
episode 15
Trutt.... trut....
halo tuan ucap Zidan
iya jawab Bagas
Tuan saya sudah bawakan orangtua gadis kecil tuan. Apakah langsung dibawah ke ruang bawah tanah? tanya Zidan
Bawa kerumah ku ucap Bagas tegas
baik tuan jawab Zidan
Ketika Zidan keluar dari kamar Bagas, Zidan bergegas menuju ke kediaman pak Hasian.
Zidan beserta beberapa pengawal lainnya memaksa masuk ke rumah pak Hasian sehingga membuat sehingga membuat seisi rumah terkejut.
Bawa mereka ucap Zidan tegas
lepaskan teriak Mama Zelfi
Kalian siapa lepaskan teriak papa Zelfi sambil memberontak
Tuan Bagas meminta saya membawa keluarga pak Hasian, putri anda juga sudah berada dikediaman tuan Bagas, ucap Zidan tegas.
__ADS_1
Apa? apa salah putri kami? kenapa bisa putri kami berada di kediaman tuan Bagas, ucap mama Zelfi sambil memberontak.
Kita ikuti saja ma ucap papa Zelfi.
Diperjalanan menuju kediaman Bagas
ya Tuhan, apa yang akan terjadi dengan putriku, kenapa masalah kami bertubi-tubi datang. Apa yang bisa ku perbuat, guman pak Hasian dalam hati mengingat temannya pernah bercerita bahwasanya tuan Bagas pernah membunuh keluarga temannya di depan orang banyak dan tidak ada satupun yang berani menghentikan karena kalau ada yang berani ikut campur pasti akan menjadi korban kekejamannya.
Dikamar pribadi Bagas, Bagas mendekati Zelfi
hey kau gadis kecil, aku sudah menyiapkan kejutan untukmu sebentar lagi kau akan menyaksikan pertunjukan yang seru. Kau akan menangis dan memohon padaku ucap Bagas sambil tersenyum licik. Hey....
Bagas menarik Zelfi hingga posisi tidur Zelfi berubah dari tengkurap menjadi terlentang.
Hufff Bagas menghela nafas panjang...
merapikan rambut Zelfi yang menutupi wajahnya...
manis ucap Bagas sambil tersenyum...
kau beruntung saat aku hendak berbuat kasar kepadamu hatiku tiba tiba saja luluh ucap Bagas pelan. Tidurlah besok aku akan menyiksamu. Bagas menyelimuti Zelfi dan secara tidak sadar Bagas mencium kening Zelfi.
manis..ucap Bagas...
eh kenapa denganku kenapa aku menciumnya..gumam Bagas dalam hati
__ADS_1
Bagas sebenarnya sudah jatuh hati saat pertama kali melihat Zelfi ketika Zelfi marah marah Bagas sudah senyum senyum sendiri namun Bagas tidak menyadari kalau ia sudah jatuh hati pada Zelfi karena ia tidak pernah dan tidak tau apa itu jatuh cinta. Bahkan ia tidak mendapatkan kasih sayang orangtuanya sehingga membuat dia mati rasa dan kejam terhadap semua orang.
tok..tok..
masuk jawab Bagas
saat hendak menghampiri Bagas, Zidan terkejut melihat Zelfi yang tertidur di kasur king sizenya Bagas
bagaimana mungkin gadis kecil itu berani tidur di kasur king sizenya tuan Bagas, bukankah tadi tuan Bagas bilang akan menghancurkan gadis kecil itu? gumam Zidan dalam hati.
Tuan saya sudah membawa keluarga dari gadis kecil tuan..
mmm berikan mereka istirahat di kamar utama 2 ucap Bagas sambil menatap keluar jendela
apa? apa aku tidak salah dengar? bagaimana mungkin keluarga gadis kecil itu diberikan tempat istirahat di kamar utama 2, aku saja tidak pernah tidur di situ bahkan ketika keluarga pamannya datang tidak diizinkan untuk tinggal disini. Bukankah tuan Bagas ingin menghancurkan keluarga gadis kecil itu.
gumam Zidan dalam hati.
pergilah, aku akan menyiksa keluarga gadis kecilku besok pagi, aku tau apa yang kau pikirkan ucap Bagas
Baik tuan Jawab Zidan lalu keluar dari kamar pribadi Bagas.
mmmm... kita lihat saja nanti tuan apa benar tuan akan menghancurkan keluarga gadis kecil itu. Tuan saja memanggilnya dengan sebutan gadis kecilku, pasti besok juga gadis kecil itu akan lepas. Bukannya tidak percaya pada tuan tapi tuan selalu mengulur waktu untuk menghancurkan gadis kecil itu. Karena sejauh ini cuman pada gadis kecil itu tuan seperti itu, biasanya tuan langsung membunuh seseorang dengan cara sadis tidak peduli siapapun itu baik yang mudah, yang tua, baik wanita, pria, remaja, bahkan anak anak. Tuan sangat sadis tidak pernah peduli dengan orang lain. Bahkan tuan tega membunuh satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Bahkan tuan juga tega membunuh seseorang ayah didepan anak gadisnya. Tuan juga menjual anak perempuan dari musuh tuan dan melelangnya.
saya harap tuan bisa berubah dengan kehadiran gadis kecil itu, gumam Zidan dalam hati.
__ADS_1