
episode 60
Bagas hendak mengikuti Zelfi kekamar mandi tetapi dihalangi oleh Abang Zelfi
eh..eh... mau kemana? apa kau pikir kalian sudah suami istri yang bisa berduaan dikamar mandi ucap Abang Zelfi,
hufff, apa Abang ipar tidak bisa bersikap lembut sedikit kepada ku atau berbicara sopan kepada ku tanya Bagas.
ingat ya aku belum merestui mu menjadi calon suami adekku seratus persen, jadi wajar aku seperti ini kepada orang yang sudah membuat adekku menangis ucap Abang Zelfi.
mari kita lupakan yang semalam dan lagi kan semalam semuanya sudah jelas apalagi yang perlu diperdebatkan ucap Bagas sambil mengulurkan tangannya.
aku masih memantau mu ucap Abang Zelfi tegas
kami sudah baikan, lihat sendiri kan? kami sudah tidur sama dikamar ini ucap Bagas santai sambil menarik tangannya kembali.
berani nya kau menyampaikan itu kepada ku ucap Abang Zelfi geram.
kami tidak melakukan apapun, kami hanya tidur tidak lebih, dari semalam adekk kesayangan mu itu seperti ulat bulu dan lagi aku tidak akan menyentuhnya sebelum gadis kecilku itu menjadi istriku yang sah ucap Bagas kesal
sempat kau menyentuhnya akan kuhabisi kau ucap Abang Zelfi tegas
beraninya kecoa ini mengancam ku jika bukan karena Abang kandung dari gadis kecilku pasti sudah kukeluarkan organ tubuhnya dan pasti akan kulelang organ tubuhnya gumam Bagas dalam hati.
__ADS_1
ya, tidak sulit bagi seorang Bagas untuk menghabisi siapa pun, mengingat ia adalah ketua mafia yang sangat ditakuti, Abang Zelfi sebenarnya bukanlah lah tandingan Bagas dan bukan siapa-siapa jika dibandingkan dengan Bagas.
siap Abang ipar ucap Bagas sambil memberi hormat kepada Abang Zelfi.
tadahhh aku Uda siap ucap Zelfi sambil menatap Bagas dan abangnya.
yasudah ayok turun ucap Abang Zelfi sambil menggandeng tangan Zelfi.
hey, jangan sembarangan menyentuh gadis kecilku ucap Bagas sambil menarik Zelfi dan menyembunyikan Zelfi dibelakangnya.
dia adekku ingat itu ucap Abang Zelfi tegas sambil menarik tangan Zelfi.
Hey ucap Bagas
nggak, adekku yang imut kita nggak bisa keluar sama sama dari kamar ini, lihatlah dia masih kusut, lihat belek dimatanya, suruh dulu dia mencuci wajah nya ucap Abang Zelfi.
kau ucap Bagas sambil menunjuk Abang Zelfi.
iya sayang, kamu cuci muka dulu ya pinta Zelfi,
nggak usah cuci muka sayang, aku kan masih tetap ganteng ucap Bagas bangga.
sayang kamu harus cuci muka, biar segar ya ucap Zelfi
__ADS_1
yauda de tapi kamu tungguin aku ya, jangan kemana mana oke ucap Bagas manja
huekkk LEBAY ucap Abang Zelfi
Bagas cepat cepat mencuci wajahnya kemudian menggosok giginya pakai sikat gigi Zelfi
sayang jangan pergi ya teriak Bagas dari dalam kamar mandi
iya, aku nungguin sayang ko jawab Zelfi
Uda ah dek ayok pergi, manja banget simafia itu ucap Abang Zelfi sambil menari tangan Zelfi.
eits.... jangan sembarangan menyentuh calon istri ku ucap Bagas yang sudah keluar dari kamar mandi.
ayok sayang kita pergi ucap Bagas sambil menggandeng tangan Zelfi.
yok balas Zelfi,
Zelfi memperhatikan wajah Bagas
loh... ini kenapa sayang ko bonyok, ko aku baru liat ucap Zelfi sambil menyentuh wajah Bagas.
Bagas langsung menunjuk kearah Abang Zelfi.
__ADS_1
itu hal yang wajar dilakukan seorang Abang yang melihat adekknya dibuat menangis, gitu aja ngadu ucap Abang Zelfi sambil meninggalkan Bagas dan Zelfi.