
episode 37
Didalam mobil..
sayang jangan nangis lagi ya... kan aku Uda menghajar semua pengawal wanita tadi dan aku juga Uda menghajar wanita itu ucap Bagas
Aku nangis bukan karena wanita itu teriak Zelfi
terus tanya Bagas
aku nangis karena melihat kegilaan mu.. kau menghajar orang tampa ampun... teriak Zelfi
lohhh kan aku belain sayang ucap Bagas
aku ga butuh kau bela... aku bisa jaga diri aku... dan aku bisa atasi masalah aku sendiri teriak Zelfi
Bagas yang mendengar ucapan Zelfi barusan mengepalkan tangannya, ia berusaha menahan emosinya.
Kau buat keributan... kau kasar... kenapa kau tega memukul wanita, aku benci kali liat mukamu.... teriak Zelfi
Zelfi aku melakukan itu untukmu teriak Bagas yang sudah tidak bisa menahan marahnya.
__ADS_1
Hikss... hiks.... hikss..tangis Zelfi pecah saat mendengar teriakan Bagas, Bagas langsung melajukan mobilnya dan tidak menghiraukan Zelfi yang sedang menangis...
Disepanjang perjalanan mereka diam bahkan saat sudah sampai dirumah, Zelfi langsung keluar dari mobil Bagas dan membanting pintu mobil Bagas dengan sangat kuat dan Bagas kembali ke kantor nya
prang..prang... semua barang yang di kantor Bagas dibanting dan dilempar oleh Bagas...
Bagas menjambak rambut nya sendiri...
Zidan yang melihat kegilaan tuannya itu terdiam.
Ada apa dengan tuan Bagas, kenapa dia sangat marah.. bukankah dia tadi bersama nona Zelfi? apa mereka bertengkar tanya Zidan dalam hati.
Apapun yang kuperbuat selalu salahhh teriak Bagas...
Zidan langsung menelpon Zelfi dan memberitahukan bahwa Bagas saat ini menggila dikantor.
Skip
Hufff Zelfi mencuci wajah nya ...
apa aku salah? apa aku terlalu kasar bicara seperti itu dengan nya? tapikan aku nangis memang gara gara dia, dia mukuli orang tampa ampun dan tidak merasa bersalah, tapi dia memang belain aku... hufff kurasa aku terlalu jahat bicara seperti itu sama dia ucap Zelfi, apa aku kekantor nya aja ya, dia sudah menggila dikantor nya gimana kalo semua orang yang dikantornya dihabisi oleh dia...
__ADS_1
ini salahku, seharusnya aku nggak ngomong kasar sama dia ... Baiklah aku kekantor nya aja deh...
Skip..
Saat Zelfi hendak memasuki ruangan CEO, ia terkejut melihat barang barang sudah berpecahan, dia juga sangat terkejut melihat Bagas yang duduk dilantai menutupi wajahnya dengan kedua tangan nya.
Ya Tuhan.. berdosanya aku membuat seseorang seperti ini gumam Zelfi dalam hati
Zelfi mendekati Bagas...Zelfi mendudukkan dirinya sejajar dengan Bagas, Zelfi memegang tangan Bagas. Bagas yang sadar ada menyentuh nya, langsung membuka kedua tangannya dan memperlihatkan wajahnya. Bagas memandangi wajah Zelfi
Zelfi yang melihat ada kesedihan Dimata Bagas langsung memeluk Bagas dengan sangat kuat.
Maafkan aku... maaf.. maafin aku hiks hiks... ucap Zelfi sambil menangis...
aku salah... aku seharusnya ga ngomong kasar kyek tadi... aku ngomong gitu karna lagi marahhh, itu nggak dari hatiku ucap Zelfi sambil menangis.
aku hanya takut calon suamiku dipenjara karna habisin orang didepan umum ucap Zelfi
kan kita akan menikah dua bulan lagi... aku nggak mau calon suamiku dipenjara... hikss..hikss...
Bagas yang mendengar ucapan Zelfi terkejut sekaligus senang. Ia langsung membalas pelukan Zelfi sambil menciumi kepala Zelfi..
__ADS_1
Benarkah yang kamu ucapkan tadi? benarkah semua yang kamu lontarkan dimobil tadi tidak dari hatimu? Benarkah kamu takut aku dipenjara tanya Bagas sambil menatap wajah Zelfi dengan memegang kepala Zelfi dengan kedua tangannya.