
episode 13
srett... srett... Bagas menusuk perut wanita itu dan mengeluarkan isi perutnya.
wanita itu tergeletak sebagai mayat.
puaskan nafsu kalian ucap Bagas kepada pengawalnya.
Para pengawal dengan tatapan buas langsung menyerang 2 wanita itu..
lepaskan mereka teriak pria paruh baya itu..
Bagas mendekati pria paruh baya itu lalu menarik paksa tangan pria paruh baya itu dan melepaskan semua kuku pria paruh baya itu. Darah mengalir.. tidak hanya itu Bagas juga menarik paksa lidah pria paruh baya itu dan memotongnya..
ahhhh teriak pria paruh baya itu..
aku sudah memberimu waktu...tapi kau meremehkan ku ucap Bagas sambil menancapkan pisaunya yang tajam kedada pria paruh baya itu dan mengambil semua organ pria paruh baya itu termasuk mencongkel matanya.
Lelang ini semua besok ucap Bagas dan mengambil pistolnya lalu menembak anak laki laki dari pria paruh baya itu berkali kali hingga tubuh laki laki itu terpisah pisah.
Bereskan ini semua ucap Bagas
Baik tuan jawab Zidan
Dikamar pribadi Bagas, Bagas baru selesai membersihkan dirinya. ia duduk disebuah sofa dengan menyimpangkan kakinya sambil menghisap rokoknya dan meminum wine.
wauhhh rumahnya besar sekali. Ini rumah atau istana 500 orang pun bisa tinggal disini. Apa papa tidak salah ngasih alamat padaku gumam Zelfi dalam hati.
Ketika Zelfi hendak memasuki gerbang utama 4 orang penjaga bertanya kepada Zelfi
__ADS_1
Siapa kau, kenapa kau bisa ada disini?
aku ingin bertemu sibaj ehhh siBag ehhh huffff aku harus sopan biar dikasih masuk sama mereka. Zelfi menghela nafasnya huffff saya ingin bertemu dengan tuan Bagas, saya sudah buat janji dengan tuan Bagas paman..
Benarkah, baiklah saya akan menghubungi tuan Zidan terlebih dahulu.
tok..tok...
masuk jawab Bagas
Tuan gadis kecil tuan ada didepan ingin bertemu dengan tuan dan gadis kecil tuan ucap Zidan.
Kenapa tidak langsung diusir hah teriak Bagas
gadis kecil tuan mengatakan sudah membuat janji kepada tuan ucap Zidan.
ohhh ternyata gadis kecil itu berani menjual namaku, akan kuhabisi dia, akan cincang dia bawa dia kehadapanku ucap Bagas baik Tuan.
ya terimakasih ucap Zelfi. Zelfi pun mengikuti pengawal itu dari belakang ..
lohh apa ini? tanya Zelfi heran
kita akan menaiki ini untuk masuk kerumah tuan Bagas, ucap salah satu pengawal..
Apa? apa tidak bisa jalan kaki saja tanya Zelfi.
jika berjalan kaki kemungkinan besok pagi akan sampai nona ucap pengawal..
hmm memasuki rumahnya saja harus menaiki ini... rumahnya sibajingan ini bisa jadi tempat tinggal lima kampung..luas sekali... dia sangat serakah menempati tempat ini hanya untuknya pribadi, gumam Zelfi dalam hati.
__ADS_1
Kita sudah sampai nona, silakan ...
baiklah terimakasih pengawal yang baik hati ucap Zelfi sambil tersenyum.
Zidan sudah berada didepan menyambut Zelfi dan membawa Zelfi kekamar pribadi Bagas.
tokk..tok..
masuk jawab Bagas
Masuklah saya akan menunggu disini ucap Zidan kepada Zelfi.
Zelfi pun langsung masuk dan berdiri di hadapan Bagas...
yaampun baju apalagi yang di pakai gadis kecilku ini.. kenapa dia sangat imut memakai baju tidur dengan gambar wajahnya, gumam Bagas dalam hati.
Kenapa kau begitu kejam hah teriak Zelfi
kau sudah menghancurkan keluarga ku sekarang kau menghancurkan keluarga sahabat sahabatku..
sepertinya kau salah gadis kecil.. aku hanya menghancurkan satu sahabat mu saja tapi baiklah kau sudah mengingatkan aku.
Aku lupa bahwa kau masih punya Sahabat yang belum kuhancurkan. Aku akan menghacurkan nya malam ini.
Zidannn... panggil Bagas
ya tuan jawab Zidan
Hancurkan semua orang yang memiliki hubungan dengan gadis kecil ini malam ini juga ucap Bagas dengan tegas.
__ADS_1
Segera Zidan meninggalkan kamar itu.
Kau .. teriak Zelfi..