
kembali lagi ke situasi pasangan suami istri yaitu aira dan Fahri
sedari tadi Aira hanya terdiam di dalam pelukan suaminya itu ada perasaan nyaman tersendiri bagi aira
"aira" ucap fahri lembut
"iya bang"sahut aira
"maaf"ucap fahri
satu Kata maaf dari fahri membuat detak jantung aira tak Karuan
"untuk apa"tanya aira heran
"untuk semuanya"jawab fahri
"maaf kalau Selama ini abang udah nyakitin aira maaf "ujar fahri
"iya"jawab aira seraya mengeratkan pelukan nya pada fahri
"mari kita mulai semuanya dari awal abang akan berusaha menjadi suami yang lebih baik lagi"ucap fahri meyakinkan
"lalu cinta"tanya aira
"abang juga akan belajar mencintai kamu walau pun nanti tidak bisa mencintai kamu pun abang gak akan ninggalin kamu"ucap fahri tersenyum hangat sambil mengusap lembut rambut aira
__ADS_1
"benarkah "Tanya aira tak percaya
"iya"jawab fahri mantap
seminggu kemudian
sudah seminggu semenjak fahri mulai menerima aira hubungan mereka juga sudah lebih baik tapi aira sedikit sedih Karena 3 Hari yang lalu Laura berpamitan pergi ke London untuk menikah dengan tunangan nya aira Dan dini ingin ikut menemani Laura namun apadaya mereka tidak bisa mereka hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk laura
sudah seminggu juga aira diantar jemput fahri dia tidak membiarkan gilang mendekati aira sedikit pun awalnya aira merasa risih dengan sikap posesif fahri namun dia bersyukur rumah tangganya masih bisa bertahan Sampai sejauh ini
aira juga Sudah tidur sekamar dengan fahri meski tidak terjadi apapun diantara mereka tapi aira sangat bersyukur semuanya menjadi lebih baik
jam sudah menunjukkan pukul delapan malam namun fahri belum juga pulang padahal Hari ini Hari minggu tapi karena ada pasien darurat terpaksa fahri bekerja
aira sedari tadi mondar mandir menunggu fahri semenjak mereka tidur sekamar aira sudah terbiasa menunggu fahri pulang meski pun larut malam tapi aira dengan senang Hati menunggu suami nya pulang ada kebahagiaan tersendiri bagi aira menunggu fahri pulang bekerja
20 menit kemudian aira Sudah selesai Mandi dia keluar kamar Mandi hanya menggunakan handuk pendek yang melilit Di dada nya
fahri sudah duduk Di atas ranjang menunggu aira keluar kamar mandi ya fahri sudah pulang beberapa menit yang lalu
Sekarang apa yang dilihitnya membutnya menjadi bergairah biar bagaimanapun dia lelaki normal lagi pula apa Salah nya meminta hak nya pada istrinya sendiri
perlahan fahri bangkit dari duduknya lalu langsung berjalan menuju aira Dan menggendong istrinya itu ke tempat tidur lalu bagaimana reaksi aira tentu saja Dia gugup dan terkejut tapi itu sudah kewajiban nya
"Aku ingin hak ku"bisik fahri Di telinga aira
__ADS_1
Dan terjadilah yang harusnya terjadi
ke esokan harinya
aira terbangun Dari tidurnya dengan badan nya yang terasa remuk akibat ulah suami nya
diraba raba aira sisi tempat tidur disebelah nya namun tidak menemukan fahri aira pun segera bangun Dan Mandi lalu bergegas keluar dari kamarnya ingin mencari suami nya itu namun apa yang dilihatnya fahri sedang fokus memasak dengan memakai celemek
"sungguh pemandangan yang langka"batin aira
"abang lagi ngapain"tanya aira
"masak"jawab Fahri masih fokus memasak
"emang bisa "Tanya aira
"bisa lah khusus buat kamu"ucap fahri tersenyum manis
fahri sudah selesai memasak dan aira pun memakan masakan nya dengan lahap meski masakan nya hanya Nasi goreng biasa namun bagi aira itu adalah masakan paling enak yang pernah Dia makan
"Gimana enak gak"tanya fahri antusias
"enak banget"jawab aira mengacungkan dua jempolnya
"masa sih"tanya fahri tak percaya
__ADS_1
"iyalah kan masak nya pakai kasih sayang"ucap aira
mereka hanya saling melempar senyum sungguh ini adalah pagi paling romantis bagi keduanya