
"Ari, yuk kita kekebun di belakang, mamah mau kasih liat bunga bunga yg sedang mekar"
"Tuh..sana sama mamah, katanya suka sama bunga kan?" kataku sambil tersenyum kearah Ariyana.
"Hayuk..pasti cantik cantik, Nana ikut yuk"
"Silahkan sama mamah,aku mau ngobrol sama Randi dulu..kangen nih" kata adikku manja.
Wow..ternyata mamah betul betul seorang penata taman yang trampil nampak bermacam bunga dikebun belakang..halaman yang luas, udara yang sejuk dan beraneka tanaman ada disana.
"Ya Allah cakep amat!" kata Ari.
"Ya ini semua tanaman dulu papahnya Randi yang tanam sebagian sudah berumur cukup lama, tapi semenjak papahnya berpulang mamahlah yang rawt..cantik ya, coba liat tuh mawar merahnya indah sekali"
__ADS_1
Setelah berkeliling 10menit berbincang tentang berbagai macam tanaman ahirnya mereka memutuskan untuk duduk disebuah gazebo dekat pancuran air yang berlimpah kearah sawah dekat taman dibelakang.
"Yuk kita duduk sebentar..mamah kadang kadang duduk disini sambil melamun"
"Udaranya sejuk dan tenang sekali disini"
Setelah saling diam sambil menatap kearah taman mamahpun membuka pembicaraan.
"Sebetulnya Rumi itu baik anaknya hanya ia sangat kasar, sering melupakan posisinya sebagai istri. Randi ga pernah cerita sama mamah tentang suatu rahasia keluarga, mungkin Randi malu sama mamah dan keluarga"
"Mamah selalu bilang bawa istrimu kerumah..tapi Randi selalu memberikan alasan sibuklah, atau apa..mungkin dua kali lebaran saja mereka kesini dan itupun sebentar sekali" Mamah tiba tiba mengusap matanya, terlihat aga sedih ia ceritakan masa lampau anaknya.
"Mah..maaf,klo ga bisa diungkapkan ga apa apa. Ari mengerti..biarlah yang lampau menjadi lampau, Ari siap untuk membangun kehidupan mas Randi yang baru dengan penuh kasih sayang"
__ADS_1
"Tidak Ari, mamah harus ceritakan ini padamu agar kamu tau..mamah dengar dari cerita yang Randi tuturkan padaku bahwa dia sudah menemukan sosok pendamping yang sangat sangat tepat, yaitu dirimu. Mamah sangat gembira, Randi anak yang baik dia patut mempunyai pasangan yang serasi bukan pasangan yang tidak baik." Tiba tiba tangan kanan mamah memegang tangan Ari, penuh kasih sayang dan kehangatan.
"Kamu sebaiknya mengetahui semua rahasia masa lampau agar semuanya jelas,kamu jelas kitapun jelas. Kamu pasti ingin tau kenapa Randi tidak pernah memperkenalkan anaknya kepadamu. Wajarnya ia pasti memperkenalkan anaknya kan?"
"Suatu hari Nana datang kesini dan bercerita bahwa telah terjadi keributan besar dikeluarga Randi..mamah tanya ada apa? Nana bilang jangan kaget ya mah..tapi Randi sedang marah besar..mamah bilang ya Allah kenapa? ko bisa gitu..Nana cerita panjang lebar intinya Randi memergoki Nana kini mempunyai hubungan erat dengan bossnya bahkan anak yang baru saja lahir sebetulnya hasil dari hubungannya dengan bossnya itu! Tapi Randi anaknya baik, dia ga mau kasus besar ini ia ungkapkan diluar"
"Ya Allah.." ucap Ari kaget. Mamah terlihat menarik napas panjang.
"Randi pendam kasus ini sampai suatu saat Randi sendiri yang melihat secara tidak sengaja ketika Rumi turun dari sebuah mobil mewah BMW dan dengan cepat ia masuk ke mobilnya yang diparkirkan diparkiran Mall. Randi penasaran siapakah pemilik mobil itu dan siRandi ikuti sampai didepan rumah orang itu. Iya kaget bahwa yang jeluar dari mobil itu adalah sang kepala perusahaan."
"Perangpun pecah, mereka ribut besar sampai akhirnya Randi memutuskan untuk datang kemama sini, ia menangis dan menangis.
********
__ADS_1