirnya kelas menjadi lebih tenang
Batuk! Batuk !
"Baik lah , karena kalian begitu kompak, saya akan membiarkan kalian kali ini" kata pelatih anton
"Hufft syukurlah" kata seorang yang sebelumnya ditegur
setelah masalah tadi selesai akhirnya pelajar extra pramuka dimulai
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Di Pemerintahan Pusat
Duduk beberapa orang yang menggunakan jas hitam dan terlihat berwibawa, salah satunya Hilton yang merupan presiden dari negara sandisland, Negara tempat Rasyid tinggal.
__ADS_1
"Bagaimana hasil dari proyek yang kalian lakukan? apakah sudah ada hasilnya?" Hilton bertanya
Proyek yang dimaksudkan hilton merupakan proyek yang dirancang oleh pemerintahan pusat dalam menanggapi pristiwa munculnya tempat tempat misterius. banyak proyek ini di dasarkan oleh novel novel fiksi yang telah diterbitkan oleh penulis penulis terkenal, satu diantaranya adalah Archlight, di novel yang ia terbitkan dijelaskan bahwa monster monster yang muncul entah dari mana bisa dijadikan sebagai sumber bahan dalam penggunaan membuat potion, persenjataan, dan produk produk energi terbarukan
Dari Novel Novel inilah pemerintahan mencoba meneliti bagian mana yang bisa diterapkan dikeadaan mereka saat ini. dan hasilnya sungguh mengejutkan, cerita yang disampaikan di dalam novel ternyata bisa diaplikasikan di kehdiupan nyata saat ini. Potion, persenjataan atau bahkan energi terbarukan memiliki kemungkinan untuk bisa dibuat. namun tentu tidaklah mudah untuk membuat semua itu, karena semua itu harus dilakukan secara perlahan lahan, agar dapat meminimalkan resiko bahaya yang mungkin terjadi saat membuatnya.
Beberapa penelitian yang saat ini sudah jelas menunjukkan hasilnya adalah pembuatan potion. para ilmuan yang meneliti telah berhasil membuat perkembangan yang baik sejauh ini, dimana walaupun tidak sempurna tapi potion yang mereka berhasil buat memiliki khasiat yang cukup baik dalam melakukan pemulihan, terdapat dua jenis potion sejauh ini yang berhasil dbuat yakni potion hp, dan stamina.
selain potion pembuatan persenjataan juga telah mengalami kemajuan, yang paling banyak saat ini mengalami kemajuan adalah pembuatan armor persenjataan dimana bahannya sendiri lebih mudah ditemukan yakni bulu srigala biru, dan juga kulit kerbau tanduk merah, kedua bahan tersebut cukup tangguh untuk menahan tebasan dari pisau ataupun pedang yang sangat tajam.
berikutnya energi terbarukan, untuk energi terbarukan saat ini masih belum menunjukkan hasil, dikarenakan bahan yang digunakan masih belum ada yang cocok, dan juga rumitnya pengerjaan energi terbarukan membuat proyek ini tertinggal dibelakang yang lainnya
"Baik, terimakasih atas laporannya , kita akhiri disini pembahasan proyeknya, dan tentu saya nantikan perkembangannya" kata presiden hilton
"Baik presiden, terimakasih atas kerja kerasnya"
"Terimakasih atas kerja kerasnya"
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nama: Rasyid Alfariz
Lv; 3
Class: -
Hp: 135/135
Stm: 150/150
Atk : 44
def : 27
hit : 25
int : 17
Spd : 30
Res : 20
GP: 270
Terimakasih telah setia membaca hingga BAB atau Chapter yang ke 22 ini, mohon kepada para pembaca untuk meninggalkan komentar dan likenya apabila suka dengan karya ini. pastikan untuk menyampaikan komentar yang membangun ya agar author tau apa yang perlu diperbaiki dalam karya ini
sekali lagi terimakasih
__ADS_1