Setulus Cinta Aira

Setulus Cinta Aira
cemburu


__ADS_3

setelah sampai rumah aira gilang pun Turun membukakan pintu untuk aira hal itupun tak luput Dari pengawasan fahri


"terimakasih Pak telah repot mengantarkan saya pulang"ucap aira seraya Turun Dari mobil


"Aku tidak merasa direpotkan kok"jawab gilang tersenyum manis


aira Hanya membalas tersenyum Dan hal itu semakin membuat Fahri kebakaran jenggot


fahri tidak rela senyum manis aira di perlihatkan pada laki laki lain selain dirinya


"kalau begitu saya masuk Dulu pak"ucap aira pamit


"eh tunggu "ucap gilang memeganng Tangan aira


"maaf Pak bisa tolong lepaskan tangan saya"ucap aira merasa risih dengan sikap gilang


"eh maaf"ucap gilang merasa bersalah


"iya Pak kalau begitu bolehkah saya masuk"ucap aira Minta izin pamit


"bisakah kamu tidak memanggil saya pak ketika kita sedang berdua saya merasa jadi sangat tua kamu panggil begitu aira"ungkap gilang panjang lebar


"maaf pak saya tidak bisa karna itu tidak sopan,kalau begitu saya masuk dulu"pamit aira Tanpa mempedulikan gilang

__ADS_1


sementara fahri tersenyum puas aira menolak permintaan gilang


"hehe bagaimana rasa nya Di tolak dosen genit"batin Fahri tersenyum menyeringai


setelah memastikan aira benar benar masuk rumahnya gilang pun pergi melajukan mobilnya Fahri pun begitu setelah gilang pergi dia pun bergegas masuk ke rumah nya


Fahri pun masuk rumah mencari keberadaan gadis kecil yang membuatnya merasa gelisah Dan kesal


"huh Dimana kamu aira setelah ini habis lah kamu"gumam fahri


mata fahri pun tertuju pada kamar aira yang tertutup pintu itu fahri pun melangkah menuju kamar aira Dan beruntungnya pintu kamar aira tidak terkunci


dibuka nya perlahan Lahan pintu kamar aira lalu apa yang dilihat fahri membuatnya menelan saliva nya dengan Kasar


aira merasa Ada seseorang yang sedari tadi memperhatikan nya lalu aira pun berbalik betapa terkejutnya Dia melihat fahri memandang nya Tanpa berkedip sungguh jantung aira berdetak dua kali lebih cepat


"astagfirulah bang!! "ucap aira terkejut langsung membenarkan pakaian yang hampir terlepas


aira pun hendak mengambil hijab nya namun Suara fahri menghentikan nya


"jangan dipakai"ucap Fahri masih melihat aira tanpa berkedip


"apanya "Tanya aira

__ADS_1


"hijabnya"sahut fahri


"tapikan"ucap aira terpotong


"jangan ngebantah ini perintah cepat ke ruang Tamu abang mau bicara"ucap fahri berlalu keluar kamar aira


10 menit kemudian


aira Sudah berada Di ruang tamu tanpa menggunakan hijab nya Fahri tersenyum manis melihat aira menuruti Kata Kata nya


"mau bicara apa bang"tanya aira memecah lamunan fahri yang sedari tadi melihatnya tanpa berkedip


"oh iya"ucap fahri gugup


"apa?? Tanya aira heran


"kamu pulang sama siapa"tanya fahri dingin


"hm Sama dosen bang"jawab aira jujur


"mulai sekarang kamu jauhi dosen itu jangan dekat dekat dengan laki laki lain selagi kamu masih punya suami"ucap Fahri ketus


"*ya Allah Bang Al ini kenapa gak mungkin kan dia cemburu kalau pun benar bolehkah Hamba berharap ya Allah agar bang al bisa menerima ku sebagai istri nya "aira membatin

__ADS_1


**like like like***


__ADS_2