
episode 22
makanan siap ucap Zelfi sembari meletakkan makanan dimeja makan.
mari kita makan ucap mama Zelfi,
mama Zelfi menyendokkan makanan untuk mereka semua dan berkata, putriku sayang kelak jika kamu menikah dengan menantu mama ini, maka kamu juga harus melakukan apa yang mama lakukan sekarang.
mata Zelfi terbelalak mendengar ucapan mamanya, begitu juga dengan papa dan Abang Zelfi
Bagas hanya tersenyum sambil menatap tajam Abang Zelfi.
Setelah mereka selesai makan, Bagas berkata besok aku akan mengantarmu kesekolah sambil menatap Zelfi
apa? tidak ... tidak.. apa kata teman temanku nanti kalau yang mengantarku om om ucap Zelfi
seketika Bagas mengepalkan tangannya,
sabar... sabar dia gadis kecil, gumam Bagas dalam hati.
hus, kamu tidak boleh seperti itu nak, biarkan aja nak Bagas mengantarmu biar semua orang tau kamu kekasihnya ucap mama Zelfi
papa Zelfi yang mendengar ucapan mama Zelfi hanya menggelengkan kepalanya
mahhhhh ucap Zelfi dan Abang Bagas
__ADS_1
Sebenarnya saat mama Zelfi hendak membawa masakannya kemeja makan tadi, mama Zelfi mendengar ucapan pembicaraan Bagas dan Abang Zelfi. Mendengar ucapan Bagas, mama Zelfi tersenyum karena mama Zelfi yakin bahwa Bagas tak main main dengan putrinya.
Bagas tersenyum mendengar ucapan mama mertuanya.
Saya izin pulang ya ma, pa ucap Bagas
Iya nak hati hati ucap mama Zelfi.
Ingat besok aku akan menjemputmu gadis kecilku, jangan coba-coba berangkat duluan bisik Bagas ketelinga Zelfi.
Zelfi memalingkan wajahnya dan langsung pergi ke kamarnya.
huffff apa yang harus kulakukan ******** itu suka sekali memaksa
Keesokan harinya Bagas sudah berada dikediaman pak Hasian untuk menjemput Zelfi.
saya mau jemput Zelfi mah ucap Bagas
lohh bukannya kamu yang tadi yang jemput Zelfi tanya Mama Zelfi bingung..
tadi ada yang jemput Zelfi dan Zelfi bilang itu kamu.
Beraninya gadis kecil itu pergi dengan orang lain padahal aku sudah mengingatkannya, lihat apa yang akan kulakukan gumam Bagas dalam hati sambil mengepalkan tangannya.
Baik ma, Bagas pergi dulu....
__ADS_1
Bagas sangat kesal lantaran Zelfi tidak mendengar ucapannya semalam. Bagas menyetir dengan kecepatan tinggi hingga sampai kesekolah Zelfi.
Sekolah Zelfi adalah salah satu sekolah terbagus dan termahal didunia dan itu merupakan milik Bagas.
Bagas bergegas menuju ruangan Zelfi dan langsung menarik tangan Zelfi sehingga membuat Zelfi dan semua orang yang didalam terkejut karena dalam ruangan kelas itu guru sedang menjelaskan mata pelajaran dan para murid serius mendengarkan guru. Seketika mereka semua terkejut...
Apaan sihh lepas, teriak Zelfi...
tetapi tidak digubris oleh Bagas malah...
Semua yang melihat itu terdiam tak ada yang berani menghentikannya termasuk sang guru. Karena mereka semua tahu siapa Bagas dan terlebih Bagaslah yang punya sekolah itu.
Lepasinn akuuuu......
Mendengar terjadi keributan kepala sekolah buru buru menghampiri Bagas
selamat datang tuan, suatu kehormatan bagi kami tuan hadir disekolah ini setelah sembilan tahun tuan tidak pernah berkunjung, apakah ada yang bisa saya bantu ucap kepala sekolah..
Zelfi yang mendengar ucapan kepala sekolahnya tercengang...
hahh kenapa pak kepala sekolah tidak marah dan kenapa semua orang terdiam tidak ada yang berani menghentikan sibajingan ini, sebenarnya dia siapa sih gumam Zelfi dalam hati.
Keluarkan gadis nakal ini dari sekolahku ini sekarang juga ucap Bagas tegas sambil tetap menarik tangan Zelfi dan membawa Zelfi keluar dari sekolah itu
hehhh lepaskan aku...
__ADS_1
Bagas menghempaskan tubuh Zelfi kedalam mobil