
toh aira tidak mau ambil pusing dia juga tidak mendapati fahri dikamar lalu aira bergegas mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat subuh meski hampir terlambat dari pada tidak sama sekali iya kan
setelah selesai sholat aira mandi dan bersiap siap untuk kekampus dia sudah tak sabar lagi ingin menemui dini dan menjelas kan semua nya aira tidak mau karena kesalahpahaman ini menghancur kan persahabatan nya yang sudah lama mereka bangun
setelah selesai bersiap aira memesan taxi online dan menghubungi laura untuk membantu nya menjelas kan pada dini
"assalamualaikum ka laura"ucap aira ditelpon
"waalaikum salam "jawab laura
"ka bisa bantuin aira kan jelasin ke dini"ucap aira lirih
"iya aira aku pasti bantu kok tenang aja ini aku udah otw kampus"ujar laura
"aku juga ka lagi nungguin taxi eh taxi nya udah nyampe aku tutup dulu yah telpon nya assalamualaikum "kata aira mengakhiri telpon
"waalaikum salam"saut laura
setelah taxi sampai dirumah aira dia pun bergegas masuk dan pergi menuju kampus
Di kampus
__ADS_1
dini berjalan dengan langkah gontai sambil memegangi buku buku nya kejadian semalam sungguh membuat dini pusing, dini pikir itu hanya mimpi namun ternyata semua nya nyata
sungguh dini lelah berdiam diri dan tidak mengoceh ingin sekali rasa nya dia memarahi dan memintai penjelasan aira namun ego mengalah kan akal sehat nya
dini benar benar kecewa karena aira menyembunyi kan sesuatu dari nya padahal dulu mereka sudah berjanji untuk tidak ada rahasia diantara mereka...
tapi kenyataan nya aira tidak berbagi apa pun pada nya dan malah menyembunyi kannya pantas kah dini disebut sahabat sampai dia tidak tau masalah sahabat nya sendiri
apakah aira juga tidak menganggap nya sahabat sampai aira lebih memilih tidak memberi tahu nya apa apa
dini terus berjalan dengan pikiran yang kacau tanpa dini sadari dia menabrak seorang laki-laki bertubuh jangkung, siapa lagi kalau bukan gilang
gilang yang geram dengan sikap dini pun langsung memarahi nya
"hey gadis jorok selain jorok apakah kamu juga buta "ujar gilang membentak dini
dini tidak mau ambil pusing dengan gilang jika dulu dia akan membalas ocehan gilang kali ini dini lebih memilih diam dan meminta maaf saja
"maaf kan saya pak saya tidak hati hati"ucap dini membungkuk kan badan tanda memohon maaf
gilang sungguh terkejut dengan respon dini dia pikir dia dan dini akan berdebat tapi kenyataan nya dini malah meminta maaf
__ADS_1
lalu kemana gadis jorok yang ceplas ceplos itu padahal ocehan dini menjadi hiburan tersendiri bagi gilang
setelah meminta maaf dini pergi meninggalkan gilang yang masih kaget akan sikap nya dini duduk di sebuah bangku kosong ditaman bangku dimana dia biasa nya menghabiskan waktu bersama aira dan laura tapi sekarang dia hanya sendirian
aira yang sudah sampai di kampus pun melihat laura sedang menunggu nya
aira dan laura langsung melancarkan aksi nya untuk mencari dini
hampir 15 menit aira dan laura berkeliling mencari dini hingga mereka sampai ditaman dan melihat sosok dini tengah duduk melamun dengan aura kesedihan nya
aira dan laura pun langsung menuju ke tempat dini dini yang sadar akan kedatangan aira pun berniat pergi namun langkah nya terhenti karna laura sudah lebih dulu menahan tangan nya
"din please dengerin penjelasan aku 'ucap aira memohon
"udah deh gak ada yang perlu dijelasin"jawab dini ketus
"kali ini aja din kasih aira kesempatan menjelaskan kalo kamu udah dengerin penjelasan aira terserah deh kamu mau marah atau apa yang penting dengerin dulu "ucap laura membujuk
dini hanya diam diam nya dini seakan menjadi lampu hijau untuk aira menjelaskan
like like
__ADS_1