SI PENCURI HATI MAFIA

SI PENCURI HATI MAFIA
marah


__ADS_3

episode 36


Saat Zelfi melihat ada baju yang lucu ia berencana membeli baju itu


wahhh ini bagus banget Azura, ada dua kita beli bareng yuk ucap Zelfi antusias tanpa menyadari bahwa gerak geriknya diawasi oleh Bagas


hmm lucu sekali gadis kecilku ini... lihatlah betapa antusiasnya dia gumam Bagas dalam hati


kita pilih warna apa ya tanya Azura


Menurut mu bagusan mana warna coklat atau hitam?


kyeknya baju kembar kita Uda banyak warna hitam jadi kita harus milih warna coklat ucap Zelfi sambil tepuk tangan


hahahaha... lucunya gadis kecilku ucap Bagas lihatlah dia bertepuk tangan Zidan hahahaha..


Zidan yang melihat tuannya hanya bisa menggelengkan kepalanya....


Begini kalau Uda dimabuk cinta....gumam Zidan dalam hati.


iya aku juga pengen nya warna coklat ucap Azura, yauda kita ambil yuk...


Saat Zelfi dan Azuramengambil baju itu tiba-tiba ada yang merebutnya


heps, ini punyaku ucap seorang wanita.


hey kami duluan yang ngambil baju itu ucap Azura


ohh ya, sayangnya aku tidak perduli... aku mau baju ini kau mau apa hah teriak wanita itu sambil mendorong Azura.


Azura... panggil Zelfi sambil menolong Azura


ehh kamu kok kasar banget sih jadi cewek? inikan kami duluan ya ngambil ucap Zelfi

__ADS_1


lantas tanya wanita itu


ya siniin itu punya kami ucap Zelfi sambil merebut kembali bajunya


dasar perempuan pelac** ucap wanita itu sambil mendorong Zelfi dengan sangat kuat sehingga Zelfi terjatuh.


kau ga tau ya siapa aku ucap wanita itu kuat, pengawal beri pelajaran sama perempuan tidak tau diri ini ucap wanita itu.


Para pengawal wanita itu segera menarik tangan Zelfi dan hendak ingin memukul Zelfi tapi tiba tiba Bagas datang


bugg..bug...bug...


Bagas menghajar semua pengawal itu dengan membabi buta...


semua pengawal itu tergeletak


Zelfi yang melihat itu teriak dan ketakutan..


Tu..tuan Bagas ucap wanita itu ketakutan...


kau yang pantas disebut sebagai pelac**


prakkkkkk..prakk..prak...prak...


Bagas menampar wanita itu sampai terjatuh...


beraninya kau melawan calon istriku teriak Bagas sambil menendangi wanita itu Zelfi yang melihat kemarahan Bagas langsung memeluk Bagas.


udahh.... udah... hikks.. hiks.. aku mohon udahhh


biar kuhabisi wanita jal*** ini ucap Bagas kuat


ahhh aku mohon jangannn... aku mohon berhenti.. berhenti... plisssd...pinta Zelfi sambil menangis kuat dan memeluk Bagas dengan erat.

__ADS_1


Bagas yang sadar Zelfi menangis mulai menahan emosinya


sayang kenapa kamu menangis ucap Bagas sambil menghapus air mata Zelfi


Apa wanita jal*** itu membuatmu terluka tanya Bagas..


nggak... aku nggak mau om seperti ini.. ucap Zelfi sambil menangiss..


jangan marah lagi... nanti dia bisa mati.. ucap Zelfi


Sayang biarin aja dia mati, dia Uda berani mendorong kamu, biar kuhabisi dia ucap Bagas sambil hendak menendang wanita itu


nggak aku ga mau calon suamiku pembunuh teriak Zelfi membuat langkah Bagas terhenti


Bagas menghampiri Zelfi dan berkata


aku melakukan ini untukmu


Zelfi menggelengkan kepalanya nggak.. aku mohon jangan... hikss.. hikss...


Hufff Baiklah ucap Bagas sambil memeluk Zelfi.


Ayok pulang... ajak Zelfi...


Iya.. iya... ayok kita pulang biar kuantarin ucap Bagas sambi menggendong Zelfi.


ehhh.. lepas... ihhh aku malu...


huss diammm nanti kita jatuh ucap Bagas


temanku... Azura.... gimana...


biar Zidan yang mengantarnya ucap Bagas

__ADS_1


Zidan...antar Azura... dan ingat bereskan wanita itu..


Baik tuan jawab Zidan


__ADS_2