
setelah berhasil kabur dari gilang mereka bertiga pun memutus kan untuk pulang dari pada nanti bertemu gilang lagi
aira pulang di antar laura sementara dini memilih pulang sendiri karena masih ada urusan jadi dia ingin mampir ke toko kue dulu
laura dan aira sudah di dalam mobil lalu laura pun mengantarkan aira pulang dengan selamat sampai rumah nya
"makasih yah ka udah antar aira "ucap aira tersenyum manis
"iya sama sama "ucap laura membalas senyum yang tak kalah manis nya
aira pun keluar dari mobil setelah mengucap kan terima kasih pada laura setelah aira keluar dari mobil laura pun langsung pergi dengan mobil nya itu
aira pun masuk ke dalam rumah betapa kaget nya aira ketika aira ingin membuka pintu fahri lebih dulu membuka nya
"astagfirullah "ucap aira mengusap usap dada nya
"kenapa kaget kaya ketahuan selingkuh aja "ucap fahri ketus
"ya jelas lah aira kaget bang al tiba tiba buka pintu "ujar aira
"oh kirain kaget ketahuan pulang di antar cowo"ujar fahri dengan nada kesal
"apaan sih bang siapa juga yang pulang di antar cowok orang tadi aira di antar"tiba tiba ucapan aira terhenti rasa nya dia enggan untuk menjelaskan nya
__ADS_1
"di antar siapa"ujar fahri ketus
"gak bukan siapa siapa kok aira mau istirahat dulu yah bang aira mau masuk kamar "ucap aira berlalu melewati fahri yang tengah kesal karna aira tak menjawab pertanyaan nya
"mungkin gak yah bang al cemburu"batin aira merasa senang
sementara lain di toko kue dini sedang membeli cake ke sukaan tante nya
"mbak saya mau mengambil cake "ucap dini pada pegawai toko
"iya atas nama siapa "tanya pegawai toko itu
"atas nama andini maheswari"ucap dini tersenyum ramah
dini hanya mengangguk dan duduk di kursi kosong sembari menunggu cake nya
"mbak ini cake nya "ucap pegawai toko sambil menyerahkan paper bag berisi cake
"terima kasih "ucap dini menyerahkan uang nya
setelah selesai dini keluar dari toko kue menuju taxi yang sudah di pesan nya ketika dia ingin menaiki taxi tersebut dini melihat wanita paruh baya yang masih kelihatan cantik hendak menyebrang jalan sebuah mobil melaju dengan kencang
dini yang melihat itu pun langsung berlari menarik tangan wanita paruh baya itu agar menepi sehingga dini terjatuh dan pingsan karena terbentur jalan
__ADS_1
wanita paruh baya itu segera membawa dini menuju rumah sakit terdekat
"nyonya pasien sudah sadar silahkan menemui nya "ucap dokter
"baik"ucap wanita paruh baya
ceklek pintu terbuka nampak lah dini tengah berbaring di ranjang rumah sakit dengan beberapa luka memar
"nyonya apakah anda baik baik saja "tanya dini khawatir
"iya saya baik baik saja terimakasih sudah menyelamatkan saya "ucap wanita paruh baya itu
"itu sudah kewajiban saya menolong sesama nyonya "ucap dini sopan
"kalau saya boleh tahu nama nak ini siapa "tanya wanita paruh baya itu
"saya dini nyonya "sambil mengulurkan tangan nya
"jangan panggil saya nyonya panggil saja saya bunda "kata wanita paruh baya itu
"bu buunda "ucap dini terbata bata
"iya "ucap wanita paruh baya itu sambil tersenyum
__ADS_1