
keesokan harinya
nampak aira sudah bersiap ke kampus untuk kuliah....
ditarik nya sudut bibir nya untuk menampakkan senyum manis nya di depan cermin
"semangat,,,aku pasti bisa melalui semua ini"gumam aira mengangkat kedua tangan nya bersemangat
tak tak tak
langkah kaki aira terdengar menuju sebuah kamar yang tertutup rapat di raih nya gagang pintu itu dengan ragu ragu
ceklek
pintu terbuka nampak lah laki laki tampan tengah tertidur pulas di bawah selimut putih membalut tubuh kekarnya
perlahan lahan aira memasuki kamar suami nya itu tersirat keraguan dalam hati aira namun di tepis nya semua keraguan yang ada dikepalanya
dibuka aira lemari di sudut kamar diraihnya kemeja berwarna navy diletakkan nya perlahan lahan disisi tempat tidur lalu aira masuk kekamar mandi dan menyiapkan air hangat untuk suaminya
setelah menyelasaikan tugas nya itu aira pergi tanpa membangun kan fahri yang sedang berada dalam dunia mimpi itu
aira masuk menuju dapur dan menyiapkan sarapan untuk mereka
30 menit berlalu
fahri sudah rapi dengan pakaian yang disiapkan aira lalu fahri berjalan menuju meja makan ditatap nya wajah manis aira sekilas lalu duduk menunggu aira untuk makan bersama nya
"bang al aira berangkat dulu yah"kata aira memulai pembicaraan
__ADS_1
"kamu gak makan"tanya fahri sambil melahap nasi goreng buatan aira
"aira buru buru "jawab aira hendak berdiri dan meninggalkan fahri
namun langkah nya terhenti ketika dirasa tangan nya ditarik oleh fahri
"*tunggu "ucap fahri sambil memegang tangan aira
"ada apa "tanya aira melepaskan genggaman tangan fahri
"kau tidak perlu menyiapkan pakaian atau air untuk mandi ku lagi"ucap fahri tanpa menatap aira
"abang masih ingat kan atau perlu ku ingat kan kesepakatan kita bahwa aku akan melakukan tugas ku"ucap aira dengan penuh penekanan di setiap kata nya
"hm baiklah "ucap fahri datar
"waalaikum salam"ucap fahri menatap kepergian aira
di universitas xx*
laura sedang menunggu aira di halaman kampus aira pun bergegas menemuinya
"aira "ucap laura melamabai lambaikan tangan nya
"assalamualaikum ka laura"ucap aira sambil tersenyum manis
"waalaikum salam"saut laura sembari membalas senyuman aira
"udah nunggu lama yah ka"ucap aira merasa tidak enak
__ADS_1
"gak kok,, hm tapi kayanya kamu bahagia yah hari ini"tanya laura memperhatikan aira dengan teliti
"emang keliatan yah"ucap aira menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal
"gak mau cerita nih"ucap laura dengan tatapan tajam
"gak ada yang istemewa sih ka tapi aira mulai bisa menerima kenyataan aja "ucap aira tersenyum getir
"tapi aku seneng banget loh kamu udah gak sedih sedih lagi kaya kemaren kemaren"ucap laura tersenyum puas
dikejauhan nampak seorang wanita berhijabtengah beradu mulut dengan sopir taxi yang membuat laura dan aira mengehentikan obrolan nya
"bapak ini gimana sih gak ada kembalian nya saya tau betul kalo bapa mau nipu saya"ucap wanita itu terus mengoceh tanpa henti
"ada apa tuh aira kok ribut ribut gitu"tanya laura heran
"gak tau juga ka aira juga bingung"ucap aira menarik tangan laura untuk mendekat kearah keributan itu
"saya tau pak jangan coba coba menipu saya deh "ucap wanita itu membentak
"sumpah neng emang gak ada"jawab sopir itu
"ada apa ini "tanya laura menatap dua orang yang ada dihadapan nya
"kau "ucap wanita itu menunjuk wajah aira tak percaya
"aira kamu kenal"tanya laura bingung
"dia sahabatku"ucap aira langsung memeluk wanita itu
__ADS_1