
episode 36
Saat Zelfi melihat ada baju yang lucu ia berencana membeli baju itu
wahhh ini bagus banget Azura, ada dua kita beli bareng yuk ucap Zelfi antusias tanpa menyadari bahwa gerak geriknya diawasi oleh Bagas
hmm lucu sekali gadis kecilku ini... lihatlah betapa antusiasnya dia gumam Bagas dalam hati
kita pilih warna apa ya tanya Azura
Menurut mu bagusan mana warna coklat atau hitam?
kyeknya baju kembar kita Uda banyak warna hitam jadi kita harus milih warna coklat ucap Zelfi sambil tepuk tangan
hahahaha... lucunya gadis kecilku ucap Bagas lihatlah dia bertepuk tangan Zidan hahahaha..
Zidan yang melihat tuannya hanya bisa menggelengkan kepalanya....
Begini kalau Uda dimabuk cinta....gumam Zidan dalam hati.
iya aku juga pengen nya warna coklat ucap Azura, yauda kita ambil yuk...
Saat Zelfi dan Azuramengambil baju itu tiba-tiba ada yang merebutnya
heps, ini punyaku ucap seorang wanita.
hey kami duluan yang ngambil baju itu ucap Azura
ohh ya, sayangnya aku tidak perduli... aku mau baju ini kau mau apa hah teriak wanita itu sambil mendorong Azura.
Azura... panggil Zelfi sambil menolong Azura
ehh kamu kok kasar banget sih jadi cewek? inikan kami duluan ya ngambil ucap Zelfi
__ADS_1
lantas tanya wanita itu
ya siniin itu punya kami ucap Zelfi sambil merebut kembali bajunya
dasar perempuan pelac** ucap wanita itu sambil mendorong Zelfi dengan sangat kuat sehingga Zelfi terjatuh.
kau ga tau ya siapa aku ucap wanita itu kuat, pengawal beri pelajaran sama perempuan tidak tau diri ini ucap wanita itu.
Para pengawal wanita itu segera menarik tangan Zelfi dan hendak ingin memukul Zelfi tapi tiba tiba Bagas datang
bugg..bug...bug...
Bagas menghajar semua pengawal itu dengan membabi buta...
semua pengawal itu tergeletak
Zelfi yang melihat itu teriak dan ketakutan..
Tu..tuan Bagas ucap wanita itu ketakutan...
kau yang pantas disebut sebagai pelac**
prakkkkkk..prakk..prak...prak...
Bagas menampar wanita itu sampai terjatuh...
beraninya kau melawan calon istriku teriak Bagas sambil menendangi wanita itu Zelfi yang melihat kemarahan Bagas langsung memeluk Bagas.
udahh.... udah... hikks.. hiks.. aku mohon udahhh
biar kuhabisi wanita jal*** ini ucap Bagas kuat
ahhh aku mohon jangannn... aku mohon berhenti.. berhenti... plisssd...pinta Zelfi sambil menangis kuat dan memeluk Bagas dengan erat.
__ADS_1
Bagas yang sadar Zelfi menangis mulai menahan emosinya
sayang kenapa kamu menangis ucap Bagas sambil menghapus air mata Zelfi
Apa wanita jal*** itu membuatmu terluka tanya Bagas..
nggak... aku nggak mau om seperti ini.. ucap Zelfi sambil menangiss..
jangan marah lagi... nanti dia bisa mati.. ucap Zelfi
Sayang biarin aja dia mati, dia Uda berani mendorong kamu, biar kuhabisi dia ucap Bagas sambil hendak menendang wanita itu
nggak aku ga mau calon suamiku pembunuh teriak Zelfi membuat langkah Bagas terhenti
Bagas menghampiri Zelfi dan berkata
aku melakukan ini untukmu
Zelfi menggelengkan kepalanya nggak.. aku mohon jangan... hikss.. hikss...
Hufff Baiklah ucap Bagas sambil memeluk Zelfi.
Ayok pulang... ajak Zelfi...
Iya.. iya... ayok kita pulang biar kuantarin ucap Bagas sambi menggendong Zelfi.
ehhh.. lepas... ihhh aku malu...
huss diammm nanti kita jatuh ucap Bagas
temanku... Azura.... gimana...
biar Zidan yang mengantarnya ucap Bagas
__ADS_1
Zidan...antar Azura... dan ingat bereskan wanita itu..
Baik tuan jawab Zidan