
Beberapa menit kemudian,
Tok tok tok!
"Masuk" ucap Ahza sambil berdiri.
"Dok ini data pasien yang dokter minta" ucap sari asisten Ahza.
"Terimakasih"
"Saya permisi dulu dok"
"Baik"
Ahza membuka dan membaca data pasien itu dan ternyata nama pasien itu adalah Raffa Allo, putra tunggal dari keluarga Allo. Keluarga yang berpengaruh dalam negeri dan Raffa Allo merupakan ahli waris dari perusahaan Allo perusahaan terbesar di kota I.
"Apa??" Ahza tercengang membaca data Raffa Allo.
"Ini... nama dan wajahnya, Benar-benar mirip!! diaa... Raffasya dia mirip sekali denganmu! Kenapa? Saat aku ingin melupakanmu selalu saja ada sesuatu yang mengingatkanku padamu!!" Ucap ahza meneteskan air mata dan membasahi data Raffa Allo.
Tok tok tok!!
"Masuk" ucap Ahza.
"Ada apa?"
"Dok keluarga pasien atas nama Raffa Allo ingin bertemu dengan dokter!" Ucap sari.
"Ingin bertemu denganku?" Tanya Ahza kaget.
"Iya dok" ucap sari.
"Antar mereka ke ruang VIP di lantai 3 saya akan segera kesana" ucap Ahza.
"Baik dok" ucap sari.
Raffasya.. dia benar-benar mirip sepertimu!! Ucap ahza dalam hati memejamkan matanya dan menggenggam erat dokumen Raffa Allo.
Ruang tunggu VIP lantai 3 rumah sakit,
__ADS_1
Tok tok tok!! Krekk!!
Sari membuka pintu ruang VIP dan Ahza masuk bersama sari. Diruangan sudah ada keluarga Raffa Allo.
"Hallo! Saya dokter Ahza yang menangani Tuan Raffa Allo, Ini asisten saya sari" ucap Ahza menundukkan kepala.
"Hallo tuan nyonya!" Ucap sari menundukkan kepala.
"Saya Dona Allo, ibu Raffa Allo" ucap dona.
"Ini Bram Allo ayah Raffa" sambung dona.
Ahza menundukkan kepala.
"okter, terimakasih telah menyelamatkan Raffa, kami sangat bersyukur sekali Raffa bisa baik-baik saja" ucap Bram.
"Ini sudah tugas saya sebagai seorang dokter untuk memastikan keselamatan pasien saya" ucap Ahza.
"Dokter kami sengaja jngi bertemu karena kami ingin meminta bantuan dokter untuk mengawasi kesehatan Raffa. Kami sangat khawatir akan kesehatannya" ucap Dona.
"Pasti! Saya akan mengawasi kesehatan Raffa dan akan memastikan dia selalu baik-baik saja"
"Terimakasih dokter Ahza" ucap Dona.
Tok tok tok!!
"Sari coba lihat siapa yang datang" ucap Ahza.
"Baik"
Krekkk!!
"Siapa?" Ucap sari.
"Ada apa sus?" Tanya sari.
"Saya butuh dokter Ahza" ucap seorang suster.
"Silahkan masuk!" Ucap sari.
"Baik!"
__ADS_1
"Dokter?"
"Ada masalah apa?"
"Dok pasien atas nama Raffa Allo sudah sadar" ucap suster yang merawat Raffa.
"Raffa sudah sadar?" Ucap Dona senang.
"Iya nyonya" ucap suster itu.
"Mari kita keruangan Raffa dan saya akan memeriksa nya" ucap Ahza.
"Sari, bawakan dokumennya untuk memeriksa" perintah Ahza.
"Baik dok" ucap sari.
Kamar Raffa Allo ruang VIP,
Krekkk!!
"Raffa??" Ucap Dona masuk.
"Mami?" Ucap Raffa.
(Apa? Mami?) Ucap ahza dalam hati.
"Raffa syukurlah kau baik-baik saja" ucap Dona.
"Saya akan memeriksa nya dulu" ucap Ahza.
"Agrrhhh!!" Tiba-tiba Raffa terasa sakit dikepala.
"Raffa kamu kenapa?" Tanya Dona panik.
"Dona biarkan dokter Ahza memeriksanya dulu kamu tenang dulu" ucap Bram.
"Saya periksa dulu!" Ucap ahza sambil mendengarkan detak jantung Raffa menggunakan stetoskop.
(Inii... Detak jantung ini..? Raffasya!!!) Ucap Ahza dalam hati dan terkejut saat mendengar detak jantung Raffa.
__ADS_1
****