
episode 29
flashback
Berlian itu sangat indah bahkan ketika dilelang para bangsawan, pengusaha, mafia berebutan untuk mendapatkan berlian itu sehingga akhirnya berlian itu jatuh ke tangan Bagas.
Zelfi yang mendengar ucapan salah satu lelaki itupun terkejut dan senang.
wahhh berlian** ada di******, aku ingin sekali melihatnya, aku harus melihatnya gumam Zelfi dalam hati. Akhirnya ia mengikuti lelaki itu (salah satu pengawal yang ditugaskan untuk menjaga berlian itu).
Sampai di lokasi penyimpanan, Zelfi heran
wahhh untuk menjaga berlian*** sampai harus dijaga sangat ketat seperti ini. Banyak sekali pengawal nya, bagaimana aku bisa masuk gumam Zelfi dalam hati.
Seketika Zelfi punya ide, ketika ia melihat seorang kurir pengantar makanan datang.
__ADS_1
Ia menghampiri kurir tersebut dan berkata ia yang akan mengantar makanan dengan alasan ia ingin memberikan kejutan kepada suaminya yang merupakan salah satu pengawal penjaga berlian itu, awalnya sikurir tidak mau tapi karena Zelfi menambahkan alasannya bahwa ia sedang hamil maka sikurirpun mau memberikan makan itu untuk diantarkan Zelfi dan memberikan jaket khusus pengantar kurir.
Zelfi langsung mengikat rambutnya dan memakai jaket kurir tersebut serta langsung mengantarkan makanan kepada para pengawal. Ketika ia sudah meletakkan makanan itu disalah satu tempat, ia menemui salah satu pengawal dan menuliskan dikertas bahwa ia ingin numpang ketoilet.
Para pengawal mengira bahwa Zelfi adalah orang yang bisu dan tak ada sedikitpun dari mereka yang curiga, sehingga memberi izin Zelfi untuk masuk.
ketika ia masuk matanya langsung berbinar, diujung ruangan ia melihat berlian*** yang disimpan ditempat pelindung berlapiskan kaca yang tidak akan mungkin ada orang yang mampu untuk membukanya karena di berikan pengaman yang sangat kuat.
Zelfi berjalan ketempat berlian itu disimpan, niatnya semula hanya untuk melihat berlian itu, ya ia sangat ahli IT ia membuka tempat penyimpanan berlian itu dengan sangat hati hati...
wahhh indah sekali ucap Zelfi sambil memegang berlian itu dan tampa sengaja ia mendengar suara kaki melangkah buru buru ia memasukkan berlian itu kedalam tasnya dan langsung pergi.
Para pengawal tersadar bahwa berlian itu telah hilang setelah seminggu kemudian ketika seorang kepala pengawal memasuki ruangan penyimpanan berlian kemudian langsung menyuruh anggota nya untuk mencari. Kabar hilangnya berlian itu sampai ketelinga Zidan dan Zidan langsung melaporkan nya kepada Bagas. Bagas sangat marah saat mendengar laporan Zidan, ia buru buru pergi ketempat penyimpanan berlian itu dan langsung menghajar Semua para pengawalnya dan sudah dipastikan tidak akan ada yang selamat dari amukannya.
SKIP
__ADS_1
Aku tidak menyangka bahwa orang yang berani mencuri berlian ku adalah gadis kecil itu, tampaknya aku selalu memberikan ampun untuknya ucap Bagas kesal. Kali ini akan kupastikan aku tidak akan memberikan ampun padamu teriak Bagas sambil melemparkan gelas.
Saat Zidan menjemput Zelfi, Zidan sudah memberitahukan semuanya kepada Zelfi, sehingga Zelfi menjadi sangat ketakutan.
saya memberitahu kan semua ini kepada nona, karena nona adalah calon istri tuan saya ucap Zidan.
apa yang harus aku lakukan, aku ga sengaja mengambil berlian itu, rencanaku hanya ingin melihatnya saja ucap Zelfi terbata bata.
Tuan Bagas tidak pernah mengampuni orang yang berani melawannya apalagi sampai mencuri berliannya, meskipun itu nona sendiri saya tidak jamin keselamatan nona malam ini ucap Zidan.
Apa dia akan membunuhku? tanya Zelfi dengan sangat takut. Zelfi sudah keringat dingin.
Zidan hanya diam.
aku kan calon istrinya, ucap Zelfi
__ADS_1
Tuan Bagas tidak peduli siapapun itu, meskipun nona calon istri tuan Bagas, tuan Bagas pasti tetap memberikan hukuman untuk nona ucap Zidan.
kuharap nona Zelfi tidak meregang nyawa malam ini, karena tuan Bagas benar benar sudah sangat marah gumam zidan dalam hati.