
Hari pun berganti, mama Zelfi berusaha membujuk Zelfi agar mau berkenalan dengan Dion
Ayolah nak, mama liat Dion anaknya baik dan sopan
Hufffff baiklah ma. Tapi Zelfi mau langsung menikah ga mau pacar-pacaran lagi. Ucap Zelfi sembari ingin membalas dendam pada Bagas
Mama dan papa Zelfi menjelaskan keinginan Zelfi pada Dion
Wahhh... pucuk dicinta ulang pun tiba. Tak perlu aku repot-repot berusaha mengambil hati Zelfi. Aku yakin ini akan menjadi kekalahan terbesar mu Bagas ucap Dion dalam hati sambil tertawa hahahaha
Begini om, tante saya pun berniat seperti itu om, tante. Saya tidak ingin bermain-main lagi. Saya ingin mempersunting Zelfi secepatnya om. Kalo bisa dalam minggu ini itu lebih baik.
Tunggu sebentar kita tanyakan dulu pada Zelfi ucap pak Hasian. Ma panggilkan Zelfi kesini
Mama Zelfi memanggil Zelfi
Zelfi yang hendak turun melalui tangga membuat mata Dion terpanah
Wahhh pantasan Bagas secinta itu pada Zelfi. Ternyata Zelfi benar-benar cantik luar biasa
He sayang kenalkan ini Dion ucap pak Hasian
Haiiiiii ucap Zelfi cuek
Pantesan Bagas tegila-gila ternyata dia sangat cuek dan menggemaskan. Wadoh ada apa dengan aku, kenapa aku seperti ini. Ingat Dion tujuan mu hanya untuk mengalahkan Bagas. Jangan sampai jatuh hati benaran.
Hari pun berlalu ternyata Dion benar- benar mencintai Zelfi
Aku tidak menyangka aku akan jatuh hati dengan gadis imut ini. Ya ampun Tuhan beruntungnya aku. Sambil menyelam minum air. Aku mendapatkan wanita yang sungguh-sungguh kucintai dan aku bisa mengalahkan rivalku BAGAS. Betapa beruntungnya aku hahahaha (ucap Bagas dalam hati).
__ADS_1
Hari pernikahan pun sudah tiba, Bagas yang mendengar pernikahan Zelfi dan rivalnya menjadi seperti orang gila. Emosinya menggebu-gebu dan ia langsung terbang ke Indonesia dan Zidan mempersiapkan banyak orang untuk menghancurkan acara pernikahan itu. Mereka yakin rivalnya itu sudah mempersiapkan banyak orang dan segalanya untuk mengantisipasi mereka.
Ucap sumpah pun hendak dilakukan
Saya bersumpah akan mencintai Dion
Dor....dor.... dor... dor.... suara tembakan ada dimana-mana. Acara yang begitu indah kini sudah bersimbah darah
Bagas menarik tangan Zelfi
Lepaskan...lepaskan bajingannn
Bug.... Satu tinjuan dari Dion
Lepaskan calon istriku bajingan ucap Dion sambil menarik tangan Zelfi
Perkelahian antara Dion dan Bagas sangat sengit. Sementara Zurio melawan Zidan dengan sekuat tenaga
Melihat Dion sudah hampir mati, Zelfi menghalangi Bagas untuk memukul Dion.
Berhenti bajingannn teriak Zelfi sambil memeluk Dion
Melihat dan mendengar itu Bagas sangat terluka dan langsung menarik Zelfi
Jangan menyentuhnya. Kau hanya milikku teriak Bagas
Plakkk.... satu tamparan keras dilayangkan Zelfi dipipi Bagas
Kau bukan siapa-siapa. Aku tidak sudi menjadi milikmu ucap Zelfi keras
__ADS_1
Aku bisa jelaskan semuanya, tolong dengar aku
Dor.... dor... dor...Dion menembak Bagas. Bagas tergeletak dalam seketika
Melihat itu Zelfi histeris akh...........sambil memeluk Bagas.
Bagas... bangun... bangun......
SKIP
Sudah dua minggu, akhirnya Bagas sadar dari komanya.
Sa..sayang...
Bagasku uda siuman.. dokter...dokter.....
Sayang.... panggil Bagas terbata-bata
SKIP
Ketika Bagas koma, Zidan menceritakan semuanya pada Zelfi dan memohon maaf karena pernikahan antara Bagas dan Deodora terjadi karena dia. Zidan pun mengatakan bahwa Bagas dan Deodora sudah bercerai dan karena perceraian itu, perang sengit antara kubu Bagas dan Mr. Tomy terjadi. Kubu Mr. Tomy pun musnah semua termasuk Deodora pun tak tertinggalkan.
Back to Rumah Sakit
Sayang... kamu ga marah lagi...tanya Bagas
Zelfi menggelengkan kepalanya
Kenapa? Karena aku mau mati ya makanya kamu ga marah lagi
__ADS_1
Ihhh seketika Zelfi memukul lengan Bagas
Bukan karena itu. Om Zidan uda cerita semua sama aku