
episode 14
Kau.. teriak Zelfi sembari meletakkan tangannya di pinggangnya..
kenapa tidak kau bunuh saja aku bajingannnnn....
hahahaha.... gadis kecilku ini lucu sekali kalau marah aku ingin memakannya gumam Bagas dalam hati.
Bagas meminum wine nya 1 botol dalam satu tegukan.
Aku akan mengembalikan semuanya malam ini juga asalkan kau melayani ku malam ini ucap Bagas sambil tersenyum licik.
hahahaha... Zelfi tertawa sangat keras...
hahahaha....
kenapa dia gadis kecil ini tertawa gumam Bagas dalam hati.
Kau pikir aku mau melayani mu? kau harusnya sadar kau itu sudah tua, jelek lagi , ******** dan brengsek.. hanya wanita gila yang mau menuruti perintah mu bajingannnnn.. ucap Zelfi...
kau.. ucap Bagas sambil mencekram dagu Zelfi.. dan menghempaskan tubuh Zelfi dengan sangat kuat sehingga Zelfi tersungkur di lantai...
kenapa kau marah bukan kah hal wajar aku memakimu teriak Zelfi...
aku tidak peduli malam ini kau harus melayani ku ucap Bagas tegas.
hahahaha.... kau sudah gila.. ingat meskipun kau memberikan seluruh harta mu kepadaku aku tidak akan pernah mau melayani mu. Jangankan untuk melayani mu , menyentuh tangan mu saja aku tidak sudih, bahkan aku sangat jijik melihatmu Bagas Dermawan ******** teriak Zelfi...
Oh ya.. liat saja akan kubuat kau gadis kecil memohon kepada ku ucap Bagas sambil menatap tajam Zelfi..
__ADS_1
Jangan panggil aku gadis kecil bajingannnnn aku besar, uda kelas tiga SMA teriak Zelfi
Zelfi sangat kesal jika dipanggil dengan sebutan gadis kecil
Hahahaha...... tawa keras Bagasss...
menatap Zelfi
gadis kecilku ini sangat menggemaskan, dia bahkan marah hanya karena kupanggil gadis kecil gumam Bagas dalam hati.
Bagas kembali ketempat duduknya sambil menghisap rokoknya dan menatap Zelfi..
Jangan menatap ku dengan matamu itu ucap Zelfi ketus....
lantas dengan apa kau gadis kecil kutatap,
tanya Bagas dengan menggoda..
hahahaha.... bagaimana mungkin bisa melihat oake idung gadis kecil...
pasti kau disekolah paling bodohkan? aku sangat yakin kau pasti ranking terakhir dikelasmu, ucap Bagas.
Bagas sengaja membuat Zelfi kesal, karena dia sangat suka melihat wajah marah Zelfi.
Apa kau bilang aku juara ya dikelasku dan aku juara dua umum. Aku orang paling pintar di kelasku. Jangan bicara sembarangan, jawab Zelfi ketus.
Aku tidak percaya gadis kecil seperti mu juara buktinya kau tidak sopan berbicara dengan yang lebih tua, ucap Bagas tegas.
Hahahaha.... kalau untuk mu aku memang tidak mau sopan, karena kau tidak pantas dihargai, jawab Zelfi.
__ADS_1
brang.....
Bagas melemparkan satu botol wine kelantai Zelfi putri pak Hasian jangan membuatku marah. Karena aku bisa membunuh keluargamu malam ini juga. Kau mengerti teriak Bagas.
Huahhhhhh tangis Zelfi....
aku sangat membencimu Bagas Dermawan teriak Zelfi langsung berdiri dan hendak pergi namun pintu tidak bisa dibuka.
Cepat buka ********... teriak Zelfi...
hahahaha..... kau yang datang sendiri ke sini...
kau tidak akan bisa keluar karena aku ingin memberikan kejutan kepada mu..
Zidan sudah membawa keluarga mu kesini dan kau akan menyaksikan kematian mereka, ucap Bagas.
Bajingannnnnnn.....hiks..hiks...hiks... tangis Zelfi...sambil menangis Zelfi berjalan kearah tempat tidur yang besar ..
Zelfi lansung tengkurap dan menangis di kasur king size nya Bagas.
Hey gadis kecil beraninya kau tidur ditempat tidurku teriak Bagas.
Sukakku ....
kau pikir aku mau tidur dilantai... ucap Zelfi ketus.
hah.. apa dia pikir ini rumahnya, beraninya dia gumam Bagas dalam hati. Bagas hendak menarik Zelfi tetapi Bagas mendengar tangisan Zelfi hiks..hiks... hiks... kau bajingannnnn, apa salahku, kenapa tidak kau bunuh saja aku hiks, hiks.. mendengar tangisan Zelfi hatinya sakit.
kenapa aku jadi seperti ini.. kenapa aku tidak tega dan tidak suka melihatnya menangis, gumam Bagas dalam hati.
__ADS_1
Dia pun kembali duduk di sofa, sambil menatap Zelfi...