
"ih kok kalian ngeselin banget sih malah ketawa "ucap dini kesal memanyunkan bibir nya
"habis nya lucu banget sih gak nyangka aja gitu pak gilang tukang rumpi"timpal laura
"iya din sumpah lucu banget kalian itu kaya di novel novel gitu benci jadi cinta musuh musuhan terus bucin bucinan "ucap aira sambil tertawa renyah
"apaan sih gak jelas banget"ucap dini yang semakin kesal
"kita doain kalian jodoh yah"ucap laura mendoakan
"aamiin"balas aira
"aku sih ogah yah"ujar dini kesal
mereka terus tertawa sementara dini mendengus kesal akibat ulah sahabatnya niat dini untuk bercerita malah menjadi bahan ejekan laura dan aira...
setelah puas tertawa mereka pun tertidur karena kelelahan
sementara ditempat lain seorang pria tampan tengah mondar mandir tak karuan karena sedang khwatir...
orang yang ditelpon tak kunjung menjawab sedangkan sang pemilik telpon tengah asik di dunia mimipi nya....
ya orang itu adalah dokter tampan fahri dia begitu khawatir karena aira dari tadi tak mengangkat telepon nya
"kemana aira apa terjadi sesuatu padanya "gumam fahri pada dirinya sendiri
__ADS_1
tiba tiba seorang perawat menghampiri fahri di ruangan nya
"dokter fahri profesor zian tadi meminta saya menyampaikan ini kepada anda "ucap perawat itu
"katakan "ucap fahri
"profesor zian tak bisa menghadiri rapat jadi rapatnya ditunda sampai profesor bisa hadir"ucap perawat menjelaskan
"baiklah tolong urus transportasi kepulangan saya 'perintah fahri
"baik dok "jawab perawat ramah
setelah semua nya selesai fahri bergegas pulang diperjalanan pulang pikiran fahri hanya tertuju pada aira dia begitu khawatir terhadap istrinya itu ralat adiknya karna fahri belum menerima aira sepenuhnya
fahri terus berpikir apakah aira baik baik saja kenapa dia tidak mengangakat telpon itu lah yang selalu ada dibenak fahri dia begitu takut terjadi hal yang buruk
"sabar pak ini udah kecepatan maksimal kalau lebih cepat lagi kita bisa kecelakaan "ujar supir menjelaskan
"tapi saya khwatir dengan istri saya"bentak fahri
"tapi saya lebih khawatir dengan nyawa saya pak saya gak mau mati muda saya belum menikah "ucap supir itu
fahri hanya pasrah dia hanya bisa berdoa aira baik baik saja sungguh fahri khawatir dengan aira apalagi jika fahri mengingat kecerobohan aira beberapa waktu yang lalu jika dia tidak ada bagaimana nasip adiknya itu .....
setelah perjalanan yang lumayan melelahkan akhirnya fahri sampai dirumah dia bergegas turun setelah memberikan ongkos pada supir taksi itu
__ADS_1
dibunyikan fahri beberapa kali bel rumah nya namun tak kunjung ada yang membuka kan pintu fahri pun semakin cemas lalu dicari nya kunci serep rumah nya
setelah pintu terbuka fahri langsung memanggil manggil nama aira dengan setengah berteriak
aira
aira
kamu dimana
aira
aira
suara bising mengganggu tidur ketiga gadis cantik yang ada dikamar ketiga gadis cantik itu pun terbangun dan keluar dari kamar mencari asal suara...
saat sudah menemukan sang pemilik suara nampak lah pria tampan dengan jas dokter nya dengan keadaan gusar karna khawatir..
mata fahri manangkap sosok yang sejak tadi ia cari sosok yang tengah berdiri dihadapan nya dengan keadaan kaget dihampiri fahri gadis yang membuat nya khawatir setengah mati dipeluk nya tubuh aira erat seakan takut kehilangan
"apa kamu baik baik saja"ucap fahri khawatir
"kok abang pulang"tanya aira heran
bukan nya jawaban yang fahri dapat malah pertanyaan
__ADS_1
like like like like