
...-HAPPY READING-...
..."Don't stop when you are tired. Stop when you are done"...
...-Jangan berhenti ketika kamu lelah. Berhenti ketika kamu sudah selesai....
...Tips: Selalu berhenti di tengah jalan karena kamu lelah akan membuat kamu menjadi pribadi yang tidak akan pernah menyelesaikan semuanya dengan tuntas yang artinya, apapun yang kamu inginkan kamu tidak akan meraihnya karena sifat mudah menyerahmu. Jadi setiap kamu akan memulai sesuatu, yakinkan dirimu pasti akan menyelesaikannya. Jika tidak, lebih baik tidak usah dilakukan sama sekali karena sama saja kamu hanya membuat waktu yang berharga menjadi sia-sia....
Shaka duduk di depan kubur Arsha, sang abba. Berniat untuk mengobrol lebih lanjut hal yang penting. Shaka sendiri sudah mengobrol dengan Ameera, Ameera setuju setuju saja, bahkan diri nya yang nampak senang saat Shaka mengajukan keinginan nya.
"Assalamualaikum ... Abba?"
Shaka mengusap batu nisan sang ayah, Shaka sendiri sangat rindu sekerang. Jika dihitung pertemuan nya dengan sang ayah, bahkan bisa dihitung dengan jari tangan, sangking sering nya tidak bertemu.
Arsha pernah berpesan. "Mencari ilmu itu tidak akan ada kata habis nya. Bangun tidur pun kau harus mencari ilmu, jika kau sudah memberi ilmu(mengajar) maka itu juga belum cukup."
Shaka ingin menjadi seperti Abba nya. Yang selalu haus akan ilmu, yang selalu lapar akan mencari ilmu Allah SWT. Shaka tersenyum lebar saat air mata nya lagi lagi keluar, padahal Shaka tidak mengizinkan nya untuk keluar.
"Abba?" Panggil nya Shaka pelan. "Mas ... Mas minta restu nya ya? Mas, mas pengen khitbah orang ... Abba? Abba tenang aja, mas udah shalat istikharah berkali kali, mas selalu ingat permintaan ... Abba, waktu itu."
Shaka mengusap air mata nya yang demikian merembes. "Abba ke pingin mas punya istri, yang bisa mas bawa ke pantai, kan? Mas selalu ingat, Abba tenang aja? Mas akan jagain istri Abba," bibir nya sudah basah dengan air mata. "Umma, bakalan mas jadiin ratu yang pertama buat mas, nanti istri mas jadiin kedua deh." Ucap nya dengan kekehan kecil diujung.
Shaka menghela nafas panjang. "Abba restuin, ya? Abba do'ain biar semua nya lancar."
"Mas pamit ... Abba?"
Nayla menghela nafas panjang dan membuang nya dengan kasar lewat mulut, ia menatap caffe nya di depan, yang masih tertutup.
"Ish ... Minggir lah!"
Nayla hampir saja jatuh atas dorongan kasar dari sang adik, Nayra. Nayra berjalan dengan tatapan sinis karena telah menghalangi jalan nya masuk ke dalam. Ia membuka gembok caffe nya, caffe nya akan buka lagi hari ini.
Apapun itu, caffe nya akan buka lagi hari ini.
Setelah membuka gembok, pintu Nayra buka lebar lebar. Kata nya, ketika pintu utama terbuka dengan lebar nya, maka rezeki pun tidak akan Malu malu lagi untuk masuk.
Nayla berjalan mengikuti langkah besar sang adik. Kenapa adik nya itu tumbuh begitu cepat? Perbedaan kedua nya pun terbilang cukup berbeda.
Mereka mengalihkan perhatian nya ke arah pintu, semua nya datang. Meisya dengan senyum lesung pipi nya sebelah kanan, Nita siresepsionis dan empat waters baru nya itu. Anita, Hana, mika dan Sisil.
Kecuali Ray dan thalia.
Mereka datang menghampiri, pakaian mereka masih casual. Mereka belum memakai kan baju seragam pekerjaan nya.
"ASSALAMUALAIKUM."
Salam mereka kompak dan serentak.
"Wa'alaikumussalam."
Mereka semua berinsiatif untuk membuat penyajian table service saja. Table service merupakan jenis pelayanan restoran di mana tamu dipersilakan untuk duduk dan memesan hidangan ke pelayan. Kemudian, pelayan akan menyajikan hidangan tersebut di hadapan para tamu.
Saat melakukan table service, seorang pelayan harus fokus dan mampu mengingat pesanan dari setiap pengujung. Hal ini bertujuan agar hidangan yang disajikan di hadapan pengunjung sesuai dengan masing-masing pesanan yang diminta.
Layanan table service sendiri dapat dibedakan ke dalam empat kategori, yaitu:
American service : jenis pelayanan yang praktis dan cepat di mana makanan telah ditata langsung dari dapur dan pelayan hanya perlu mengantarkannya ke meja pengunjung.
__ADS_1
Mereka juga akan melakukan pelayanan seperti : Buffet / Self Service.
Sering dikenal dengan istilah prasmanan, buffet atau self service merupakan jenis layanan yang sangat praktis dan cepat. Di sini, seluruh hidangan telah ditata dan diatur di atas meja hidang.
Para tamu diperbolehkan untuk memilih sendiri makanan sesuai selera dan porsi yang diinginkan. Karena itu, tipe layanan ini sangatlah cocok untuk digunakan pada berbagai acara, seperti banquet dan pernikahan.
Penyajian ini mereka buat supaya nanti nya akan ada orang yang menyewa atau membooking caffe mereka.
Bukan hanya memesan dan memakan disana, mereka juga berinisiatif untuk membuat penyajian : Take Away Service.
Take away atau carry out service merupakan sistem pelayanan untuk pesanan yang dibawa pulang. Jadi, tamu membeli makanan yang telah siap atau disiapkan terlebih dahulu, kemudian dibungkus dan mengonsumsinya di luar area caffe. Opsi take away ini biasanya terdapat pada hampir semua restoran cepat saji.
Karena mereka hanya menyajikan makanan ringan saja. Nayla dan Nayra lebih leluasa untuk mengambil penyajian Take away ini.
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
Kedatangan mereka yang mendadak membuat keluarga Nayla tidak bisa mengelak. Tapi kenapa Nayla saja yang harus segera mengganti pakaian nya? Kenapa Nayra juga tidak?
Sepulang dari caffe nya mereka baru tiba di rumah selesai magrib, sempat melaksanakan sholat magrib di Masjid dekat dengan caffe nya. Pulang dari sana, mereka dibuat kelimpungan karena mereka akan kedatangan tamu ... Selesai isya.
Dan ini sudah hampir isya, dan Nayla disuruh oleh sang bunda untuk segera mengganti pakaian nya. Tapi kenapa? Dan kenapa harus mengganti pakaian nya? Untuk apa? Dan—Dan apa sih! Nayla tidak mengerti sekarang.
Ayah dan bunda nya tidak mengatakan apa apa, dan Nayla hanya menuruti nya saja Sekarang. Isya, Nayla sholat terlebih dahulu, berdoa dan berdzikir. Baru setelah itu ia turun ke bawah.
Walau Nayla sedikit terlambat, tapi apakah tidak apa? Jelas tidak.
Sayup sayup Nayla mendengar obrolan hangat di ruang tamu. Bukannya melangkah kan kakinya kesana, Nayla malah melangkah kan kaki nya ke arah dapur, ia haus.
"Eh, kak!"
Nayla menghentikan langkah ketiga nya, sedikit meringis saat memutarkan badan nya karena ... Semua mata memandang nya. "Iya bunda?" Lagak nya sok tidak terjadi apa apa.
Zara tersenyum geli. "Sini, cepet!"
Nayla menghela nafas nya, lalu melangkahkan kaki nya ke ruang tamu. Diruang tamu yang sudah ada tamu nya. Ameera datang dengan kedua anak anak nya, Ameera dan Kanaya tersenyum ke arah nya. Namun ... Shaka, melihat ke arah lain.
Dan juga ... Ada seorang pria yang tidak Nayla ketahui sedang berada di sana.
"Assalamualaikum."
__ADS_1
Mereka menjawab nya dengan gumaman, Nayla duduk di antara bunda nya dan Nayra. Nayla memberi isyarat menanyakan kepada Nayra, dan Nayra hanya menggeleng tak tau.
"Baik ... Gimana, ya pak?"
"Loh? Kok tanya saya." Sahut nya tertawa kecil. "Tanya sama ponaan saya, nih! Gimana shak!"
Shaka mendongak sekilas menatap—Sang paman, paman athalla leonathan. Adik kedua dari sang abba. Paman Nathan sendiri, sangat banding berbeda dengan sang kakak, arsha. Konon nya Nathan memepunyai bisnis di luar kota, ia CEO.
Jelas Abyan sangat mengenali seluk beluk keluarga arsha.
Abyan terkekeh kecil melihat—Calon menantu nya itu sedang gugup. "Gimana? Bisa kita mulai?"
Shaka menarik nafas gugup nya, sedari tadi bibir nya hanya bisa bergumam beristighfar melawan gugup nya. Ameera, dan Kanaya hanya bisa mengulum bibir nya menahan senyum melihat Shaka.
"Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh." Shaka tersenyum, hanya sekilas menatap—Nayla yang sedari tadi hanya diam mendengarkan.
"Bismillahirrahmanirrahim ... Jika allah mengizinkan, saya ingin menjadikan putri om dan Tante sebagai istri saya, menemani setiap langkah perjuangan saya, menjadi penyejuk hati saya dikala gundah dan menjadi penasihat saat saya melakukan kesalahan, dari awal saya kenal putri om sama Tante saya merasa seperti telah menemukan orang yang tepat, sekiranya om sama Tante menyetujui, saya ingin melamar putri om sama Tante dan melanjutkan hubungan kami berdua kejenjang pernikahan."
Semua nya terdiam. Nayla sendiri tidak bisa mengekspresikan diri nya. Siapa? Maksud nya, siapa yang Shaka lamar? Jika diri nya ... Nayla merasa senang, entah Nayla saja tidak tau. Tapi, jika bukan dirinya—
"Yang mana nih? Anak kami ... Ada dua loh nak?" Sahut Zara tersenyum dan dengan kekehan kecil diujung nya.
Semua nya ikut tertawa kecil, kecuali Nayla, Shaka dan Nayra.
Shaka menarik nafas untuk tersenyum. "Saya Shaka putra athalla ... Saya di sini bukan untuk diri saya sendiri. Saya di sini karena ketakutan saya pada Tuhan. Seraya menjalankan titah Tuhan."
"Saya di sini bukan tentang diri saya sendiri. Hanya berharap tergolong dalam naungan sang Baginda Rasul dengan menjalankan sunnah-Nya."
"Saya di sini bukanlah untuk diri saya sendiri. Melainkan untuk dirimu, yang suatu saat nanti akan menjadi prioritas dalam hidupku setelah Tuhan dan Nabi."
"Saya ... ingin Kamu menjadi perhiasan terindah saya, yang kelak kan bersama mengarungi titian menuju Surga, menggapai ridho-Nya."
"Izinkan saya dengan segala perasaan yang dititipkan Tuhan ini membuat pengakuan. Sudah sejak lama diri ini menyimpan rasa suka. Bukan saya tidak ingin memilikimu."
"Saya hanya ingin menjagamu hingga halal bagiku menyentuhmu. Dan malam ini, saya ingin mengatakan dengan segenap kerinduan saya ..."
"Saya Shaka putra athalla Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Jadilah pendamping hidupku ... Queen Nayla Az-Zahra."
...-TO BE CONTINUED-...
...Jan lupa klik 🌟🌟🌟🌟🌟 yahhh, sekali ajahhh kok...
...Dan ini nama Instagram aku @hellomenaila okeee...
...Coba tebak gimana? Jawaban Nayla apa ya???...
...Spam next 👉...
...Spam Allahu Akbar 👉...
...Spam istighfar dulu 👉...
...Spam Masya Allah 👉...
...Seee you next part...
...Don't forget to comend and vote...
__ADS_1
...Bye bye...
^^^Aceh, 13 Juni 2023^^^