
"Jadi begitu kejadiannya mas..tadi bapak bilang demikian, aku jadi bingung ko sampai begini urusannya"
"Emang sih mereka keterlaluan..sebab, kan begini..kmaren itu yang mustinya habis ya kamu, iya kan? sedangkan kamu salahnya apa?" Randi menarik napas panjang.
"Pantesan, aku dapet missed call dari Rumi dua kali..aku males angkat..aah paling juga ngomel..itu yang kupikir"
********
Hari ini Tama, kakanya Rumi sudah dipindahkan kekamar pasien rawat inap. Endang istri Tama sengaja masukan kekamar yang isinya hanya dua pasien supaya Tama tidak merasakan stres. Mereka bergantian jaga bahkan siang malam orang tuanya ikut menjagai anak laki satu satunya itu.
"Endang panggilkan Rumi kesini" kata Tama kepada istrinya.
"Rumi jangan jauh jauh dari aku ya..perasaanku ga enak"
"Tenang..aku disini ko"
"Rumi, nanti kalo aku sudah bisa keluar dari rumah sakit buatkan pertemuan dengan Ari dan Randi ya"
"Lho untuk apa? ga usah kita ketemu mereka..nanti mereka justru akan tau bahwa semua ini datangnya dari kita"
"Tidak..aku sudah banyak berbuat salah kepada mereka khususnya Randi..aku telah bersalah..dan ini adalah akibat dari semuanya..tolonglah aku supaya hatiku tenang" ibanya dengan suara pelan.
"Ya terserah kamu aja, guwe sih ga begitu setuju..ya udah yang penting sembuh kan dulu"
"Kalian bicara apa?" tanya Endang ingin tau.
__ADS_1
"Ga ada apa apa..Tama hanya ingin ketemu dengan Randi"
"Randi? loh ko dia ya? tumben.."
********
Satu bulan setelah kecelakaan yang dialami Tama.
Tiba tiba disuatu sore setelah sekian lamanya, Randi menerima call dari Rumi. Apalagi ini pikirnya.
"Halo.."
"Hai..ko ga pernah diangkat sih? dah brapa kali lho aku coba call tapi ga pernah kesambung" terdengar cerah suara Rumi disebrang sana.
"Oh aku sibuk sama kerjaanku..sorry, kenapa?"
"Oh ya..kecelakaan? wah kasian, sekarang gimana kabarnya?"
"Ya lumayanlah sekarang dia masih pake kursi roda mungkin aga lama bisa 1 tahunan lebih sampe kakinya pulih kembali, dua kakinya patah cukup parah juga kejadiannya"
"Waduh!"
"Nah, besok malam dia undang kamu untuk datang ya ngobrol ngobrolah kan dah lama ga ketemuan..bisa datang?"
"Boleh..besok malam kebetulan aku ga ada acara..jam 5 sore aku kerumahnya"
__ADS_1
"Ok thanks ya..aku ga bisa datang kebetulan ada urusan, jadi kalian bisa bebas ngobrol disana..oya, kalo mau bawa calonmu juga bisa"
Hmmm suaranya menyuruh aku datang tapi kaya ada nada sinis disana, aku mau tanya Ari mau ikut ga dia..
********
"Hai yang lagi apa?"
"Masih aga sibuk..kenapa mas?"
"Nanti aku jemput terus kita ke cafe XY aku mau cerita sesuatu"
"Ok mas, ini Jumat jadi aga cepet pulangnya, jam 3 jemput aku bisa?"
"Sip..abis shalat Jumat aku meluncur kesana"
Sore itu ketika ku jemput Ariyana,
Aku heran sama Ari, padahal abis kerja satu harian tapi dia ga pernah keliatan capek, coba bandingkan sama teman lainnya, mereka loyo kalo pulang..tapi lain dengan Ari dia selalu segar dan selalunya senyum tersimpulkan diwajahnya..
"Wuuih putri salju cantiknya.." puji Randi.
"Jangan dipuji mas, nanti jatoh orangnya" canda Ari.
"Kamu ga cape kan klo kita ngobrol dicafe..ada sesuatu yang akan aku sampaikan"
__ADS_1
"Siap boss..kemana aja aku ikut pokonya"
********