
"assalamualaikum "ucap wanita itu
"waalaikum salam"ucap aira dengan senyumnya
"maaf lama yah ka laura nunggu aira buka pintu nya"ucap aira lagi
"gak lama kok"ucap laura
"yaudah masuk yuk kak"ucap aira lembut
aira dan laura masuk langsung menghampiri dini yang sudah duduk di sofa
"eh ada ka laura juga nih"ucap dini pura pura cemberut
"kenapa cemburu"ucap dini jutek
"ya iyalah kan aku mau habisin waktu berdua sama aira "ucap dini
"emang kamu suami nya apa pengen berdua aja sama aira"ucap laura
aira hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan dua sahabat nya itu seakan mereka takut tidak mendapatkan perhatian aira
"udah stop deh kalian aira cuma satu gak bisa dibagi bagi nih"ucap aira
"siapa yang mau bagi kamu ai"tanya dini dengan polosnya
"iya emang ngapain kamu mau dibagi ai"tanya laura tak kalah polos nya dengan dini
"habisnya kalian dari tadi ribut terus kan aira pusing denger nya jadi aira kira lagi rebutin aira "ucap aira dengan tawa ringan nya
"ih kamu kepedean deh aira "ucap dini mengejek
"iya kamu ketularan dini deh ai"kata laura
"ketularan apa ka"ujar aira bertanya
"ketularan narsis nya "ucap laura dengan tawa nya
ha
haha
mbahha
hahha
__ADS_1
hahahbhahh
mbhah
hahahhah
mereka pun sama sama tertwa seolah menghilang rasa sakit di hati mereka masing masing
"eh tunggu tunggu deh ada yang kelupaan "ucap dini seolah olah sedang berfikir
"apa"tanya aira dan laura bersamaan
"hm makanan gratis nya ai"ucap dini cengengesan
"yeh dasar otak gratisan"ucap laura menyentil dahi dini
"bilang aja kalo ka laura cemburu ya kan "ucap dini pede
"siapa yang cemburu "ucap laura ketus
"tuh kan aira udah bilang kalo aira gak bisa di bagi bagi kenapa rebutin aira sih "ucap aira dengan menahan tawanya
"kepedean"ucap laura dan dini barengan
"idih ogah"ucap mereka bersamaan lagi
"tuh kan barengan lagi bilang aja kalo kalian itu sehati"ucap aira
"airraaaaa"ucap mereka berteriak sambil berlari mengejar aira
kurang lebih lima menit sudah berlalu mereka main kejar kejaran hingga aira berhenti karna kelelahan
hah hah hah
napas aira tak beraturan
"udah ah aira lelah "ucap aira memegang dada yang detak jantungnya sudah tak beraturan.
"sama "ucap dini
"aku juga "kata laura
"gimana kalo kita makan bakso bang mamat aja"ucap aira mengusulkan
"bakso bang mamat di dekat smp kita dulu itu ai "ucap dini menebak
__ADS_1
"iya "ucap aira
"yaudah ayo aku juga laper nih"ujar laura
mereka pun bergegas menuju tempat tujuan mereka dengan mobil laura....
sesampainya disana aira dan laura juga dini
langsung duduk dan memesan bakso yang sudah aira dan dini rindukan ketika masa smp
"bang mamat bakso nya tiga porsi yah"ucap aira setengah berteriak
"siap"ucap bang mamat
15 menit kemudian bakso yang di tunggu tunggu pun sudah siap dan diantarkan oleh bang mamat
"ini neng bakso nya "ujar bang mamat
"makasih yah bang mamat"ucap mereka bertiga
"eh tunggu ini teh neng cantik aira kan"tanya bang mamat
"iya bang mamat masih ingat yah"ucap aira
"iya lah ingat sama neng cantik aira "ucap bang mamat
"jadi cuma aira nih yang di ingat aku gak diingat nih bang mamat"ujar dini
"eh neng gelis dini ada juga toh"ucap bang mamat
"iya "ucap dini
"udah lama yah neng gak main kesini gak suka lagi yah sama bakso bang mamat "ucap bang mamat
"gak kok bang kami cuman sibuk sekarang ada waktu maka nya mampir lagi"ucap aira menjelaskan
"yaudah neng neng cantik silahkan dinikmati bakso nya nanti sering sering mampir yah"ucap bang mamat
"siap bang mamat"ucap mereka bersamaan
"bakso kaya biasanya yah bang mamat"ucap laki laki tampan
sebuah suara yang familiar membuat mereka mencari cari suara tersebut
betapa terkejut nya mereka ketika mengetahui siapa pemilik suara itu
__ADS_1