
dua Hari kemudian
perusahaan triatmadja group
"maaf Pak fahri tuan wijaya sudah Tiba Di Indonesia "Kata gilang menginformasikan
"benarkah lalu apa yang kau lakukan disini cepat jemput tuan wijaya"titah fahri
"maaf pak tapi tuan wijaya telah mengabari saya beliau tidak ingin dijemput katanya ingin menghabiskan waktu berasama keluarga"ujar gilang
"baiklah jam berapa pertemuannya"tanya fahri
"masalahnya tuan wijaya membatalkan pertemuan tersebut" ucap gilang Ragu ragu
"apaa!!" teriak fahri
"bagaimana bisa tuan wijaya tidak professional begitu"kata fahri lagi
"tenanglah pak tuan wijaya akan menetep di Indonesia jadi pertemuan itu pasti akan terjadi" Kata gilang menjelaskan
"syukurlah Kalau begitu"ucap fahri
"apakah bapak ingin makan siang"tanya gilang
"hmm baiklah antarkan saya kerestaurant xx Dan jemput Kevin juga ajak Dia makan bersama"ujar fahri
"baik pak"kata gilang
Restaurant xx
Fahri gilang Dan juga Kevin sudah Sampai ke tempat yang mereka Tuju mata gilang menangkap sosok laki laki yang dikenalnya
"bukankah itu tuan wijaya"kata gilang menunjuk ke arah laki laki yang tersenyum bahagia menatap seorang wanita dihadapannya
"benarkah"kata fahri melihat kearah yang ditunjukkan gilang
Tiba Tiba dari arah belakang seorang anak Laki laki berlari kencang mengejar seorang gadis kecil yang berlari mendahuluinya hingga jatuh dihadapan fahri
pandangan Mata mereka bertemu Ada Persaan yang hangat dirasakan fahri ketika menatap Bocah Laki laki dihadapannya
"sorry uncle "Kata Bocah tersebut
" apakah Ada yang sakit"tanya fahri
"no uncle "Kata nya sambil menggeleng gelengkan kepala
"baiklah ayo bangun"kata fahri membantu anak tersebut berdiri
"lain Kali berhati hatilah brother "Kata Kevin sok keren
anak Laki laki tersebut pun kembali berlari memanggil manggil nama gadis kecil yang dikejarnya tanpa menghiraukan perkataan kevin
"princess Renren berhentilah berlari "teriak nya
sementara Kevin tengah Kesal Karena perkataan nya diabaikan
"bukankah anak itu sangat tidak sopan om"kata kevin kesal
fahri hanya menanggapi nya dengan senyuman sambil mengusap usap lembut kepala kevin
seminggu kemudian
tibalah Hari yang Di tunggu tunggu yaitu pertemuan dengan tuan wijaya
"Hallo tuan wijaya selamat datang Di triatmadja group "kata fahri menjabat tangan tuan wijaya
"iya "ucap Aryan melihat lihat isi kantor fahri
"silahkan duduk tuan wijaya"kata Fahri mempersilahkan
"tidak usah terlalu formal begitu panggil saja aryan"kata Aryan pada fahri
"baik lah Aryan apa kita bisa mulai rapatnya"kata fahri
"oh tunggu sebentar sekertaris saya sebentar lagi datang Dia harus menjaga anak dulu jadi mungkin agak terlambat"jelas aryan
"no problem " Kata fahri
pintu ruangan terbuka tampak anak Laki Laki berlari riang memanggil daddy nya
"daddy daddy"teriak nya
dibelakang anak kecil tersebut ada seorang wanita setengah berlari dengan beberapa dokumen ditangannya sambil memanggil manggil nama putranya
"Al al berhentilah sayang nanti kamu jatuh"teriaknya pada putranya"
Suara lembut wanita tersebut berhasil mengalihkan perhatian orang orang yang ada didalam ruagan tersebut tak terkecuali fahri
wanita tersebut masuk dengan senyum manis nya sambil menggandeng tangan putranya
"lain Kali jangan berlari seperti itu yah cepat Minta maaf pada daddy"ucap nya lembut pada putranya
"ya mommy"kata nya
"daddy I'm sorry "ucap anak Laki Laki tersebut
"it's okay "kata aryan
sementara fahri terpaku ditempatnya menatap manik bola Mata wanita yang begitu Dia rindukan
sedangkan gilang dokumen yang dipegang nya jatuh kelantai seakan tak percaya Akan penglihatanya
" hm hm"dehem aryan
"perkenalkan wanita yang Ada disamping saya akira wijaya"ucap Aryan lantang
fahri pov
ku menatap nya tak percaya sungguh ingin aku berlari memeluknya mengucapkan beribu maaf padanya menangis dipelukannya
ya wanita itu aira aku sangat yakin namun mengapa Dia seakan tak mengenali ku aku tidak mungkin salah lihat Dia benar benar aira istriku yang menghilang tujuh tahun lalu
mengapa dia seolah tak mengenaliku mungkin dia sangat marah pikirku Sampai saat Aryan mengenalkan nya dengan nama akira wijaya hati ku terasa amat sakit bukan Karena namanya berganti namun Karena ada Kata wijaya dalam namanya apa hubungan mereka Tanya ku dalam hati
sampai ingatan ku melayang pada perkataan gilang dulu yang mengatakan kemungkinan sekertaris Aryan adalah nyonya wijaya
__ADS_1
benarkah ini Tanya Ku dalam hati lalu kulihat anak laki laki yang tengah duduk dipangkuan Aryan dengan gembira nya hatiku kembali merasakan sakit benarkah Dia bukan aira aira tidak mungkin menikah dengan orang lain
aku benar benar merasa prustasi mengapa jadi begini ingin aku bicara dengan aira namun tidak bisa aku harus professional
aku akan membicarakan nya setelah selesai rapat kataku dalam hati
pov end
setelah selesai rapat Aryan keluar terlebih dahulu bersama anak Laki laki itu
kini tinggalah akira yang merapikan beberapa dokumen dan fahri menunggu akira selesai
ketika Akira melangkah pergi Tangan nya ditahan fahri
"tunggu aku ingin bicara"kata fahri
"maaf tuan ingin bicara apa"tanya akira
"berhentilah berpura pura tidak mengenal ku aira"katanya
"siapa aira saya tidak mengenalnya tuan"bantah akira
"maaf aira maaf aku tau aku salah aku sadar tapi demi allah aku tidak pernah mengkhianatimu aku hanya mengasihani nya saja"jelas fahri sendu
"apa yang tuan fahri katakan saya sungguh tidak mengerti"ucap Akira
"kembalilah aira ku mohon"kata fahri penuh harap
"apa apaan ini"kata akira
"apa kamu Dan aryan"ucap fahri
"ya "kata akira lantang
"dan anak itu"ucap fahri lemah
"tentu saja anak saya dan suami saya tuan"ucap Akira tersenyum ramah
"maaf maaf maaf tolong kembali lah bersama ku tidak peduli kamu menikah atau belum kembalilah kumohon aira"ucap fahri menitikkan Air Mata berlutut dihadapan akira
"bang al"ucap akira tak tega
tiba tiba masuklah aryan laura dan Alvaro diikuti seluruh keluarga triatmadja
"apakah ini keterlaluan ka aryan"ucap akira
"itu tidak keterlaluan sayang itu hukuman yang pantas untuknya bahkan itu belum cukup"kata bunda mirna
"apa apaan ini bunda"tanya fahri heran
"tentu saja menyaksikan pertunjukkan bagus mana mungkin kami melewatkannya"Kata bunda mirna
"maksud bunda"ucap fahri
"kami sedang menyaksikan penyesalan seorang suami terhadap istrinya bukan kah itu pertunjukkan yang sangat bagus"ucap bunda Mirna tersenyum devil
"jadi kamu dan aryan"kata fahri tersenyum bahagia
"tentu saja tidak Aryan itu suamiku"kata laura posesif
"dan anak itu"tanya fahri
"tentu saja anak kita"ucap aira tersenyum hangat
"huh daddy jahat anak sendiri saja tidak mengenali"ucap Alvaro cemberut
"maafkan daddy sayang kemarilah sini peluk daddy "kata fahri merentangkan tangannya
anak dan ayah itupun saling berpelukan melepas kerinduan mereka semua bahagia melihat pemandangan ayah dan anak itu
"mengapa kamu baru kembali"tanya fahri
"tujuh tahun lalu saya Dan Laura akan pergi kebandara di tengah perjalanan says melihat seorang wanita lemah tergeletak ditengah jalan Karena kecepatan mobil saya jadi saya membelokkan nya Hingga menbark pohon Dan kami memeriksa keadaan wanita tersebut dan ternyata Laura mengenal nya lalu kami memutuskan membawa aira kelondon luka dikepalanya sangat parah hingga dia kehilangan ingatannya untungnya Janin nya selamat Selama 3 tahun barulah ingatan aira pulih dia ingin kembai namun melihat kondisi Alvaro masih kecil jadi kami memutuskan Akan kembali ketika Al varo sudah lebih besar"jelas Aryan panjang lebar
"maafkan aku pasti sangat sulit melaluinya sendiriankan"ucap fahri memeluk aira erat
"bang Al aira gak sendirian Ada Ka Laura dan ka Aryan yang selalu mendukung aira"ucapnya
"terimakasih banyak Laura aryan"ucap fahri menitikkan air mata
"kalian sungguh jahat aku sendiri yang Belum tau aira kembali"kata fahri
"salahkan istrimu itu mengapa Dia tidak memberitahu kamu dan malah memberitahu keluarga triatmadja"ucap bunda mirna
"itu semua ide ka aryan"ucap aira
"huh hukuman itu Saja belum cukup atas perlakuan mu pada aira"ujar aryan
"apakah waktu tujuh tahun tidak cukup untuk menghukumku"tanya fahri
"tentu saja"kata aryan
"aku rela dihukum apa saja asal bisa bersama aira"ucap fahri Penuh keyakinan
" shutt mulai Sekarang tidak Ada lagi hukum hukuman yang Ada kita harus menjalani kehidupan dengan bahagia Hingga menua bersama"kata aira
yang dibalas pelukan hangat oleh fahri mereka semua pun tersenyum bahagia
"mah apakah anak sombong itu anak om fahri"tanya kevin
"hush mulai Sekarang kamu harus memanggilnya kaka mengerti"kata dini menjelsakan
"huh akan kupikirkan"kata kevin malas
mereka semua pun tertawa bahagia
dua tahun kemudian......
kediaman triatmadja
tengah disibukkan dengan pesta ulang tahun yang pertama untuk reyhan triatmadja anak kedua fahri dan aira
semenjak kehadiran sikecil reyhan keluarga mereka semakin dilengkapi dengan kebahagiaan Kevin Dan Al varo juga sudah sangat akrab seperti saudara kandung padahal hanya sepupuan
Kevin memilih memanggil Alvaro dengan sebutan kaka pertama Dan dirinya sendiri Kaka kedua lalu sibungsu reyhan mereka panggil adik kecil
__ADS_1
dikediaman triatmadja mereka semua berkumpul merayakan ulang tahun sikecil reyhan yang berusia satu tahun
Ada Aryan Laura dan anak anak mereka dito Franklin dan istri juga anak nya juga keluarga tritmadja lengkap
ditengah perbincangan hangat keluarga Tiba Tiba datang Laki laki tampan tersenyum manis pada aira
"rara kamu sangat manis dan tambah cantik deh"sapanya pada aira
"apakabar"tanya aira
"tentu saja tidak baik setelah ditinggal pergi kalian"ucapnya melebih lebihkan
"siapa dia al"tanya fahri pada putranya
"saingan daddy "kata Alvaro
"maksudnya?? "tanya fahri
"dia uncle Bram selama tujuh tahun dilondon Dia selalu membantu mommy dia juga mengejar ngejar mommy"kata Alvaro
"keterlaluan "Kata fahri
"tenanglah daddy bahkan sebelum bertarung pun uncle bram sudah kalah karena dihati mommy cuman ada daddy "ucap Alvaro
"baguslah"ucap fahri
"apakabar bram"sapa aryan memeluk bram
"baik brother "ucapnya
"bram kenalkan ini suami ku fahri"ucap aira memperkenalkan
"huh kalau saja aku bertemu istri mu terlebih dahulu pasti dia akan jatuh cinta padaku"kata bram
"tidak mungkin"kata fahri dengan tatapan tajamnya
"berhentilah menatapku seperti itu aku kesini tidak ingin cari keributan tapi ingin memberikan undangan pernikahan"kata bram
selamat bram ucap mereka semua
acara ulang tahun pun dimulai setelah selesai mereka berbincag bincang
"dikeluarga triatmadja Kan tidak ada putri mereka semua anak Laki laki bagaimana kalo kita menjodohkan anak anak kita"usul Laura Dan istri dito
"ide yang bagus "ucap mereka semua
"tapi ingat jika mereka berjodoh mereka akan menemukan jalan mereka masing masing"ucap bunda mirna
ditaman
"prince kembalikan permen ku prince"teriak gadis kecil pada alvaro
"tidak mau ble kejar aku princess "kata alvaro
Hingga gadis kecil tersebut terjatuh
hiks hiks tangisnya
"berhentilah menangis princess Lauren nih aku kembalikan permennya"ucap Alvaro
"Renren gak mau permen"ucapnya
"lalu apa?"tanya Alvaro
"berjanjilah prince al Akan menikah dengan princess Renren "katanya
"mengapa begitu"tanya alvaro
"Kata teman Lauren jika prince Al menikahi orang lain maka Renren tidak akan bisa bersama prince Al lagi"ucap lauren
"baiklah aku berjanji saat dewasa nanti kita akan menikah"ucapnya menggendong Lauren dipunggungnya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"hey Anak manis siapa namamu "Kata kevin
"vania"katanya
"nama yang manis seperti orangnya"ucap kevin
"nama kaka siapa "tanya vania
"cup Kevin triatmadja ingatlah namaku"ucap Kevin berlari pergi setelah mencium pipi gembul vania
"Ka kevinnn"teriak vania
Tamat......
cinta tumbuh seiring berjalannya waktu yang terpenting dalam sebuah hubungan adalah kepeecayaan kejujuran Dan keterbukaan itulah yang paling utama
setulus cinta aira
Sama dengan aira dan fahri yang menikah tanpa cinta namun seiring Nya waktu cinta tumbuh begitu saja Karena kebersamaan mereka...
**bunos visual
aira**
fahri
gilang
dini
dinda
__ADS_1