Setulus Cinta Aira

Setulus Cinta Aira
45


__ADS_3

dini pergi dengan keadaan yang Sangat kacau


Dia tidak pernah merasa di permalukan seperti ini dalam hidup nya dini merasa harga dirinya sebagai seorang perempuan Di injak injak


dini pergi dengan taksi online yang sudah dipesan nya sebelum menaiki taksi online tersebut dini sudah mengirimkan pesan pada bunda Mirna


dini


💬bunda maaf mengecewakan sepertinya dini tidak cocok dengan anak bunda sekali lagi dini minta maaf


sementara bunda Mirna yang telah membaca pesan dini hanya menghela nafas panjang lalu mencoba menelpon dini namun nomor telpon gadis itu tidak aktif


dini yang sudah sampai dirumahnya pun langsung menghempasakan tubuhnya ke kasur empuknya lalu menangis sejadi jadinya


keesokan harinya


gilang bangun dengan lingkaran Hitam Di bawah Mata nya ya Gilang tak bisa tidur nyenyak tadi malam Karena terus terbayang wajah Dini yang menangis Ada rasa bersalah di hatinya namun ia tak mau mengakui bahwa Dia salah

__ADS_1


dini pun Sama Dia bangun dengan Mata bengkak nya Karena menangis semalaman Kata Kata gilang selalu terngiang ngiang di kepala nya mengingat Kata itu dini kembali menangis untuk kesekian kalinya


Di meja makan bunda Mirna Dan suami nya sudah menunggu gilang sedari tadi bunda Mirna cemas tak karuan ia ingin membicarakan hal yang penting dengan gilang setelah menunggu beberapa menit gilang akhirnya Turun menuju Meja makan yang Sudah Ada ayah Dan bunda nya


"pagi bun pagi yah"ucap gilang seraya menciumi punggung Tangan orang tua nya


"ayo makan setelah itu bunda mau bicara penting Sama kamu gilang"ucap bunda Mirna Tanpa menatap wajah anak nya


seakan tau Arah pembicaraan bunda nya gilang hanya menganggukkan kepala nya tanda setuju


"pasti gadis menjijikan itu yang mengadu pada bunda heh dasar gadis licik"batin gilang geram


gilang pun duduk disebelah sang bunda lalu memulai pembicaraan


"bunda"ucap gilang lembut


"hm"dehem bunda

__ADS_1


"bunda Marah yah Sama gilang"ujar gilang pelan


"maksud kamu apa jelaskan Sama bunda kenapa dini"belum sempat bunda Mirna berbicara Sudah Di potong Oleh gilang


"benarkan dugaan gilang pasti gadis licik itu sudah menghasut bunda "ujar gilang Geram


"apa yang kamu bicarakan gilang"bentak bunda mirna


"bunda itu Udah dibohongin Sama wajah polosnya Dia itu cuman ngincar harta bunda"jelas gilang


"cukup gilang bunda Kenal Dini lebih baik Dari pada kamu mengenal nya "ucap bunda Mirna dengan intonasi tinggi


"bunda harus percaya gilang gadis itu gak sebaik yang bunda pikir Dia deketin bunda dengan tujuan untuk dijodohkan dengan gilang Dan saat gilang menolak nya dia mengadu pada bunda"ucap gilang meyakinkan bunda nya


plakkkk


satu tamparan berhasil mendarat Di pipi mulus gilang

__ADS_1


"cukup bunda kecewa Sama pemikiran kamu kalau kamu tidak menyukai nya bilang Saja bunda tidak Akan memaksa tapi kamu malah merendahkan nya Dan perlu kamu tau dini tidak meminta bunda untuk menjodohkan nya dengan kamu sungguh percaya diri sekali kamu gilang"ucap bunda Mirna tersenyum kecut


"dia bahkan menolak mentah mentah untuk dijodohkan namun bunda memaksa nya Karena Dia menghormati bunda makanya Dia mau mencoba membuka Hati untuk kamu Tanpa dia tahu siapa yang akan dijodohkan dengan nya Dan perlu kamu tahu Dia tidak mengadu pada bunda malah Dia menutupi kelakuan buruk mu yang menghina nya "ucap bunda Mirna melemparkan ponsel berisi pesan dini kearah gilang


__ADS_2