Sendal Jepitku Yg Kusayangi

Sendal Jepitku Yg Kusayangi
Aku pake baju apa yang?


__ADS_3

Pada malam malam hari kerja biasa cafe XY tidak terlalu sibuk hanya beberapa meja yang terisi, Randi suka dengan interior cafe ini. Seakan berada didalam sebuah taman. Bermacam tipe tanaman ada dihalaman belakang, lampu lampu kecil disangkutkan dengan kabel listrik antara satu dahan pohon kedahan lainnya, disetiap ruangan taman belakang terdapat beberapa lampu hias yang berdiri diatas tanah. Dan ada satu pojok dimana mereka meletakan satu meja bundar dan 2 kursi aah cocok sekali untuk pasangan bercengkrama disana.


Setelah memesan beberapa makanan kecil dan 2 cangkir kopi Randi dan Ariyanan menuju kearah meja bundar dibawah pohon itu.


"Mas, aku paling senang kalo kita disini..suasananya sangat teduh dan musik juga masih yerdengar ga terlalu keras."


"Ya itulah makanya mas Randi pilih disini khusus untuk sang putri" katanya sambil menundukan wajahnya.


"Ciieee..Nas Randi klo gitu lucu"


"Lho ko malah lucu..serius lho ini" sekarang Randi yang tersenyum gembira.


tak berapa lama kemudian waiter membawakan pesanannya. Sore sore gini emang enak minum kopi panas disambi dengan pisang goreng.


"Sayang, kemarin aku dapat call dari Rumi..aku pikir tumben ya, aah pasti seperti biasanya mau ngomel ngomel. Karena kebetulan aku lagi ga sibuk, iseng ku angkat"


"Oh ya..ko tumben mas mau angkat" sambil menggigit hidangan pisang goreng.


"ya aku pikir ngapain sih..biar deh aku ladenin, ternyata.." Randi mengangkat cangkir kopinya dan meneguknya sekali.


"Tama kakanya Rumi dapet kecelakaan satu bulan yang lalu"


"Ya Allah..pak Tama? ko bisa?"


"Tabrakan katanya yang..aku ga jelas diana, tapi cukup parah katanya Rumi"

__ADS_1


"Trus?"


"Nah..Rumi bilang Tama ingin sekali kita datang dan ngobrol..katanya dah lama, kangen dia"


"Ah..masa iya? aku sih kasian dia ketimpa musibah tapi,..aah ga yakin aku mas"


"Ga yakin apanya sayang?"


"Lho dia kan dari dulu benci kita mas..apalagi kita tau bahwa dialah yang kemarin kirim santet..kenapa sekarang minta ketemu ya?..itu yang aku ga yakin"


"Lucunya..Rumi bilang gini..kamu datang dong, sekalian bawa calonmu.."


Sejenak kedua sejoli ini termenung diam..


"Aku penasaran..lagian, inilah waktu kita membuktikan kepada dunia siapa kita..ibaratnya, kalo kita berhasil masuk sukses dihadapan Tama..ya lainnya akan ikut"


"Hmm..ok ayok aku juga berani..apalagi depanku ada Arjunaku..ya tho"


"Siap!"


"Mas..aku pake baju apa ya?"


"Santai aja yang, pake baju yang sesuai..dan kamu ga usah canggung...aku ada disampingmu"


Mereka tenggelam kembali dalam kesunyian..masing masing dalam pikirannya. Ga sadar sepiring pisang goreng sudah ludes.

__ADS_1


"Mas..mas! boleh kita order pisang goreng lagi?" kebetulan ada waiter berjalan dekat meja mereka.


"Waduuh yang suka pisang goreng..hebat" kata Ari ngeledek.


"Prasaan yang semangat makan kamu deh..apalagi setelah dibilang mau diajak kerumah Tama, waah sisa pisgor kamu lahap"


Tiba tiba, tanpa sadar mereka dikejutkan sesorang.


"Randi!" terdengar suara wanita.


"Ya ampun..si Winda!"


Winda adalah teman lama Randi di perusahaan batu bara tempat bekerja dulu.


"Win..kenalkan ini Ariyana"


"Haai!..weleh, ini tho gantinya, apa kabar.."


Kurang lebih 5 menit mereka ngobrol, ahirnya Winda memisahkan diri karena teman temannya sudah tunggu dimeja sebelah sana.


Setengah jam kemudian mereka ahirnya berangkat pulang.


Malam yang masih panjang, besok hari libur..Randi mengajak puter puter kota Jakarta..meskipun macet, yang penting mereka berdua dan berdekatan..Mesra selamanya.


********

__ADS_1


__ADS_2