
pagi itu aira bangun dengan penuh kebahagiaan dengan senyum yang merekah di bibir mungil milik nya mata nya terus mencari cari kesana kemari namun orang yang dicari nya tidak kunjung datang.......
"bang al udah berangkat yah"aira membatin
ada rasa kecewa yang terpancar dari wajah gadis manis ini dia berharap laki laki itu yang tak lain adalah abang nya akan mengucapkan kata kata manis di hari ulang tahun nya namun apa yang ia harapkan sia sia orang yang ia harapkan sudah pergi bekerja
dengan langkah lunglai aira berjalan menuju taman yang terletak dibelakang kampus nya dilihat nya dari kejauhan gadis cantik tersenyum manis sambil melambaikan tangan padanya
"aira"ucap gadis itu"eh ka laura udah lama yah nungguin aira"ucap aira tanpa semangat"kamu kenapa aira"tanya laura khawatir "gak apa apa ka"ucap aira memaksakan tersenyum "jujur aja deh sama aku "bentak laura "gimana yah ka aku mau ceritain nya habisnya aku bingung sih"ucap aira ragu"udah deh cerita aja "desak laura"hari ini tu kan ulang tahun aku ka aku tu berharap bang al ingat padahal yah dia udah beliin kado lo kemaren sama aku "ucap aira sedih'"kado apa"tanya laura"iya kemaren bang al minta temenin beli kado buat sesorang kata nya sih ulang tahun yah jadi aku pikir buat aku,,,hehe"ucap aira sambil menggaruk garuk kepala nya yang tidak gatal"emang belum dikasih hadiah nya ai"tanya laura pensaran"belum ka kata mbak vina bang al pagi pagi udah berangkat kaya nya sih mau ketemuan sama ka dinda kata mbak vian tadi"jawab aira sedih"mungkin gak kalo hadiah itu buat pacar nya ka fahri"ucap laura serius"gak tau ka tapi kan aku yang ulang tahun hari ini"ucap aira bingung "iya juga sih semoga aja aku gak salah sangka aku pikir hadiah itu buat pacar ka fahri"jawab laura spontan.......
suasana menjadi hening aira tampak berpikir keras akan kan yang dikatakan laura benar bahwa abang nya itu tak mengingat ulang tahunnya ......pertanyaan laura membuyarkan lamunan aira
__ADS_1
"oh ya aira udah berapa tahun ka fahri pacaran"tanya laura"kira kira udah dua tahunan kayanya ka laura"ucap aira sambil mengingat ingat"udah ada rencana mau nikah gak ka fahrinya"ucap laura dengan tatapan tajam"aku sih pernah dengar sedikit katanya bang al mau merried sesudah ka ivan sama mbak vina "ucap aira lirih"maaf yah kalo aku lancang ai tapi aku mau tanya"ucap laura ragu"tanya aja ka gak apa apa ko gak usah sungkan"ucap aira lembut "karna kamu yang bilanga aku gak bakalan sungkan lagi yah"ucap laura percaya diri "iya "ucap aira dengan senyuman "kamu suka yah sama ka fahri kamu itu sayang sama ka fahri gak kaya sayang sama saudara tapi lebih kaya sayang seorang cewek ke cowok nya"ucap laura dengan penuh tekanan"
aira hanya terdiam mencerna tiap kata yang keluar dari mulut gadis cantik dihadapan nya itu aira akui dia memang sangat menyayangi abang nya itu dia juga mengagumi nya tapi dia tidak tau apakah dia mencintai atau tidak sudah jelas mereka kaka adik mana mungkin bisa ada hubungan yang seperti dikatakan laura tadi...... lagi lagi suara laura membuyarkan semua lamunan aira
"aira "ucap laura"iya ka "jawab aira"udah gak usah dipikirkan apa yang barusan aku katakan berhubung hari ini kamu ulang tahun dan aku tidak tau jadi gak punya kado aku mau bawa kamu kesuatu tempat khusus merayakan ulang tahun "ucap laura senang"aira hanya membalas dengan anggukan
mereka sampai pada tempat yang dimaksud laura dan duduk di sebuah meja di sudut jendela... suasana disana sungguh tenang dan damai serta dilengkapi dengan begitu banyak kue kue
laura pergi memesan kue dan beberapa makanan aira hanya duduk dan menunggu namun seketika mata nya menangkap sosok yang begitu familiar bagi matanya
"bang al"gumam aira
__ADS_1
aira hanya melihat dari meja nya apa yang tengah dilakukan abang nya itu bersama kekasih nya tak luput juga dari pandangan nya dua buah boneka beruang yang aira harapkan menjadi miliknya kini telah dipegang oleh orang lain tak terasa bulir bening keluar dari pelupuk mata nya membasahi pipi chuby nya dada nya sesak menahan sakit apa yang dia lihat hari ini membuat nya sadar agar jangan terlalu berharap.....
"jadi ini alasan nya bang al selama dua tahun terakhir tidak mengingat ulang tahun ku ternyata ulang tahun pacarnya juga hari ini toh bodoh nya aku berfikir bahwa bang al akan selalu mengingat ulang tahun ku sadar aira kamu ini kenapa dia itu abang kamu kenapa kamu harus merasakan sesakit ini ketika melihat nya dengan orang lain"gumam aira tersenyum getir
harusnya jangan terlalu berharap ujung ujung nya akan meneteskan air mata "ucap aira dalam hati lalu dia pergi meninggalkan laura begitu saja setelah mengirim pesan singkat padanya
aira:ka laura maaf aku gak bisa disini.
laura hanya bisa geleng geleng kepala ketika membaca pesan aira
"kenapa dengan anak ini"gumam laura
__ADS_1