Setangkai Mawar Hitam

Setangkai Mawar Hitam
Episode 21


__ADS_3

5 bulan kemudian,


Prancis Paris,


Setengah tahun pun berlalu rasanya lumayan cepat Raffa masih selalu memikirkan Ahza dan melihat foto-foto yang diambil diam-diam saat berada dirumah sakit setengah tahun lalu.


Sekarang Raffa sudah menghandle 2 perusahaan milik ayahnya yang ada di Prancis. Raffa juga berbakat dalam mempresentasikan hasil kerja perusahaan nya dengan baik dan selalu memenangkan tender proyek pembangunan dengan perusahaan lainnya.


Novita manager yang direkrut langsung oleh Bram Allo untuk menjadi manager diperusahaan yang dihandle oleh Raffa. Novita gadis yang cantik dan berbakat. Novita yang diam-diam memendam rasa pada Raffa selalu mengikuti dan menuruti semua perintah dari Raffa. Selalu menaruh perhatiannya terhadap Raffa.


Novita juga selalu tersenyum hanya dengan Raffa dan memasang wajah dingin kepada semua karyawan di kantor. Novita yang tegas dalam melakukan pekerjaannya membuat Raffa sangat kagum pada bakatnya.


Tok tok tok!!


"Masuk" ucap Raffa.


"Presdir, ini dokumen yang anda minta" ucap Novita.


"Baik" ucap Raffa mengambil dokumen dan melihatnya.


Brakk!! Raffa melempar dokumen itu dimeja dan membuat Novita sangat kaget.


"Dihalaman 26 sampai 28 ada huruf yang salah, pergi dan cek kembali" ucap Raffa.


"Baik presdir" ucap Novita berbalik keluar ruangan Raffa.


Raffa merasakan bahwa Novita sengaja melakukan kesalahan yang sering dia perbuat akhir-akhir ini tingkah dan sikap Novita berbeda dari sebelumnya yang selalu ingin dimarahi oleh Raffa agar dekat dengan Raffa.


Setengah jam pun berlalu, Novita kembali membawa dokumen itu ke ruangan Raffa.


Tok tok tok!!!

__ADS_1


"Masuk"


"Presdir ini dukumen anda" ucap Novita dan memberikan dokumen itu.


"Keluarlah" ucap Raffa sambil melihat dokumen tersebut.


"Apa ada kesalahan lagi?" Tanya Novita.


"Tidak" ucap Raffa dingin.


"Baik, saya permisi" ucap Novita keluar ruangan Raffa.


****


Novita POV,


Ntah kenapa dia tidak tertarik sama sekali denganku. Dia laki-laki pertama yang tidak tergoda denganku.


Apa aku kurang sesuatu? Aku rasa tidak!! Ckk, bagaimana bisa aku mendekatinya jika dia saja tidak melirikku.


Novita POV end,


****


Pukul 01:00 siang, Raffa biasanya keluar untuk makan siang bersama Calvin di cafe cage bird didekat kantor.


Raffa beranjak dari tempat duduknya dan berjalan keluar ruangan menuju keruangan Calvin untuk mengajaknya makan siang di cafe biasanya.


Banyak sekali karyawan wanita yang mengagumi Raffa, tapi karena sikap dinginnya seluruh karyawan hanya bisa mengagumi dari belakang tanpa mencari muka didepan Raffa.


Calvin termasuk laki-laki tertampan kedua setelah Raffa di perusahaan. Calvin terkenal lembut dan ceria dekat dengan para karyawan dan yang lain. Hanya saja Calvin memiliki waktu singkat jika bersama para karyawan.

__ADS_1


****


Rumah sakit kota I,


Ruangan Ahza,


Ahza mengetuk bolpennya dimeja kerjanya sambil melamun. Tiba-tiba pikiran Ahza tertuju pada Raffa, sudah setengah tahun Raffa pergi dan mereka sama sekali tidak pernah bertemu.


Ada sedikit rasa rindu yang mulai tumbuh perlahan. Ahza merasa dirinya mulai merindukan sosok Raffa yang penuh dengan keceriaan.


Tok tok tok!!


Suara ketukan pintu yang memecahkan lamunan Ahza.


"Masuk" ucap Ahza.


"Dok?" Panggil sari.


"Ya? Ada apa?"


"Ini sudah jam pulang apa dokter tidak mau pulang?" Tanya sari.


"Sudah pulang? Benarkah? Cepat sekali!" Ucap ahza kaget.


"Maaf dok, dokter hanya sift pagi sampai sore malamnya dokter bisa pulang dan digantikan dokter Ilham" jelas sari.


"Kau benar, bagaimana bisa aku lupa" ucap Ahza memegang dahinya.


"Sepertinya aku kurang istirahat, aku akan pulang dan istirahat sebentar" ucap Ahza merapikan barang-barang nya.


"Sari kau ikutlah denganku aku akan mengantarkan mu kerumah. Sekalian kau temani aku diperjalanan" sambung Ahza beranjak dari tempat duduknya.

__ADS_1


"Baik dok" ucap sari.


****


__ADS_2