
Pulang kerja,
Pemakaman kota I
Ciiitt!! Suara rem mobil Ahza yang berhenti diparkiran pemakaman.
Ahza berjalan menuju makam Raffasya dengan membawa buket bunga mawar hitam yang dibelinya secara khusus. Ahza selalu datang ke makam Raffasya dengan membawa buket bunga setiap tahunnya.
"Raffa aku datang! Apa kabar kau disana?" Ucap ahza pelan dengan berlinang air mata.
"Seharusnya sekarang aku disini, bersamaku menikmati semua ini, seharusnya kita sekarang menikah dan bahagia. Tapi kau, ingkar janji padaku kau pergi meninggalkan aku sendiri disini" ucap Ahza dengan mengelus batu nisan yang bertulis nama Raffasya.
"Aku datang untuk memberikan ini padamu aku merindukanmu" ucap Ahza mencoba menahan air matanya.
Ahza hanya terdiam memandang batu yang bertulis nama Raffasya dengan sangat indah. Ahza menghabiskan waktunya untuk bertemu dengan Raffasya dia bercerita tentang yang dia alami dan bertemu dengan Raffa Allo. Bukan hanya wajahnya bahkan namanya pun ada kemiripan setipis 0.1.
Ahza menceritakan bagaimana dan seperti apa dia bertemu dengan Raffa Allo.
"Seandainya reinkarnasi itu ada aku ingin bersamamu lagi" ucap Ahza terisak dengan menyandarkan kepalanya dimakan Raffasya.
__ADS_1
****
Prancis, paris
Degg,,
"Arghhh!!!!" Ucap Raffa dengan memegang kepalanya.
"Presdir? Apa yang terjadi? Apa anda baik-baik saja?" Tanya Calvin sekertaris Raffa Allo.
"Kepalaku, sakit sekali seperti ada yang menusuk" ucap Raffa masih memegang kepalanya.
Raffa berbaring diatas sofa dan memejamkan matanya. Dalam bayangannya ada seorang wanita dan pria yang begitu bahagia menjalani kehidupan hingga pria itu tertabrak dan meninggal. Bayangan itu membuat kepala Raffa semakin menyengat dan sakit.
"Ssshhh....ini.... Kenapa kepalaku begitu sakit" ucap Raffa menahan sakit.
Krekkk! Calvin kembali membawa air dan obat Raffa.
"Tuan silahkan diminum sehari ini anda belum meminum obat" ucap Calvin memberikan obat kepada Raffa.
"Yahh" ucap Raffa pelan dengan menelan obatnya.
__ADS_1
Tidak mungkin karena tidak minum obat kepalaku sesakit ini. Kemarin masih baik-baik saja. Sebenarnya apa yang terjadi? Tadi itu bayangan apa?!! Ucap Raffa dalam hati mencoba mengingat kembali dengan perlahan.
Raffa mencoba mengingat kembali apa yang ada dalam bayangan tersebut. Jantungnya berdetak kencang.
"Tuan muda?" Panggil Calvin.
"Ada apa?" Ucap Raffa.
"Apa anda baik-baik saja?" Tanya Calvin.
"Yahh aku baik-baik saja" ucap Raffa menyandarkan dirinya ke kursi putarnya.
"Tuan, apa harus saya batalkan meeting hari ini!" Tanya Calvin.
"Tidak perlu, sejam lagi kita akan rapat. Siapkan saja semuanya" ucap Raffa.
"Baik" ucap Calvin keluar ruangan Raffa.
Raffa masih terdiam dan bersandar dikursi putarnya menatap menara Eiffel yang menjulang tinggi. Memegang segelas jus jambu yang dibawakan Calvin.
Mencoba mengingat bayangan apa yang selalu menghantuinya.
__ADS_1