
Suatu kehormatan bagi saya bisa melayani tuan Bagas kata wanita itu sambil mengelus dada Bagas.
Dilain sisi Azura berada disamping Lion dengan perasaan tidak nyaman dan berurai air mata. Kenapa kau menangis hah bentak Lion dan membuat Azura kaget.
Ti..tidak tuan jawab Azura sambil menangis
Seketika Lion mencekram dagu Azura dan berkata aku sudah membayarmu mahal maka layani aku sebaik mungkin karena kalau tidak aku akan mencincangmu mengerti dengan suara keras dan menghempaskan Azura ke kukursi dan mencium secara kasar seketika Azura mendorong Lion. Sehingga membuat Lion menjadi sangat marah
prak.. prak... prak...
suara tamparan sebanyak 3 kali dan membuat sudut bibir Azura mengeluarkan darah.
Bagas yang melihat itu hanya diam saja karena itu sudah menjadi kebiasaan mereka begitu juga dengan kedua temannya yang lain termasuk tangan kanan Bagas.
Itu sudah menjadi kebiasaan mereka memukuli wanita bahkan setelah mereka meniduri wanita tak satupun dari mereka yang pulang dengan keadaan baik.
Beraninya kau mendorongku dasar ja****
Lion kembali menarik rambut Azura.
Air mata Azura tidak terbendung lagi dia menangis sambil meminta ampunan
ampun tuan.. amm ampun... hiks..hiks...
Baiklah aku akan mengampuni cepat bersihkan dirimu sambil menghempaskan tubuh Azura dengan kasar. Aku tidak mau dilayani dengan gadis dandanannya sudah hancur...
__ADS_1
Sana pergi ( dengan bentakan yang sangat kuat) membuat para wanita terkejut..
Ba.. baik tuan.. Azura langsung berlari kekamar mandi dan membersihkan dirinya sambil menangis...
Disisi lain Zelfi sudah memasuki hampir semua ruangan tetapi ia tidak menemukan sahabatnya itu.
Azura dimana kamu gumam Zelfi hingga sorot matanya ke salah satu ruangan yang belum diperiksa nya. Didepan ruangan itu ada penjaga.
hufff lagi lagi ada penjaga... gimana ya caranya aku mengelabui penjaga itu...
yasudalah langsung aku datangin aja...
Halo paman saya ingin mencari sahabat saya
sa..sa.. saya mencari sahabat saya paman
aduhhh aku kok takut sihhhhhh
ga..ga boleh... aku ga boleh takut akukan pemberani.. gumam Zelfi dalam hati..
Hey paman, paman tidak tau kalau sahabatku itu masih dibawah umur dan dia dibawa paksa ke (belum selesai Zelfi bicara) penjaga sudah berkata
Pergi jangan buat keributan disini kalau kau masih sayang sama nyawamu anak kecil.
Hah anak kecil?
__ADS_1
aku sudah besar ya aku sudah SMA kelas 3 dengan mata melotot Zelfi sangat kesal dikatakan sebagai anak kecil.
Awas awas aku mau masuk..
Seorang penjaga menarik tangan Zelfi dengan cepat Zelfi melayang kan tinjuannya
Bug.. bug..
Didalam ruangan Bagas mendengar keributan langsung menatap tangan kanannya.Tangan kanannya langsung keluar melihat apa yang terjadi.
Ada apa ini( dengan suara kuat)
Zelfi terkejut yaampun kenapa suara semua orang yang disini kuat kuat buat jantungan aja gumam Zelfi dalam hati.
Ini tuan ada gadis yang ingin masuk keruangan ini...
Siapa kau?
tampa menjawab pertanyaan tangan kanan Bagas Zelfi langsung masuk kedalam ruangan itu dengan cepat sontak membuat tangan kanannya Bagas terkejut.
Azura, Azura... ( berteriak memanggil sahabatnya) dimana kamu..
membuat yang didalam ruangan terkejut dan membuat Zelfi juga terkejut. Zelfi melihat ada banyak perempuan dan 4 wanita, yang satu sedang meremas payudara wanita sambil menciumi leher wanita yang lain( Itu adalah Lion), yang satunya lagi siwanita yang menciumi sipria ( itu adalah Bagas), dan yang lainnya juga sedang asik bercumbu...
Siapa kau? tanya Lion dengan suara kuat.
__ADS_1