
episode 66
dahhh ucap Zelfi sambil melambaikan tangan ke Bagas dan langsung masuk kesekolah
Skip
tak...tak..suara sepatu Bagas memasuki gedung perusahaan nya dengan aura dinginnya.
semua pegawai tunduk melihatnya
Bagas duduk dikursi kebesarannya.
Zidan panggil Bagas,
iya tuan jawab Zidan
pastikan Sira tidak muncul lagi dihadapan ku dan ingat jangan menghabisinya cukup kirimkan dia ke Afrika, Pastikan dia tidak akan kembali lagi ke negara ini ucap Bagas tegas.
Baik tuan jawab Zidan,
bawakan direktur perusahaan***** itu kehadapan ku sekarang juga dan perintahkan seluruh dewan direksi berkumpul akan kuberikan pertunjukan yang membuat mereka semua berfikir berkali kali jika ingin berhianat dengan ku ucap Bagas tegas.
baik tuan.. jawab Zidan.
Skip
Bagas memasuki ruangan khusus para petinggi perusahaan, semua dewan direksi tunduk menghadap Bagas.
angkat kepala kalian perintah Bagas
__ADS_1
langsung didengar oleh para dewan direksi.
baik tuan jawab para dewan direksi yang masih berdiri karena tidak ada yang berani duduk jika tidak dipersilahkan oleh Bagas
bawa dia kesini perintah Bagas,
Zidan membawa seorang pria paruh baya kehadapan Bagas
ampun tuan, ampun tuan saya hilaf tuan, saya janji akan memulangkan semua uang yang saya korupsikan ucap pria paru baya itu yang bernama Dito
tidak ada gunanya kau memohon kepadaku, karena aku tidak akan berbelas kasih kepada mu ucap Bagas sambil menggores pipi kanan Dito,
srekkkk.... srekkkk..... darah langsung mengalir dari pipi Dito,
Aku sudah memperingatkan kepada mu, jangan coba coba menghianatiku, apakah gaji yang kuberikan tidak cukup ucap Bagas sambil menancapkan pisaunya kepaha kiri Dito
para dewan direksi hanya terdiam melihat kekejaman Bagas.
tidak ada ampun untuk orang sepertimu ucap Bagas sambil menusuk tangan Dito
ahhhhh lagi lagi pria paruh baya itu menjerit karena kesakitan
am..am.. ampuni saya tuan, saja berjanji akan melakukan apapun untuk tuan, sa.. saya masih punya keluarga. Saya masih punya istri dan tiga orang anak, mereka pasti akan sangat kehilangan saya jika tuan menghabisi saya ucap Dito
oh ya, sayang nya aku tidak peduli dengan mereka ucap Bagas sambil menancapkan pisaunya kepaha kanan Dito
ah...... teriak Dito lagi ampun...ampun..ampuni saya tuan...
Darah sudah mengalir dilantai,
__ADS_1
ampun tuan, ampuni saya, saya masih punya punya ucap Dito sambil menangis
hmmmm seperti nya kau sangat menyayangi keluarga mu tanya Bagas
ya.. ya tuan saya sangat menyayangi keluarga saya jawab Dito
Kalau begitu apa perlu seluruh anggota keluarga mu dibawah kesini dan kalian akan mati bersama sama ucap Bagas
ti...tidak...tidak tuan sa...saya mohon jangan lakukan itu pinta Dito
hmmmm baiklah aku akan melepaskan anggota keluarga mu tapi dengan satu syarat ucap Bagas
Silakan tikam dirimu sendiri perintah Bagas
ap..ap..apa tuan jawab Dito terbata bata
kau tidak sanggup? baiklah aku akan melepaskan mu tetapi anggota keluarga mu yang akan menjadi gantinya ucap Bagas sambil berdiri
Zidan bawakan semua anggota keluarga sipenghianat ini pinta Bagas
jangan tuan, ba.. baiklah saya yang akan melakukan syarat yang diminta tuan ta..tapi saya harap tuan bisa berjanji tidak akan mencari keluarga saya dan tidak akan menghabisi nyawa anak anak dan istri saya ucap Dito
ya aku berjanji, jadi segeralah laksanakan syarat yang kuberi karena aku sudah sangat sangat muak melihatmu, kuhitung sampai lima ucap Bagas
Dito mengambil pisau itu
satu, dua, tiga, empat
ah...... teriak Dito sambil menikam dirinya sendiri dan seketika Dito meregang nyawa.
__ADS_1