
"*iya aira udah maafin bang al"ucap nya dengan tersenyum manis
"aku akan belajar menjaga dan membahagiakan mu tapi maaf aira aku tidak akan pernah bisa mencintai mu"ucap fahri tegas
deg*
kebahagiaan sesaat yang aira rasakan tiba tiba menghilang ketika mendengar ucapan fahri rasa nya aira ingin menangis namun ditahan nya sekuat mungkin
"maka belajar lah mencintai ku bang al"ucap aira dengan suara bergetar
"satu hal yang harus kamu ketahui aku tidak akan pernah mencintaimu karena di hati ku hanya ada dinda "ucap fahri tegas
"lalu aku ini apa "ucap aira yang sudah emosi mendengar nama dinda
"kamu hanya sebatas tanggung jawab untuk ku dan aku tidak akan menganggap mu lebih dari seorang adik aku akan menjaga dan membahagiakan mu hanya sebagai adik tidak lebih"ucap fahri menekan kata kata nya
__ADS_1
"baik lah jika itu membuat bang al bahagia"ucap aira tersenyum getir
"oke "ucap fahri singkat
"tapi aku ada 2 permohonan maka aku akan menerima semua ini"ucap aira dengan suara bergetar
"katakan lah apa yang kau ingin kan "ucap fahri dingin
"aku ingin melakasanakan tugas ku sebagai seorang istri melayani dan melakukan tugas tugas ku sebagai seorang istri"ucap aira menahan air mata
"iya dan permohonan kedua ku aku ingin bang al tidur di ranjang bang al "ucap aira
"aku tidak bisa "belum selesai fahri bicara sudah di potong aira
"bang al tenang saja aku tidak akan meminta hak ku sebagai seorang istri aku hanya meminta bang al kembali ketempat tidur bang al karena aku tidak tega melihat bang al tidur disofa permohonan kedua ku itu aku akan pindah kamar ke kamar ku yang dulu"ucap aira
__ADS_1
"hm baiklah"ucap fahri
"dan satu lagi bang al tidak perlu menghindari ku karna bang al memperlakukan aku sebagai adik maka aku juga akan sama menganggap bang al sebagai abang ku bukan suami ku jadi bisa kita seperti dulu"ujar aira tersenyum getir
"baiklah jika itu yang kau ingin kan maka kita akan sama seperti dulu"ucap fahri datar
setelah pembeciraan tadi aira langgsung menuju kamar untuk mengambil barang barang dan baju baju nya lalu memasukkan nya kedalam koper
di tatap aira kamar yang sudah ia tempati selama sebulan itu dengan seksama tanpa terasa air mata nya jatuh tanpa aba aba
di ingat ingat aira masa masa aira tinggal di kamar yang sama dengan suami nya itu
"jika hanya dengan cara ini aku bisa bertahan maka akan ku lakukan asalkan bang al selalu di sisiku meski hanya sebagai abang ku "gumam aira sambil memaksakan untuk tersenyum
di raih nya koper nya lalu pergi meninggalkan kamar itu menuju kamar nya dulu sebelum menikah meski aira kecewa dia akan belajar menerima semua nya dan menjalani hari hari nya dengan bahagia seperti dulu lagi
__ADS_1
sementara fahri hanya duduk di sofa sambil memikirkan perkataan aira nampak ada penyesalan di mata laki laki itu karena telah melukai hati aira namun fahri juga lega karena aira terlihat baik baik saja